Sabtu, 20 Oktober 2018 | 18:52 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Peristiwa / Kecelakaan

SAR: Dimonim Air jatuh di Gunung Menug

Minggu, 12 Agustus 2018 - 13:11 WIB    |    Penulis : Fajar Nugraha    |    Editor : Administrator
Suasana di Kantor SAR Jayapura pasca jatuhnya pesawat perintis milik Dimonim Air, Sabtu (11/8). Foto: Aman Hasibuan/Elshinta
Suasana di Kantor SAR Jayapura pasca jatuhnya pesawat perintis milik Dimonim Air, Sabtu (11/8). Foto: Aman Hasibuan/Elshinta

Elshinta.com - Pesawat perintis milik Dimonim Air jenis PK-HVQ yang hilang kontak, Sabtu (11/8) pagi di wilayah Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua dinyatakan jatuh di Gunung Menug, Pegunungan Bintang.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolong (SAR) Jayapura, Putu Arga Sudjarwadi mengatakan, berdasarkan informasi yang diterima dari warga di sekitar lokasi tersebut mendengar ada ledakan benda.

“Kami menerima informasi dari warga disana ada suara ledakan di sekitar Gunung Menug. Dan kami juga merima laporan dari Oksibil kalau pesawat itu dinyatakan jatuh,” kata Putu di Jayapura, Sabtu (11/8), dilaporkan oleh Kontributor Elshinta Aman Hasibuan.

Putu menjelaskan, upaya pencarian sudah dilakukan di wilayah Pegunungan Bintang, namun belum menemukan pesawat tersebut karena faktor cuaca.

“Untuk upaya evakuasi belum bisa, sebab jarak dari kampung lokasi jatuhnya pesawat dari Kota Oksibil sekitar dua jam perjalanan, dan dari kampung ke titik jatuhnya pesawat sekitar satu setegah jam perjalanan darat. Selain lewat darat, kita juga lakukan evakuasi melalui udara menggunakan helikopter maupun pesawat,” ujar Putu.

Meski demikian, kata Putu, evakuasi terhadap penumpang baru dapat dilakukan  setelah tim evakuasi darat berhasil menuju lokasi titik jatuh pesawat tersebut.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Pemilu | 20 Oktober 2018 - 18:49 WIB

MPR ingatkan semua pihak waspadai kecurangan pemilu

Aktual Dalam Negeri | 20 Oktober 2018 - 18:38 WIB

Negara di luar ASEAN sepakati penggunaan `Our Eyes`

Aktual Dalam Negeri | 20 Oktober 2018 - 18:28 WIB

Warga tangkap buaya

Aktual Pemilu | 20 Oktober 2018 - 18:12 WIB

PPP kedepankan kampanye positif pilpres

Pemilihan Presiden 2019 | 20 Oktober 2018 - 17:49 WIB

Sandiaga berbagi tips bagi pengusaha kecil di Tangsel

Aktual Dalam Negeri | 20 Oktober 2018 - 17:37 WIB

Pemeriksaan kesehatan kucing di UB cetak rekor MURI

Elshinta.com - Pesawat perintis milik Dimonim Air jenis PK-HVQ yang hilang kontak, Sabtu (11/8) pagi di wilayah Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua dinyatakan jatuh di Gunung Menug, Pegunungan Bintang.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolong (SAR) Jayapura, Putu Arga Sudjarwadi mengatakan, berdasarkan informasi yang diterima dari warga di sekitar lokasi tersebut mendengar ada ledakan benda.

“Kami menerima informasi dari warga disana ada suara ledakan di sekitar Gunung Menug. Dan kami juga merima laporan dari Oksibil kalau pesawat itu dinyatakan jatuh,” kata Putu di Jayapura, Sabtu (11/8), dilaporkan oleh Kontributor Elshinta Aman Hasibuan.

Putu menjelaskan, upaya pencarian sudah dilakukan di wilayah Pegunungan Bintang, namun belum menemukan pesawat tersebut karena faktor cuaca.

“Untuk upaya evakuasi belum bisa, sebab jarak dari kampung lokasi jatuhnya pesawat dari Kota Oksibil sekitar dua jam perjalanan, dan dari kampung ke titik jatuhnya pesawat sekitar satu setegah jam perjalanan darat. Selain lewat darat, kita juga lakukan evakuasi melalui udara menggunakan helikopter maupun pesawat,” ujar Putu.

Meski demikian, kata Putu, evakuasi terhadap penumpang baru dapat dilakukan  setelah tim evakuasi darat berhasil menuju lokasi titik jatuh pesawat tersebut.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com