Jamaah diimbau berhati-hati saat menyeberang jalan
Senin, 13 Agustus 2018 - 06:45 WIB | Penulis : Angga Kusuma | Editor : Dewi Rusiana
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2vH9h6I

Elshinta.com - Jamaah calon haji Indonesia diminta berhati-hati menyeberang di jalan raya Tanah Suci karena kendaraan di Arab Saudi umumnya dipacu kencang oleh pengemudinya.

"Karena kendaraan di Saudi ini paling rendah itu 60-70 kilometer per jam," kata Kepala Daerah Kerja Mekkah, Endang Jumali di Mekkah, Minggu (12/8).

Menurut dia, karena jalan raya cenderung lenggang dan adanya kebiasaan pengemudi di Saudi bisa saja saat menyeberang bisa berbahaya bagi jamaah Indonesia. "Luar biasa cepatnya. Saya imbau kalau menyeberang lewat penyeberangan kalau ada," ujarnya.

Selain itu, dia meminta JCH Indonesia untuk dapat menyesuaikan peraturan lalu lintas di Saudi karena memiliki pola lalu lintas yang berbeda dari Indonesia. Di Tanah Suci umumnya mobil menggunakan setir kiri, bukan setir kanan seperti di Indonesia. Akibatnya, saat menyeberang di jalan raya orang Indonesia cenderung kurang cermat karena mobil ada di lajur kanan tidak seperti di Tanah Air yang ada di lajur kiri.

Dikutip Antara, bagi beberapa jamaah Indonesia jalannya mobil di lajur kanan itu tidak biasa sehingga bisa saja menjadi kagok saat menyeberang. "Saya imbau kepada jamaah untuk ikuti aturan lalu lintas di sini. Seperti mengenai penyeberangan jalan, lalu hati-hati kalau menyeberang. Lihat kiri dan kanan baru menyeberang," ungkapnya.

Baru-baru ini, dua jamaah Indonesia menjadi korban kecelakaan di Mekkah. Keduanya merupakan suami istri asal Batam, Kloter BTH 16. Saat itu, korban diketahui hendak menyeberang dari hotel Arkana Barkah, saat menyeberang tiba-tiba melintas taksi dan langsung menabrak kedunya. Korban tabrakan itu telah ditangani oleh tim kesehatan dari Indonesia dan diharapkan lekas sembuh sehinga bisa segera mengikuti rangkaian manasik haji.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Selasa, 18 Desember 2018 - 18:42 WIB
Elshinta.com - Sebanyak 23.572 keping KTP elektronik dimusnahkan oleh Dinas Kependudukan d...
Selasa, 18 Desember 2018 - 18:35 WIB
Elshinta.com - Ketua Umum Asosiasi Pedagang dan Petani Tanaman Pangan Dan Hortikultura Ind...
Selasa, 18 Desember 2018 - 17:35 WIB
Elshinta.com - Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto didampingi Kasad Jenderal TNI Andi...
Selasa, 18 Desember 2018 - 17:24 WIB
Elshinta.com - Bandara Syamsudin Noor menggelar event tahunan sebagai program untuk menutu...
Selasa, 18 Desember 2018 - 17:05 WIB
Elshinta.com - Guna mengantisipasi kemacetan di jalur wisata Surabaya - Malang pada libur ...
Selasa, 18 Desember 2018 - 16:27 WIB
Elshinta.com - PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region VIII Maluku–Papua m...
Selasa, 18 Desember 2018 - 16:07 WIB
Elshinta.com - Data Badan Pusat Statistik (BPS) 2017 menunjukkan bahwa angka perkawinan an...
Selasa, 18 Desember 2018 - 15:27 WIB
Elshinta.com - Alumni Perhimpunan Mahasiswa Katolik Rerpublik Indonesia (PMKRI) Cabang Jay...
Selasa, 18 Desember 2018 - 15:15 WIB
Elshinta.com - Ketua KPU Arief Budiman, mengatakan KPU  telah  siap menyelenggar...
Selasa, 18 Desember 2018 - 14:23 WIB
Elshinta.com - Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak meluncurkan Geraka...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)