Kemendikbud alokasikan Rp226 miliar perbaiki sekolah rusak akibat gempa
Minggu, 12 Agustus 2018 - 15:54 WIB | Penulis : Fajar Nugraha | Editor : Administrator
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2nxPeDw

Elshinta.com - Berdasarkan data yang dimiliki oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), sedikitnya terdapat 468 bangunan sekolah yang mengalami kerusakan akibat gempa di Lombok, Nusa Tenggara Barat.

Dilansir dari Antara, Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Didik Suhardi di Palembang, Minggu (12/8) mengatakan, dari ratusan bangunan itu di antaranya mengalami kerusakan parah sehingga membutuhkan waktu untuk perbaikannya.

"Kemendikbud telah mengalokasikan Rp226 miliar untuk memperbaiki gedung satuan pendidikan yang rusak, tapi tidak semua. Hanya untuk emergency saja, selebihnya yang rusak parah akan dikoordinasikan ke BNPB," kata Didik.

Ia mengatakan, terkait bantuan dana tersebut, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy berencana akan menyerahkan langsung ke lembaga terkait pada Senin (13/8) di Lombok.

"Dana ini rencananya akan diberikan secara bertahap. Sekarang masih tahap emergency, jadi yang penting-penting dulu. Sementara, untuk bagunan-bangunan yang rusak parah, kami koordinasikan dulu ke BNPB," kata dia.

Kemendikbud menyalurkan bantuan sebesar Rp226.426.359.000 untuk penanganan pasca bencana gempa di Lombok, Nusa Tenggara Barat dari alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2018 dan bantuan solidaritas pegawai Kemendikbud.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Minggu, 24 Maret 2019 - 16:28 WIB
Elshinta.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember menyebutkan seb...
Minggu, 24 Maret 2019 - 16:16 WIB
Elshinta.com - Akses jalan menuju objek wisata Puncak Suroloyo di Kecamatan Samigaluh, Kab...
Minggu, 24 Maret 2019 - 08:54 WIB
Elshinta.com - Gunung Merapi dua kali meluncurkan guguran lava pijar dengan jarak luncur 6...
Jumat, 22 Maret 2019 - 20:08 WIB
Elshinta.com - Ketua Umum Bhayangkari, Ibu Tri Suswati Tito Karnavian mengunjungi korban bencan...
Jumat, 22 Maret 2019 - 18:55 WIB
Elshinta.com - Perum Bulog Divisi Regional (Divre) Papua dan Papua Barat menjamin ketersed...
Jumat, 22 Maret 2019 - 18:37 WIB
Elshinta.com - Bupati Jayapura Mathius Awaitaouw menyebutkan total bantuan dalam bentuk da...
Jumat, 22 Maret 2019 - 14:56 WIB
Elshinta.com - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) memberikan layanan kesehatan bagi korban banj...
Jumat, 22 Maret 2019 - 13:51 WIB
Elshinta.com - Kapolda Papua Irjen Pol Martuani Sormin mengakui adanya posko penerima bant...
Jumat, 22 Maret 2019 - 13:40 WIB
Elshinta.com - Jalur Piket Nol yang menghubungkan Kabupaten Lumajang dengan Malang, Jawa T...
Jumat, 22 Maret 2019 - 12:51 WIB
Elshinta.com - Evakuasi korban bencana alam di Sentani, Jayapura, Papua, hingga kini masih...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: widget/infodarianda.php

Line Number: 24

Backtrace:

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/widget/infodarianda.php
Line: 24
Function: _error_handler

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/view_berita_detail.php
Line: 184
Function: include

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/libraries/Template.php
Line: 16
Function: view

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/controllers/Berita.php
Line: 137
Function: load

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/index.php
Line: 294
Function: require_once