Fahri Hamzah: Pemerintah harus bentuk badan khusus tangani gempa Lombok
Elshinta
Minggu, 12 Agustus 2018 - 16:24 WIB |
Fahri Hamzah: Pemerintah harus bentuk badan khusus tangani gempa Lombok
Tenda pengungsian korban gempa di Lombok, Nusa Tenggara Barat. Sumber foto: https://bit.ly/2MeaigO

Elshinta.com - Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah meminta pemerintah untuk membentuk suatu badan yang menangani musibah gempa di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) yang menyerupai Badan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (BRR) saat terjadi tsunami di Aceh.

"Saya ingin menuntut agar presiden membuat badan seperti BRR dengan perppu. Ini bisa dibuat Minggu malam atau Senin (13/8) pagi," katanya di Mataram, Minggu (12/8).

Dihimpun dari Antara, menurutnya badan itu berfungsi sebagai kuasa pengguna anggaran, dan bertanggung jawab secara teknis mengingat birokrat atau pemerintah setempat yang lamban menangani korban gempa tektonik Magnitudo (M) 7.

Apalagi, sebutnya Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan sudah ada dana alokasi awal sebesar Rp4 triliun untuk penanganan bencana Lombok. "Terus terang saya mengatakan, uang itu bisa mengalir kalau melalui mekanisme pemerintahan," lanjutnya.

Melalui badan itu juga, terang dia, menangani trauma dari korban gempa. "Ini bencana besar yang diprediksi oleh BMKG masih akan terjadi sampai sebulan ke depan. Karena itu saya mengimbau agar presiden mmbentuk badan khusus supaya penanganannya lebih cepat," lanjutnya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Gempa M 5,9 guncang Samudera Hindia Pantai Barat Sumatera, belum ada laporan kerusakan
Selasa, 15 Oktober 2019 - 09:08 WIB
Elshinta.com - Wilayah Samudera Hindia Pantai Barat Sumatera diguncang gempa tektonik, mag...
Jumlah titik panas masih fluktuatif, masyarakat diimbau tetap waspada kabut asap
Selasa, 15 Oktober 2019 - 08:57 WIB
Elshinta.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) meminta kepada masyarakat u...
Gempa M 5,9 guncang Enggano Bengkulu, tidak berpotensi tsunami
Selasa, 15 Oktober 2019 - 06:06 WIB
Elshinta.com - Gempa dengan magnitudo 5,9 terjadi di sekitar wilayah Enggano Bengkulu, Selasa (...
Polres bersama BEM Univet bantu air bersih untuk warga Sukoharjo
Senin, 14 Oktober 2019 - 18:25 WIB
Elshinta.com - Berbagai pihak masih berupaya mengatasi krisis air bersih akibat kemarau di...
Makin banyak warga Kulon Progo kesulitan air bersih
Minggu, 13 Oktober 2019 - 09:56 WIB
Elshinta.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa ...
Terdampak kekeringan, BPBD Banyuwangi `dropping` 1.700 ton air bersih 
Kamis, 10 Oktober 2019 - 15:44 WIB
Elshinta.com - Hingga memasuki awal Oktober 2019, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ba...
Tiga gempa guncang Maluku Kamis dini hari
Kamis, 10 Oktober 2019 - 06:28 WIB
Elshinta.com - Sejumlah gempabumi kembali mengguncang wilayah Maluku, Kamis (10/10) dini h...
Dua gempa beruntun guncang Ambon
Rabu, 09 Oktober 2019 - 11:03 WIB
Elshinta.com - Warga Pulau Ambon lari berhamburan ke tempat-tempat terbuka ketika wilayah ...
Status Gunung Soputan Minahasa jadi waspada
Rabu, 09 Oktober 2019 - 09:44 WIB
Elshinta.com - Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menurunkan status Gu...
Pasangan suami istri di Cianjur tewas tertimbun longsor
Rabu, 09 Oktober 2019 - 06:10 WIB
Elshinta.com - Pasangan suami istri tewas tertimbun longsor yang berada di Kampung Rawa, D...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)