Rabu, 17 Oktober 2018 | 07:04 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Olahraga / MotoGP

Dovizioso akui salah pilih ban belakang di MotoGP Austria

Senin, 13 Agustus 2018 - 09:23 WIB    |    Penulis : Angga Kusuma    |    Editor : Administrator
Pebalap Ducati Andrea Dovizioso bersama rekan satu timnya Jorge Lorenzo setelah menyelesaikan balapan MotoGP Austria, Minggu (13/8). Sumber foto: https://bit.ly/2MiDpPu
Pebalap Ducati Andrea Dovizioso bersama rekan satu timnya Jorge Lorenzo setelah menyelesaikan balapan MotoGP Austria, Minggu (13/8). Sumber foto: https://bit.ly/2MiDpPu

Elshinta.com - Pebalap tim Ducati Andrea Dovizioso mengaku menggunakan pilihan ban belakang yang salah setelah hanya mampu finis di peringkat ketiga pada balapan MotoGP Austria pada Minggu.

Seperti dilansir laman resmi MotoGP, pebalap asal Italia itu tak mampu mengulangi suksesnya untuk yang kedua kali di Red Bull Ring setelah finis di belakang rekan satu timnya Jorge Lorenzo dan pebalap Honda Marc Marquez. "Kami  memiliki kecepatan yang sangat bagus dan motor kami bekerja bagus di trek ini, juga di semua trek, ini adalah hal yang terpenting di kompetisi ini," ungkap Dovi.

"Sayangnya, sepertinya kami mengambil keputusan yang salah tentang ban belakang, karena kami menggunakan ban belakang yang berbeda (dari Lorenzo dan Marquez) dan pada akhir kami kalah lebih jauh, saya harus menyerah 10 lap lebih cepat sebelum akhir balapan yang mana hal itu tidak saya duga," kata Dovi.

Ketiga pebalap di depan menggunakan pilihan ban belakang yang berbeda, Lorenzo menggunakan ban belakang soft, sementara Marquez menggunakan hard dan Dovi menggunakan medium.

Hingga 10 lap terakhir, Dovi menguntit ketat Lorenzo saat kedua motor Desmosedici tersebut mengejar Marquez. Namun, sang pebalap Italia tersebut tak bisa melakukan "overtake" ke pemenang balapan, Lorenzo, karena dia mengakui kehilangan banyak "grip" ban belakangnya di 10 lap terakhir.

"Saya sangat kecewa karena saya saat itu saya merasa baik. Saya bagus di pengereman tapi sayangnya saya tak bisa menyalip Jorge. Dia mengerem sangat keras, berhenti di tengah-tengah tikungan dan sangat susah bagi saya untuk menyalipnya. Saya tak bisa menempatkan saya di posisi yang sempurna dan itu merugikan saya," kata Dovi, dikutip Antara.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Sepakbola | 17 Oktober 2018 - 06:29 WIB

Timnas Indonesia vs Hong Kong imbang, ini pengakuan Bima Sakti

Aktual Dalam Negeri | 17 Oktober 2018 - 01:23 WIB

Gempa guncang Sumba Barat Daya dan Badung Bali

Bencana Alam | 16 Oktober 2018 - 21:57 WIB

BPBD: Dampak kekeringan Gunung Kidul meluas

Elshinta.com - Pebalap tim Ducati Andrea Dovizioso mengaku menggunakan pilihan ban belakang yang salah setelah hanya mampu finis di peringkat ketiga pada balapan MotoGP Austria pada Minggu.

Seperti dilansir laman resmi MotoGP, pebalap asal Italia itu tak mampu mengulangi suksesnya untuk yang kedua kali di Red Bull Ring setelah finis di belakang rekan satu timnya Jorge Lorenzo dan pebalap Honda Marc Marquez. "Kami  memiliki kecepatan yang sangat bagus dan motor kami bekerja bagus di trek ini, juga di semua trek, ini adalah hal yang terpenting di kompetisi ini," ungkap Dovi.

"Sayangnya, sepertinya kami mengambil keputusan yang salah tentang ban belakang, karena kami menggunakan ban belakang yang berbeda (dari Lorenzo dan Marquez) dan pada akhir kami kalah lebih jauh, saya harus menyerah 10 lap lebih cepat sebelum akhir balapan yang mana hal itu tidak saya duga," kata Dovi.

Ketiga pebalap di depan menggunakan pilihan ban belakang yang berbeda, Lorenzo menggunakan ban belakang soft, sementara Marquez menggunakan hard dan Dovi menggunakan medium.

Hingga 10 lap terakhir, Dovi menguntit ketat Lorenzo saat kedua motor Desmosedici tersebut mengejar Marquez. Namun, sang pebalap Italia tersebut tak bisa melakukan "overtake" ke pemenang balapan, Lorenzo, karena dia mengakui kehilangan banyak "grip" ban belakangnya di 10 lap terakhir.

"Saya sangat kecewa karena saya saat itu saya merasa baik. Saya bagus di pengereman tapi sayangnya saya tak bisa menyalip Jorge. Dia mengerem sangat keras, berhenti di tengah-tengah tikungan dan sangat susah bagi saya untuk menyalipnya. Saya tak bisa menempatkan saya di posisi yang sempurna dan itu merugikan saya," kata Dovi, dikutip Antara.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com