Jumat, 19 Oktober 2018 | 19:28 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Peristiwa / Kecelakaan

Pesawat Dimonim Air ditemukan dalam kondisi hancur

Minggu, 12 Agustus 2018 - 20:50 WIB    |    Penulis : Fajar Nugraha    |    Editor : Administrator
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2Medk4L
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2Medk4L

Elshinta.com - Pesawat perintis Dimonim Air dengan nomor registrasi PK-HVQ rute Tanah Merah-Oksibil yang dinyatakan hilang kontak sejak Sabtu (11/8) pukul 14.17 WIT di Oksibil, Pegunungan Bintang, Papua, telah ditemukan dalam kondisi hancur.

Kepala Bandara Oksibil Frits Ayomi dalam keterangan tertulis yang dihimpun Antara di Jakarta, Minggu (12/8) mengatakan, lokasi pesawat tersebut pertama kali terlihat oleh pesawat Caravan C208B yang dioperasikan oleh Marta Buana Abadi (Dimonim Air) pada Minggu (12/8) pada koordinat 04 51.07 S 140 35.94 E pada ketinggian sekitar 6.500 kaki.

Dia menyatakan bahwa dari sembilan orang penumpang, satu ditemukan dalam keadaan selamat sedangkan delapan orang lainnya telah meninggal dunia.

Saat ini Tim SAR gabungan sedang melakukan evakuasi korban ke Oksibil.

"Rencananya korban akan dibawa ke Tanah Merah atau Sentani," ujar Frits.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 19 Oktober 2018 - 19:14 WIB

Cegah ujaran kebencian, ulama se Nusantara bentuk Maulana

Aktual Dalam Negeri | 19 Oktober 2018 - 19:09 WIB

Kota Malang terima 4.319 berkas pelamar CPNS

Bencana Alam | 19 Oktober 2018 - 18:58 WIB

Listrik di Sulteng sudah normal

Arestasi | 19 Oktober 2018 - 18:46 WIB

Polres Malang Kota gulung jaringan narkoba

Bencana Alam | 19 Oktober 2018 - 18:35 WIB

Mensos: Hunian tetap pengungsi Sulteng selesai 2020

Elshinta.com - Pesawat perintis Dimonim Air dengan nomor registrasi PK-HVQ rute Tanah Merah-Oksibil yang dinyatakan hilang kontak sejak Sabtu (11/8) pukul 14.17 WIT di Oksibil, Pegunungan Bintang, Papua, telah ditemukan dalam kondisi hancur.

Kepala Bandara Oksibil Frits Ayomi dalam keterangan tertulis yang dihimpun Antara di Jakarta, Minggu (12/8) mengatakan, lokasi pesawat tersebut pertama kali terlihat oleh pesawat Caravan C208B yang dioperasikan oleh Marta Buana Abadi (Dimonim Air) pada Minggu (12/8) pada koordinat 04 51.07 S 140 35.94 E pada ketinggian sekitar 6.500 kaki.

Dia menyatakan bahwa dari sembilan orang penumpang, satu ditemukan dalam keadaan selamat sedangkan delapan orang lainnya telah meninggal dunia.

Saat ini Tim SAR gabungan sedang melakukan evakuasi korban ke Oksibil.

"Rencananya korban akan dibawa ke Tanah Merah atau Sentani," ujar Frits.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Jumat, 19 Oktober 2018 - 18:58 WIB

Listrik di Sulteng sudah normal

Jumat, 19 Oktober 2018 - 18:46 WIB

Polres Malang Kota gulung jaringan narkoba

Jumat, 19 Oktober 2018 - 18:35 WIB

Mensos: Hunian tetap pengungsi Sulteng selesai 2020

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com