Jumat, 17 Agustus 2018 | 06:39 WIB

Daftar | Login

banner kuping banner kuping
Macro Ad

Dalam Negeri / Politik

Akademisi: Demokrat selalu kalah `bergaining` politik

Minggu, 12 Agustus 2018 - 07:16 WIB    |    Penulis : Angga Kusuma    |    Editor : Administrator
Sumber foto: https://bit.ly/2KLfLGv
Sumber foto: https://bit.ly/2KLfLGv

Elshinta.com - Akademisi dari Universitas Muhammadiyah Kupang Dr Ahmad Atang menilai Partai Demokrat selalu kalah dalam bergaining atau daya tawar politik.

"Partai yang ketinggalan kereta dalam pilpres adalah partai Demokrat. Nasib Demokrat kali ini sama dengan lima tahun lalu tanpa figur," katanya kepada Antara di Kupang.

Menurut dia, Demokrat sepertinya tidak memiliki pengalaman politik yang baik walaupun elitnya punya kematangan politik. 

Gerindra, kata dia, lebih memilih PKS dan PAN karena ada win-win solution dibandingkan Demokrat yang cenderung mendikte. "Dengan PKS dan PAN, Gerindra telah membuktikan tesis politik di Pilgub DKI dulu. Apalagi PKS dan PAN lebih menjanjikan dari segi basis massa ketimbang Demokrat," katanya.

Ke mana pun pilihan koalisi Demokrat, kata dia, tidak menguntungkan Jokowi maupun Prabowo dalam konstetasi Pilpres 2019.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Arestasi | 17 Agustus 2018 - 06:26 WIB

KPK eksekusi Anang ke Lapas Sukamiskin

Aktual Dalam Negeri | 17 Agustus 2018 - 06:15 WIB

Polda Metro kerahkan 7.883 personel amankan HUT RI

Aktual Dalam Negeri | 16 Agustus 2018 - 22:03 WIB

Ditemukan hewan tak layak kurban di Kediri

Arestasi | 16 Agustus 2018 - 21:55 WIB

Bawa sabu, Sekdin Pendidikan Bojonegoro ditangkap

Aktual Dalam Negeri | 16 Agustus 2018 - 21:45 WIB

KPID Sumut kembali adakan KPID Award 2018

Aktual Dalam Negeri | 16 Agustus 2018 - 21:32 WIB

102.976 narapidana dapat remisi HUT Kemerdekaan RI

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Jumat, 17 Agustus 2018 - 06:15 WIB

Polda Metro kerahkan 7.883 personel amankan HUT RI

Kamis, 16 Agustus 2018 - 22:03 WIB

Ditemukan hewan tak layak kurban di Kediri

Kamis, 16 Agustus 2018 - 21:45 WIB

KPID Sumut kembali adakan KPID Award 2018

Kamis, 16 Agustus 2018 - 21:32 WIB

102.976 narapidana dapat remisi HUT Kemerdekaan RI

Kamis, 16 Agustus 2018 - 21:06 WIB

Warga kibarkan bendera raksasa di Sukoharjo

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com