Selasa, 11 Desember 2018 | 08:29 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Pemilu / Pemilihan Presiden 2019

Pilpres 2019, APTRI tidak berpihak ke mana-mana

Minggu, 12 Agustus 2018 - 15:15 WIB    |    Penulis : Fajar Nugraha    |    Editor : Administrator
etua Umum Dewan Pimpinan Nasional Andalan Petani Tebu Rakyat Indonesia (APTRI) Soemitro Samadikun (kiri). Foto: Efendi Murdiono/Elshinta
etua Umum Dewan Pimpinan Nasional Andalan Petani Tebu Rakyat Indonesia (APTRI) Soemitro Samadikun (kiri). Foto: Efendi Murdiono/Elshinta

Elshinta.com - Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional Andalan Petani Tebu Rakyat Indonesia (APTRI) Soemitro Samadikun menyampaikan Pilihan Presiden (Pilpres) 2019 mendatang tidak berpihak ke salah satu pasangan capres-cawapres.

"Boleh ditulis bahwa APTRI tidak berpihak ke mana-mana agar semua ini tahu," tegas Soemitro di kantornya, Minggu (12/8) sebagaimana dilaporkan Kontributor Elshinta Efendi Murdiono.

Soemitro menjelaskan, hal itu dikarenakan dirinya kecewa, terlebih saat periode pertama Joko Widodo-Jusuf Kalla yang diharapkan dapat memberikan perhatian kepada petani, namun justru sebaliknya. Hal itu karena permasalahan petani tebu kian tahun semakin tidak ada perhatian dari pemerintah sehingga ekonomi mereka semakin merosot,

"Persolan sudah terpuruk buat apa dukung-mendukung, tapi nyatanya setelah jadi, tidak ada memperhatikan ke kita," ungkapnya.

Petani tebu, lanjut dia, sedang terpuruk dalam kurun waktu tiga tahun terakhir sejak 2016, di mana pada tahun yang akan datang dipastikan akan lebih parah dari keadaan saat ini.

Dia menjelaskan APTRI berani membuat nota kesepahaman dengan pemerintah maupun capres-cawapres sebagai komitmen memperbaiki permasalahan yang dirasakan. Namun, Soemitro menjelaskan nota kesepahaman tersebut bukan untuk pribadi, melainkan untuk kesejahteraan para petani tebu untuk dibuktikan setelah terpilih nanti.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Hukum | 11 Desember 2018 - 08:27 WIB

Ada empat kasus terkait KTP-el yang tengah ditangani

Aktual Sepakbola | 11 Desember 2018 - 08:19 WIB

Phil Foden perpanjang kontrak sampai 2024 dengan Manchester City

Aktual Dalam Negeri | 11 Desember 2018 - 08:08 WIB

Kartu disabilitas seharusnya tidak dipahami sebagai kartu bansos

Aktual Luar Negeri | 11 Desember 2018 - 07:57 WIB

Harga minyak kembali jatuh

Bencana Alam | 11 Desember 2018 - 07:46 WIB

Bogor cairkan Rp1,5 M untuk pemulihan pascabencana puting beliung

Arestasi | 11 Desember 2018 - 07:35 WIB

Polrestabes Medan gagalkan pengiriman empat kilogram sabu

Elshinta.com - Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional Andalan Petani Tebu Rakyat Indonesia (APTRI) Soemitro Samadikun menyampaikan Pilihan Presiden (Pilpres) 2019 mendatang tidak berpihak ke salah satu pasangan capres-cawapres.

"Boleh ditulis bahwa APTRI tidak berpihak ke mana-mana agar semua ini tahu," tegas Soemitro di kantornya, Minggu (12/8) sebagaimana dilaporkan Kontributor Elshinta Efendi Murdiono.

Soemitro menjelaskan, hal itu dikarenakan dirinya kecewa, terlebih saat periode pertama Joko Widodo-Jusuf Kalla yang diharapkan dapat memberikan perhatian kepada petani, namun justru sebaliknya. Hal itu karena permasalahan petani tebu kian tahun semakin tidak ada perhatian dari pemerintah sehingga ekonomi mereka semakin merosot,

"Persolan sudah terpuruk buat apa dukung-mendukung, tapi nyatanya setelah jadi, tidak ada memperhatikan ke kita," ungkapnya.

Petani tebu, lanjut dia, sedang terpuruk dalam kurun waktu tiga tahun terakhir sejak 2016, di mana pada tahun yang akan datang dipastikan akan lebih parah dari keadaan saat ini.

Dia menjelaskan APTRI berani membuat nota kesepahaman dengan pemerintah maupun capres-cawapres sebagai komitmen memperbaiki permasalahan yang dirasakan. Namun, Soemitro menjelaskan nota kesepahaman tersebut bukan untuk pribadi, melainkan untuk kesejahteraan para petani tebu untuk dibuktikan setelah terpilih nanti.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Senin, 10 Desember 2018 - 21:15 WIB

JK yakin Pemilu 2019 aman dan ekonomi lebih baik

Senin, 10 Desember 2018 - 20:50 WIB

Penetapan DPTHP 3 KPU Sukoharjo kembali tertunda

Senin, 10 Desember 2018 - 20:28 WIB

Pemilih disabilitas di Langkat sebanyak 1.096 orang

Senin, 10 Desember 2018 - 19:54 WIB

Wapres imbau pengawas Pemilu harus independen

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com