Selasa, 11 Desember 2018 | 08:25 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Pemilu / Aktual Pemilu

IDI-RSPAD akan segera serahkan hasil pemeriksaan capres-cawapres 

Minggu, 12 Agustus 2018 - 12:38 WIB    |    Penulis : Angga Kusuma    |    Editor : Administrator
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2MhRTz3
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2MhRTz3

Elshinta.com - Ikatan Dokter Indonesia dan Rumah Sakit Kepresidenan Pusat Kesehatan Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto berupaya secepat mungkin menyerahkan hasil pemeriksaan kesehatan Capres-Cawapres RI 2019-2024 kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU).

"Tim berkomitmen untuk sesegera mungkin menyerahkan kepada KPU setelah melalui rapat pleno tim," kata Ketua Umum IDI Ilham Oetama Marsis.

IDI dan RSPAD Gatot Soebroto menggelar konferensi pers terkait pelaksanaan pemeriksaan Capres dan Cawapres RI 2019-2024 di RSPAD Gatot Soebroto Jakarta, Minggu (12/8). IDI berharap pemeriksaan dapat berjalan lancar dan hasilnya segera dapat disampaikan oleh tim kepada KPU. "Kewenangan menyampaikan hasil dan keputusan selanjutnya menjadi kewenangan KPU RI," katanya.

Ia menyebutkan lama pemeriksaan akan memakan waktu antara 9-12 jam dengan diselingi waktu istirahat. Menurut dia, diperlukan kehati-hatian dan kesabaran dalam pemeriksaan itu. "Kesimpulannya adalah calon mampu atau tidak mampu secara jasmani dan rohani; serta positif atau negatif penyalahgunaan narkotika, psikotropika dan zat adiktif lainnya," katanya.

Ia menyebutkan hasil pemeriksaan sendiri paling lambat harus disampaikan kepada KPU, dua hari setelah pemeriksaan selesai dilakukan. "Namun tim berkomitmen sesegera mungkin menyerahkan kepada KPU, " katanya.

Ia menyebutkan tim pemeriksa kesehatan merupakan tim gabungan antara IDI dan RSPAD Gatot Soebroto. Tim terdiri dari dokter spesialis, dokter gigi spesialis dan tenaga kesehatan lainnya. "Seluruh tim terikat kepada sumpah dan kode etik sehingga wajib menjalankan pemeriksaan dengan profesional dan independen, " kata Ilham Oetama Marsis, demikian Antara.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Sepakbola | 11 Desember 2018 - 08:19 WIB

Phil Foden perpanjang kontrak sampai 2024 dengan Manchester City

Aktual Dalam Negeri | 11 Desember 2018 - 08:08 WIB

Kartu disabilitas seharusnya tidak dipahami sebagai kartu bansos

Aktual Luar Negeri | 11 Desember 2018 - 07:57 WIB

Harga minyak kembali jatuh

Bencana Alam | 11 Desember 2018 - 07:46 WIB

Bogor cairkan Rp1,5 M untuk pemulihan pascabencana puting beliung

Arestasi | 11 Desember 2018 - 07:35 WIB

Polrestabes Medan gagalkan pengiriman empat kilogram sabu

Aktual Dalam Negeri | 11 Desember 2018 - 07:26 WIB

Kemenlu pandang Islam Nusantara aset diplomasi Indonesia

Elshinta.com - Ikatan Dokter Indonesia dan Rumah Sakit Kepresidenan Pusat Kesehatan Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto berupaya secepat mungkin menyerahkan hasil pemeriksaan kesehatan Capres-Cawapres RI 2019-2024 kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU).

"Tim berkomitmen untuk sesegera mungkin menyerahkan kepada KPU setelah melalui rapat pleno tim," kata Ketua Umum IDI Ilham Oetama Marsis.

IDI dan RSPAD Gatot Soebroto menggelar konferensi pers terkait pelaksanaan pemeriksaan Capres dan Cawapres RI 2019-2024 di RSPAD Gatot Soebroto Jakarta, Minggu (12/8). IDI berharap pemeriksaan dapat berjalan lancar dan hasilnya segera dapat disampaikan oleh tim kepada KPU. "Kewenangan menyampaikan hasil dan keputusan selanjutnya menjadi kewenangan KPU RI," katanya.

Ia menyebutkan lama pemeriksaan akan memakan waktu antara 9-12 jam dengan diselingi waktu istirahat. Menurut dia, diperlukan kehati-hatian dan kesabaran dalam pemeriksaan itu. "Kesimpulannya adalah calon mampu atau tidak mampu secara jasmani dan rohani; serta positif atau negatif penyalahgunaan narkotika, psikotropika dan zat adiktif lainnya," katanya.

Ia menyebutkan hasil pemeriksaan sendiri paling lambat harus disampaikan kepada KPU, dua hari setelah pemeriksaan selesai dilakukan. "Namun tim berkomitmen sesegera mungkin menyerahkan kepada KPU, " katanya.

Ia menyebutkan tim pemeriksa kesehatan merupakan tim gabungan antara IDI dan RSPAD Gatot Soebroto. Tim terdiri dari dokter spesialis, dokter gigi spesialis dan tenaga kesehatan lainnya. "Seluruh tim terikat kepada sumpah dan kode etik sehingga wajib menjalankan pemeriksaan dengan profesional dan independen, " kata Ilham Oetama Marsis, demikian Antara.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Senin, 10 Desember 2018 - 21:15 WIB

JK yakin Pemilu 2019 aman dan ekonomi lebih baik

Senin, 10 Desember 2018 - 20:50 WIB

Penetapan DPTHP 3 KPU Sukoharjo kembali tertunda

Senin, 10 Desember 2018 - 20:28 WIB

Pemilih disabilitas di Langkat sebanyak 1.096 orang

Senin, 10 Desember 2018 - 19:54 WIB

Wapres imbau pengawas Pemilu harus independen

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com