Jumat, 17 Agustus 2018 | 06:39 WIB

Daftar | Login

banner kuping banner kuping
Macro Ad

Pemilu / Pemilihan Presiden 2019

KPU tinjau tes kesehatan capres-cawapres

Minggu, 12 Agustus 2018 - 14:50 WIB    |    Penulis : Fajar Nugraha    |    Editor : Administrator
Ketua KPU RI Arief Budiman. Sumber foto: https://bit.ly/2MDDyKg
Ketua KPU RI Arief Budiman. Sumber foto: https://bit.ly/2MDDyKg

Elshinta.com - Sejumlah komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) meninjau pemeriksaan kesehatan bakal calon presiden dan calon wakil presiden Joko Widodo dan Ma'ruf Amin di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta.

"Kehadiran komisioner KPU ini kan karena bagian dari tahapan proses pencalonan. Jadi kami harus meninjau pelaksanannya," kata Ketua KPU Arief Budiman pada Minggu (12/8), dikutip Antara.

Menurut Arief, durasi proses pemeriksaan yang dilakukan oleh Ikatan Dokter Indonesia (IDI) akan berlangsung selama kurang lebih 7 jam, dan hasilnya akan diterbitkan oleh pihak rumah sakit kemudian akan diserahkan ke KPU.

Arief menjelaskan jika pemeriksaan lanjutan terkait hasil status kesehatan diperlukan, maka KPU akan mendalaminya.

"Pemeriksaan kesehatannya kami percayakan sepenuhnya kepada tim dokter," kata Arief.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Arestasi | 17 Agustus 2018 - 06:26 WIB

KPK eksekusi Anang ke Lapas Sukamiskin

Aktual Dalam Negeri | 17 Agustus 2018 - 06:15 WIB

Polda Metro kerahkan 7.883 personel amankan HUT RI

Aktual Dalam Negeri | 16 Agustus 2018 - 22:03 WIB

Ditemukan hewan tak layak kurban di Kediri

Arestasi | 16 Agustus 2018 - 21:55 WIB

Bawa sabu, Sekdin Pendidikan Bojonegoro ditangkap

Aktual Dalam Negeri | 16 Agustus 2018 - 21:45 WIB

KPID Sumut kembali adakan KPID Award 2018

Aktual Dalam Negeri | 16 Agustus 2018 - 21:32 WIB

102.976 narapidana dapat remisi HUT Kemerdekaan RI

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com