Minggu, 21 Oktober 2018 | 18:29 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Peristiwa / Kecelakaan

Jasa Raharja jamin santunan korban Dimonim Air

Minggu, 12 Agustus 2018 - 14:38 WIB    |    Penulis : Fajar Nugraha    |    Editor : Administrator
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2KMtuwA
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2KMtuwA

Elshinta.com - PT Jasa Raharja (Persero) menyampaikan menjamin santunan bagi para korban kecelakaan pesawat perintis Dimonim Air di Papua, Sabtu (11/8).

Direktur Utama Jasa Raharja Budi Rahardjo dalam keterangan tertulis yang diterima Antara di Jakarta, Minggu (12/8), mengatakan pihaknya menjamin hak santunan kepada para korban sesuai Undang-Undang Nomor 33 dan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 15 tahun 2017 tentang Besar Santunan dan Iuran Wajib Dana Pertanggungan Kecelakaan Penumpang.

"Jasa Raharja memberi hak santunan sebesar Rp50 juta kepada ahli waris korban meninggal dunia, dan menerbitkan surat jaminan biaya perawatan kepada rumah sakit di mana korban dirawat, dengan biaya perawatan maksimum Rp25 juta apabila terdapat korban luka luka," kata Budi.

Kecelakaan pesawat perintis Dimonim Air milik PT Marta Buana Abadi dengan keberangkatan dari Tana Merah menuju Oksibil, Papua, diperkirakan menyebabkan korban sembilan orang, yang terdiri atas tujuh penunpang, pilot, dan kopilot.

Menindaklanjuti kejadian itu, Jasa Raharja yang telah menerima laporan, langsung berkoordinasi dengan Basarnas, Polda Papua, dan Polres Oksibil untuk mendata para korban dan mendatangi ahli waris korban untuk dilakukan pendataan.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Pendidikan | 21 Oktober 2018 - 18:14 WIB

Menristekdikti: Peningkatan riset Indonesia tertinggi di dunia

Aktual Dalam Negeri | 21 Oktober 2018 - 17:52 WIB

Pertamina gelar touring bersama mahasiswa Sumut

Timnas Indonesia | 21 Oktober 2018 - 17:12 WIB

Bima Sakti Resmi Latih Timnas Indonesia

Elshinta.com - PT Jasa Raharja (Persero) menyampaikan menjamin santunan bagi para korban kecelakaan pesawat perintis Dimonim Air di Papua, Sabtu (11/8).

Direktur Utama Jasa Raharja Budi Rahardjo dalam keterangan tertulis yang diterima Antara di Jakarta, Minggu (12/8), mengatakan pihaknya menjamin hak santunan kepada para korban sesuai Undang-Undang Nomor 33 dan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 15 tahun 2017 tentang Besar Santunan dan Iuran Wajib Dana Pertanggungan Kecelakaan Penumpang.

"Jasa Raharja memberi hak santunan sebesar Rp50 juta kepada ahli waris korban meninggal dunia, dan menerbitkan surat jaminan biaya perawatan kepada rumah sakit di mana korban dirawat, dengan biaya perawatan maksimum Rp25 juta apabila terdapat korban luka luka," kata Budi.

Kecelakaan pesawat perintis Dimonim Air milik PT Marta Buana Abadi dengan keberangkatan dari Tana Merah menuju Oksibil, Papua, diperkirakan menyebabkan korban sembilan orang, yang terdiri atas tujuh penunpang, pilot, dan kopilot.

Menindaklanjuti kejadian itu, Jasa Raharja yang telah menerima laporan, langsung berkoordinasi dengan Basarnas, Polda Papua, dan Polres Oksibil untuk mendata para korban dan mendatangi ahli waris korban untuk dilakukan pendataan.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Minggu, 21 Oktober 2018 - 15:56 WIB

Polres Langkat ringkus pelaku jambret

Minggu, 21 Oktober 2018 - 15:23 WIB

Gubernur: IFRC dapat tingkatkan kesiapsiagaan bencana

Minggu, 21 Oktober 2018 - 12:14 WIB

Polisi tangkap PRT buang bayi baru dilahirkan

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com