Kamis, 18 Oktober 2018 | 21:55 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Pemilu / Pemilihan Presiden 2019

Menilai capres-cawapres, Politisi PDIP: Menyerang fisik tidak etis

Minggu, 12 Agustus 2018 - 18:26 WIB    |    Penulis : Fajar Nugraha    |    Editor : Dewi Rusiana
Bakal calon wakil presiden Indonesia pasangan Joko Widodo, KH Ma`ruf Amin. Sumber foto: https://bit.ly/2MlviBD
Bakal calon wakil presiden Indonesia pasangan Joko Widodo, KH Ma`ruf Amin. Sumber foto: https://bit.ly/2MlviBD

Elshinta.com - Politisi PDI Perjuangan Charles Honoris mengingatkan aktivis perempuan Ratna Sarumpaet untuk mengkritisi gagasan dan bukan menyerang fisik dalam menilai pasangan calon presiden dan calon wakil presiden. 

"Pernyataan Ratna Sarumpaet yang menyebut KH Ma'ruf Amin, sudah terlalu tua dan sakit, adalah menyerang fisik dan sangat tidak etis," kata Charles Honoris di Jakarta, Minggu (12/8), dikutip Antara.

Menurut Charles, kompetisi pemilihan presiden tahun 2019 belum dimulai, tapi Ratna Sarumpaet dinilai sudah menyerang fisik KH Ma'ruf Amin. "Dalam kompetisi pemilu presiden, seharusnya berdebat soal gagasan dan bukan malah menyerang fisik," katanya.

Charles menjelaskan, soal usia Ma'ruf Amin saat ini 75 tahun sudah sesuai aturan dan tidak ada aturan undang-undang yang dilanggar. Faktor usia juga tidak selalu bekaitan dengan produktivitas, kinerja dan kepemimpinan seseorang. Dia mencontohkan, Wakil Presiden Jusuf Kalla, saat ini berusia 76 tahun yang notabene lebih tua, masih sangat mampu menjalankan tugasnya sebagai wakil presiden.

"Kepemimpinan Pak Ma’ruf Amin di MUI dan PBNU selama ini berjalan baik. Sebaliknya, banyak juga politisi muda yang tidak produktif, dan bahkan terjerat kasus hukum karena narkoba atau korupsi. Jadi usia tidak selalu mencerminkan kinerja," ujar Charles.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Lingkungan | 18 Oktober 2018 - 21:48 WIB

TMMD, Warga beri lahan, TNI buat jalan

Aktual Dalam Negeri | 18 Oktober 2018 - 21:36 WIB

Naikan branding, Pemkab Kudus optimalkan Tim Jaring Pukat

Aktual Dalam Negeri | 18 Oktober 2018 - 20:55 WIB

Warga temukan ratusan peluru di tempat pembuangan sampah

Pemasaran | 18 Oktober 2018 - 20:45 WIB

Pentingnya menggunakan email marketing bagi bisnis online

Elshinta.com - Politisi PDI Perjuangan Charles Honoris mengingatkan aktivis perempuan Ratna Sarumpaet untuk mengkritisi gagasan dan bukan menyerang fisik dalam menilai pasangan calon presiden dan calon wakil presiden. 

"Pernyataan Ratna Sarumpaet yang menyebut KH Ma'ruf Amin, sudah terlalu tua dan sakit, adalah menyerang fisik dan sangat tidak etis," kata Charles Honoris di Jakarta, Minggu (12/8), dikutip Antara.

Menurut Charles, kompetisi pemilihan presiden tahun 2019 belum dimulai, tapi Ratna Sarumpaet dinilai sudah menyerang fisik KH Ma'ruf Amin. "Dalam kompetisi pemilu presiden, seharusnya berdebat soal gagasan dan bukan malah menyerang fisik," katanya.

Charles menjelaskan, soal usia Ma'ruf Amin saat ini 75 tahun sudah sesuai aturan dan tidak ada aturan undang-undang yang dilanggar. Faktor usia juga tidak selalu bekaitan dengan produktivitas, kinerja dan kepemimpinan seseorang. Dia mencontohkan, Wakil Presiden Jusuf Kalla, saat ini berusia 76 tahun yang notabene lebih tua, masih sangat mampu menjalankan tugasnya sebagai wakil presiden.

"Kepemimpinan Pak Ma’ruf Amin di MUI dan PBNU selama ini berjalan baik. Sebaliknya, banyak juga politisi muda yang tidak produktif, dan bahkan terjerat kasus hukum karena narkoba atau korupsi. Jadi usia tidak selalu mencerminkan kinerja," ujar Charles.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Kamis, 18 Oktober 2018 - 17:35 WIB

PKB Lumajang optimis raih 200 ribu suara

Kamis, 18 Oktober 2018 - 09:25 WIB

Honorer DKI dukung Prabowo-Sandiaga

Rabu, 17 Oktober 2018 - 20:25 WIB

KPU Langkat buka 277 posko layanan pemilih

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com