Selasa, 11 Desember 2018 | 08:33 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Peristiwa / Bencana Alam

Pengungsi di Lombok Barat butuh terpal dan air bersih

Senin, 13 Agustus 2018 - 06:36 WIB    |    Penulis : Angga Kusuma    |    Editor : Dewi Rusiana
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2MEPZVY
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2MEPZVY

Elshinta.com - Para pengungsi yang kini tinggal di tenda-tenda pengungsian di Kecamatan Batulayar, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat membutuhkan terpal dan air bersih.

Kasi Trantib Kecamatan Batulayar, Herman Rogo, Minggu (12/8), mengakui kebutuhan paling mendesak warga yang tinggal di posko-posko pengungsian yakni terpal dan air bersih. "Kalau makanan atau logistik ini sudah banyak. Tapi yang kurang ini terpal untuk membuat tenda dan air untuk kebutuhan sehari-hari," katanya.

Diakuinya, pihak Kabupaten Lombok Barat sebetulnya sudah berusaha agar para pengungsi bisa ditempatkan di satu posko induk di kantor kepala desa. Hanya saja, warga tidak mau. Karena, khawatir ada gempa dan menjaga barang barang. "Bantuan sudah di droping baik dari pemerintah daerah, dan masyarakat lain seperti pihak swasta, dan lembaga donor lainnya tapi itu pun masih sangat kurang," jelasnya.

Menurut Herman, ketiadaan terpal dan air bersih membuat masyarakat yang tinggal di posko-posko pengungsian mengeluh. Sebab, tidak adanya atau minimnya terpal mereka akhirnya tidak bisa tidur. Karena, pada malam hari cuacanya begitu dingin. "Makanya kalau ada tambahan terpal kita minta segera agar bisa di droping ke Lombok Utara," tandasnya, dikutip dari Antara.

Karena itu, pihaknya berharap apa yang menjadi kebutuhan masyarakat harus segera didistribusikan. Sehingga masyarakat yang menjadi korban ikut merasakan pascagempa bumi Magnitudo 7.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Hukum | 11 Desember 2018 - 08:27 WIB

Ada empat kasus terkait KTP-el yang tengah ditangani

Aktual Sepakbola | 11 Desember 2018 - 08:19 WIB

Phil Foden perpanjang kontrak sampai 2024 dengan Manchester City

Aktual Dalam Negeri | 11 Desember 2018 - 08:08 WIB

Kartu disabilitas seharusnya tidak dipahami sebagai kartu bansos

Aktual Luar Negeri | 11 Desember 2018 - 07:57 WIB

Harga minyak kembali jatuh

Bencana Alam | 11 Desember 2018 - 07:46 WIB

Bogor cairkan Rp1,5 M untuk pemulihan pascabencana puting beliung

Arestasi | 11 Desember 2018 - 07:35 WIB

Polrestabes Medan gagalkan pengiriman empat kilogram sabu

Elshinta.com - Para pengungsi yang kini tinggal di tenda-tenda pengungsian di Kecamatan Batulayar, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat membutuhkan terpal dan air bersih.

Kasi Trantib Kecamatan Batulayar, Herman Rogo, Minggu (12/8), mengakui kebutuhan paling mendesak warga yang tinggal di posko-posko pengungsian yakni terpal dan air bersih. "Kalau makanan atau logistik ini sudah banyak. Tapi yang kurang ini terpal untuk membuat tenda dan air untuk kebutuhan sehari-hari," katanya.

Diakuinya, pihak Kabupaten Lombok Barat sebetulnya sudah berusaha agar para pengungsi bisa ditempatkan di satu posko induk di kantor kepala desa. Hanya saja, warga tidak mau. Karena, khawatir ada gempa dan menjaga barang barang. "Bantuan sudah di droping baik dari pemerintah daerah, dan masyarakat lain seperti pihak swasta, dan lembaga donor lainnya tapi itu pun masih sangat kurang," jelasnya.

Menurut Herman, ketiadaan terpal dan air bersih membuat masyarakat yang tinggal di posko-posko pengungsian mengeluh. Sebab, tidak adanya atau minimnya terpal mereka akhirnya tidak bisa tidur. Karena, pada malam hari cuacanya begitu dingin. "Makanya kalau ada tambahan terpal kita minta segera agar bisa di droping ke Lombok Utara," tandasnya, dikutip dari Antara.

Karena itu, pihaknya berharap apa yang menjadi kebutuhan masyarakat harus segera didistribusikan. Sehingga masyarakat yang menjadi korban ikut merasakan pascagempa bumi Magnitudo 7.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Selasa, 11 Desember 2018 - 06:56 WIB

Waspada hujan lebat satu minggu ke depan

Selasa, 11 Desember 2018 - 06:36 WIB

PLN keluhkan ribuan kasus pencurian listrik di Jateng

Selasa, 11 Desember 2018 - 06:27 WIB

BPBD sebut Kota Malang dilanda 197 kejadian bencana

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com