Rabu, 17 Oktober 2018 | 07:04 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Peristiwa / Bencana Alam

Kemendikbud alokasikan Rp226 miliar perbaiki sekolah rusak akibat gempa

Minggu, 12 Agustus 2018 - 15:54 WIB    |    Penulis : Fajar Nugraha    |    Editor : Administrator
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2nxPeDw
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2nxPeDw

Elshinta.com - Berdasarkan data yang dimiliki oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), sedikitnya terdapat 468 bangunan sekolah yang mengalami kerusakan akibat gempa di Lombok, Nusa Tenggara Barat.

Dilansir dari Antara, Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Didik Suhardi di Palembang, Minggu (12/8) mengatakan, dari ratusan bangunan itu di antaranya mengalami kerusakan parah sehingga membutuhkan waktu untuk perbaikannya.

"Kemendikbud telah mengalokasikan Rp226 miliar untuk memperbaiki gedung satuan pendidikan yang rusak, tapi tidak semua. Hanya untuk emergency saja, selebihnya yang rusak parah akan dikoordinasikan ke BNPB," kata Didik.

Ia mengatakan, terkait bantuan dana tersebut, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy berencana akan menyerahkan langsung ke lembaga terkait pada Senin (13/8) di Lombok.

"Dana ini rencananya akan diberikan secara bertahap. Sekarang masih tahap emergency, jadi yang penting-penting dulu. Sementara, untuk bagunan-bangunan yang rusak parah, kami koordinasikan dulu ke BNPB," kata dia.

Kemendikbud menyalurkan bantuan sebesar Rp226.426.359.000 untuk penanganan pasca bencana gempa di Lombok, Nusa Tenggara Barat dari alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2018 dan bantuan solidaritas pegawai Kemendikbud.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Sepakbola | 17 Oktober 2018 - 06:29 WIB

Timnas Indonesia vs Hong Kong imbang, ini pengakuan Bima Sakti

Aktual Dalam Negeri | 17 Oktober 2018 - 01:23 WIB

Gempa guncang Sumba Barat Daya dan Badung Bali

Bencana Alam | 16 Oktober 2018 - 21:57 WIB

BPBD: Dampak kekeringan Gunung Kidul meluas

Elshinta.com - Berdasarkan data yang dimiliki oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), sedikitnya terdapat 468 bangunan sekolah yang mengalami kerusakan akibat gempa di Lombok, Nusa Tenggara Barat.

Dilansir dari Antara, Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Didik Suhardi di Palembang, Minggu (12/8) mengatakan, dari ratusan bangunan itu di antaranya mengalami kerusakan parah sehingga membutuhkan waktu untuk perbaikannya.

"Kemendikbud telah mengalokasikan Rp226 miliar untuk memperbaiki gedung satuan pendidikan yang rusak, tapi tidak semua. Hanya untuk emergency saja, selebihnya yang rusak parah akan dikoordinasikan ke BNPB," kata Didik.

Ia mengatakan, terkait bantuan dana tersebut, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy berencana akan menyerahkan langsung ke lembaga terkait pada Senin (13/8) di Lombok.

"Dana ini rencananya akan diberikan secara bertahap. Sekarang masih tahap emergency, jadi yang penting-penting dulu. Sementara, untuk bagunan-bangunan yang rusak parah, kami koordinasikan dulu ke BNPB," kata dia.

Kemendikbud menyalurkan bantuan sebesar Rp226.426.359.000 untuk penanganan pasca bencana gempa di Lombok, Nusa Tenggara Barat dari alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2018 dan bantuan solidaritas pegawai Kemendikbud.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com