Kamis, 18 Oktober 2018 | 21:54 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Pemilu / Pemilihan Presiden 2019

Sandiaga: Pemberian mahar tidak benar

Minggu, 12 Agustus 2018 - 15:41 WIB    |    Penulis : Fajar Nugraha    |    Editor : Administrator
Bakal calon wakil presiden Indonesia pasangan Prabowo Subianto, Sandiaga Salahuddin Uno. Sumber foto: https://bit.ly/2KLua5i
Bakal calon wakil presiden Indonesia pasangan Prabowo Subianto, Sandiaga Salahuddin Uno. Sumber foto: https://bit.ly/2KLua5i

Elshinta.com - Bakal Calon Wakil Presiden RI pasangan Prabowo Subianto, Sandiaga Salahuddin Uno menegaskan tidak benar adanya pemberian mahar Rp500 miliar ke Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) untuk posisinya jadi cawapres.

"Kita bisa pastikan itu tidak benar. Saya besok akan ke KPK sore setelah tes kesehatan. tentu LHKPN (Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara) harus diperbaharui," kata Sandiaga di Jakarta Utara, Minggu (12/8), sebagaimana dihimpun kantor berita Antara.

Dijelaskannya tidak benar mahar itu, karena semuanya harus sesuai undang-undang. Dirinya juga menegaskan semua pihak harus pastikan tidak boleh ada lagi "hengki pengki" dalam politik, sebab masyarakat akan marah apabila dibohongi.

"Dan mencoba menyusun anggaran seperti ini, sumbernya dari sini, ada LHKPN kira-kira berapa yang bisa saya sediakan (logistik saat kampanye), agar semua terbuka dan terang-benderang, jadi tidak ada yang ditutup-tutupi makanya saya ketemu KPK besok," pungkasnya.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Lingkungan | 18 Oktober 2018 - 21:48 WIB

TMMD, Warga beri lahan, TNI buat jalan

Aktual Dalam Negeri | 18 Oktober 2018 - 21:36 WIB

Naikan branding, Pemkab Kudus optimalkan Tim Jaring Pukat

Aktual Dalam Negeri | 18 Oktober 2018 - 20:55 WIB

Warga temukan ratusan peluru di tempat pembuangan sampah

Pemasaran | 18 Oktober 2018 - 20:45 WIB

Pentingnya menggunakan email marketing bagi bisnis online

Elshinta.com - Bakal Calon Wakil Presiden RI pasangan Prabowo Subianto, Sandiaga Salahuddin Uno menegaskan tidak benar adanya pemberian mahar Rp500 miliar ke Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) untuk posisinya jadi cawapres.

"Kita bisa pastikan itu tidak benar. Saya besok akan ke KPK sore setelah tes kesehatan. tentu LHKPN (Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara) harus diperbaharui," kata Sandiaga di Jakarta Utara, Minggu (12/8), sebagaimana dihimpun kantor berita Antara.

Dijelaskannya tidak benar mahar itu, karena semuanya harus sesuai undang-undang. Dirinya juga menegaskan semua pihak harus pastikan tidak boleh ada lagi "hengki pengki" dalam politik, sebab masyarakat akan marah apabila dibohongi.

"Dan mencoba menyusun anggaran seperti ini, sumbernya dari sini, ada LHKPN kira-kira berapa yang bisa saya sediakan (logistik saat kampanye), agar semua terbuka dan terang-benderang, jadi tidak ada yang ditutup-tutupi makanya saya ketemu KPK besok," pungkasnya.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Kamis, 18 Oktober 2018 - 17:35 WIB

PKB Lumajang optimis raih 200 ribu suara

Kamis, 18 Oktober 2018 - 09:25 WIB

Honorer DKI dukung Prabowo-Sandiaga

Rabu, 17 Oktober 2018 - 20:25 WIB

KPU Langkat buka 277 posko layanan pemilih

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com