400 hunian sementara untuk korban gempa
Minggu, 12 Agustus 2018 - 07:46 WIB | Penulis : Angga Kusuma | Editor : Administrator
Pengungsi melintas di samping tenda darurat yang dibangun di pematang sawah di Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat. Sumber foto: Deni Suryanti/Radio Elshintahttps://bit.ly/2Ma8AwV

Elshinta.com - Sebanyak 400 unit hunian sementara rencananya akan disiapkan untuk korban bencana gempa bumi yang ada di Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat.

Dansatgas Penanggulangan Darurat Bencana gempa Lombok Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani di Tanjung, Sabtu (11/8) mengatakan, rumah hunian sementara ini akan dibuat dengan konstruksi yang lebih layak dari kondisi tenda pengungsian. "Rumah hunian sementara ini rencananya terbuat dari bahan kayu dan triplek," kata Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani.

Untuk lokasi 400 unit rumah hunian sementara, jelasnya, Pemerintah Kabupaten Lombok Utara telah menyiapkannya di lima titik. "Karena 90 persen rumah warga sudah hancur, sehingga akan memakan waktu lama untuk tahap rekonstruksinya. Jadi menunggu itu, kita siapkan ini (rumah hunian sementara)," ucap Penjabat Danren 162/Wira Bhakti itu.

Dari hasil rapat koordinasinya dengan instansi dan lembaga pemerintahan, pembangunan 400 unit hunian sementara akan dimulai pada pekan depan. "Untuk pengerjaannya akan dilakukan oleh personel yang berpengalaman, dalam hal ini satgas dari Yonzikon 13/KE, Yonzipur 10/ dibantu 1 SSK Yonzipur 18/YKR," ujarnya, dikutip Antara.

Saat disinggung terkait dengan kapasitas tampung dan ukurannya, Rizal mengaku belum dapat memastikan jumlah jiwa untuk satu unit rumah berbahan kayu dan triplek tersebut.

Melainkan jika kapasitas tampungnya masih kurang, persoalan baru itu akan dibahas kembali dalam pertemuan lanjutannya dengan para pemangku jabatan di lingkup pemerintah. "Untuk pembangunan hunian berikutnya, mungkin akan menunggu petunjuk dari komando atas," ucap Rizal.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Jumat, 18 Januari 2019 - 09:32 WIB
Elshinta.com - Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) ...
Jumat, 18 Januari 2019 - 07:32 WIB
Elshinta.com -Jalan utama Magelang-Purworejo, Jawa Tengah di Dusun Gesing, Desa Krasak, Salaman...
Jumat, 18 Januari 2019 - 07:18 WIB
Elshinta.com - Sejumlah rumah warga di tiga kecamatan Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Ba...
Kamis, 17 Januari 2019 - 15:23 WIB
Elshinta.com -Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau mencatat luas kebakaran lahan dan...
Kamis, 17 Januari 2019 - 10:25 WIB
Elshinta.com - Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 5,7 mengguncang Kota Sabang, Provinsi Aceh...
Kamis, 17 Januari 2019 - 09:46 WIB
Elshinta.com - Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) ...
Kamis, 17 Januari 2019 - 08:46 WIB
Elshinta.com -Sebanyak tujuh rumah warga RT 02, 03 dan 04 Lingkungan I Jalan Laksamana Malahaya...
Kamis, 17 Januari 2019 - 08:38 WIB
Elshinta.com -Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi Kementerian ...
Kamis, 17 Januari 2019 - 08:00 WIB
Elshinta.com - Kepala Pusat Data, Informasi dan Hubungan Masyarakat Badan Nasional Penangg...
Rabu, 16 Januari 2019 - 09:47 WIB
Elshinta.com - Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)