Sabtu, 18 Agustus 2018 | 03:39 WIB

Daftar | Login

Macro Ad

Luar Negeri / Amerika

Presiden Erdogan kritik keras `perang ekonomi` AS

Senin, 13 Agustus 2018 - 10:56 WIB    |    Penulis : Angga Kusuma    |    Editor : Administrator
Tayyip Erdogan, President of Turkey. Sumber foto: https://bit.ly/2vGeyvf
Tayyip Erdogan, President of Turkey. Sumber foto: https://bit.ly/2vGeyvf

Elshinta.com - Presiden Recep Tayyip Erdogan mengeritik Pemerintah Amerika Serikat yang secara sepihak mengobarkan "perang ekonomi" terhadap Ankara ditandai dengan keputusan Presiden Donald Trump menaikkan tarif impor produk aluminium dan baja Turki.

"Kami sampaikan `selamat tinggal` kepada mereka yang mengorbankan kemitraan strategis dan sekutunya dengan sebuah negara berpenduduk 81 juta jiwa dengan mengganti hubungannya dengan organisasi-organisasi teroris," kata Presiden Erdogan di depan pertemuan Partai Keadilan dan Pembangunan (AK) di Provinsi Trabzon, Turki, Minggu.

Hubungan Turki dan AS kini tengah mengalami pasang surut menyusul sanksi Gedung Putih terhadap Menteri Dalam Negeri Suleyman Soylu dan Menteri Hukum Abdulhamit Gul karena keduanya menolak membebaskan Pastor AS Andrew Brunson yang tersangkut kasus terorisme di Turki.

"Kami akan bertindak sesuai dengan hukum internasional. Tak seorang pun, tak satu negara pun, dan tak satu lembaga pemeringkat mana pun dapat mengancam Turki dan rakyat Turki," kata Erdogan seperti dikutip Kantor Berita Anadolu yang dipantau Antara dari Jakarta, Senin.

Presiden Trump, Jumat, meningkatkan serangannya terhadap Ankara dengan menaikkan tarif impor AS terhadap produk aluminium dan baja Turki masing-masing menjadi 20 dan 50 persen.

Menanggapi keputusan Trump yang ditudingnya sebagai "perang ekonomi" ini, Presiden Erdogan menegaskan pihaknya tidak akan menyerah pada tekanan AS. Sebaliknya, Turki akan berpaling ke pasar-pasar, mitra-mitra, dan sekutu-sekutu baru. "Kami akan terus berproduksi dan meningkatkan ekspor kami. Turki akan meladeni keputusan AS ini," katanya, demikian Antara.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 17 Agustus 2018 - 22:14 WIB

1.202 warga binaan Rutan Depok dapat remisi

Aktual Dalam Negeri | 17 Agustus 2018 - 21:57 WIB

Kado HUT Kemerdekaan RI, 24 napi Lapas Lowokwaru hirup udara bebas

Aktual Dalam Negeri | 17 Agustus 2018 - 21:47 WIB

200 napi Bojonegoro dapat remisi di HUT RI ke-73

Event | 17 Agustus 2018 - 21:21 WIB

Indonesia taklukkan Laos 3-0

Aktual Dalam Negeri | 17 Agustus 2018 - 21:17 WIB

HUT RI ke-73, Indonesia belum merdeka dari narkoba

Aktual Dalam Negeri | 17 Agustus 2018 - 20:53 WIB

Usai jadi inspektur upacara, Wali Kota Medan pesan hargai jasa pahlawan

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com