5 jenis passive income yang menambah penghasilan secara signifikan
Elshinta
Selasa, 21 Agustus 2018 - 09:00 WIB | Penulis : Syahid | Editor : Administrator
5 jenis passive income yang menambah penghasilan secara signifikan
Sumber foto: http://bit.ly/2w1PIGt

Elshinta.com - Secara umum, pendapatan atau income bisa dibagi menjadi dua jenis yaitu active income dan passive income. Active income merupakan pendapatan yang didapatkan dari aktivitas maupun profesi yang kita tekuni. Contoh active income seperti gaji, atau penghasilan Anda dari berjualan sehari-hari. 

Active Income bisa Anda raih bila Anda melakukan hal-hal tertentu, misalnya seperti bekerja. Bila tidak bekerja Anda tidak mendapatkan penghasilan, atau bila Anda tidak mendapatkan pembeli hari ini Anda tidak mendapatkan penghasilan. Itulah yang dinamakan active income. 

Sementara passive income merupakan pendapatan yang didapatkan dari materi yang kita miliki. Passive Income tersebut datang dengan sendirinya setelah kita menginvestasikan sejumlah uang atau aset. Misalnya, Anda membangun sebuah kontrakan, lalu Anda menyewakannya kepada orang lain. Setiap bulan Anda mendapatkan uang dari kontrakan tersebut, itu disebut sebagai passive income. 

Sebagai seorang pengusaha, Anda dituntut untuk pandai dalam mengatur keuangan. Idealnya, pendapatan perbulan Anda, disisihkan untuk beberapa hal seperti pengeluaran sehari-hari, tabungan dan dana darurat, investasi serta untuk kebaikan atau beramal. Adapaun presentasinya disesuaikan dengan pendapatan Anda perbulannya dan tingkat kebutuhan yang mendesak saat ini. 

Selain tabungan dan dana darurat, Anda juga perlu menginvestasikan pendapatan Anda ke beberapa hal yang bisa mendatangkan Anda passive income baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Berikut ini jenis passive income yang bisa Anda coba untuk menginvestasikan uang Anda agar dapat lebih berkembang. 

Bisnis yang berjalan otomatis

Bisnis yang berjalan secara otomatis ini maksudnya seperti bisnis franchise yang besar dan sudah terbukti omzetnya. Misalnya Alfamart, Indomart, dan beberapa franchise lain yang sudah terbukti omzetnya. Memang, investasi pada bisnis semacam ini memerlukan modal yang besar namun bila Anda memiliki aset sebesar itu, menginvestasikan uang ke bisnis semacam ini bisa jadi mampu mendatangkan profit yang besar. 

Properti

Seperti yang sudah dicontohkan di atas, properti bisa mendatangkan passive income yang cukup besar bagi Anda. Anda bisa mendirikan sebuah kontrakan atau apartemen untuk dikontrakkan. Bisnis passive income dari sektor ini terbilang cukup menggiurkan mengingat harga tanah dan property setiap tahunnya mengalami kenaikan. 

Paper Asset

Passive Income lainnya yang bisa mendatangkan keuntungan besar bagi Anda adalah paper asset berupa saham, surat-surat berharga, atau reksadana. Pada saham, Anda akan mendapatkan keuntungan dari nilai saham yang naik ketika dijual, pembagian dividen setiap beberapa bulan atau tahun sekali, atau pembagian bonus saham. 

Network Selling

Network selling atau yang biasa disebut juga sebagai Multi Level Marketing kehadirannya sudah tak asing lagi di Indonesia. Di Indonesia, kehadiran MLM sering dikonotasikan menjadi sesuatu yang negatif karena banyak kasus penipuan yang sering terjadi. Namun, sebenarnya, Multi Level Marketing sebenarnya merupakan salah satu teknik marketing sah yang sudah dikenal sejak puluhan tahun lalu.  

Melalui bisnis ini sudah terbukti mencetak banyak milyader dengan asetnya yaitu jaringan pelanggan yang tersebar secara luas. Bisnis MLM yang benar adalah bisnis MLM yang tetap memprioritaskan produk sebagai jualan utamanya, bukan bonus tidak jelas yang menimbulkan money game.

Royalti

Royalti merupakan jumlah yang harus dibayarkan untuk penggunaan property seperti hak paten, hak cipta, atau sumber daya. Royalti melingkupi penggunaan hak cipta pada bidang kesustraan, karya ilmiah, desain model, merek dagang atau bentuk kekayaan intelektual lain. Misalnya, bila Anda menulis sebuah buku, itu bisa menjadi passive income bagi Anda karena royalti akan terus Anda terima seiring dengan masih adanya penjualan buku tersebut. 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Kemenkop UKM targetkan 500 koperasi modern pada 2024
Selasa, 13 Juli 2021 - 14:56 WIB
Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Teten Masduki menargetkan kontribusi 5,5 persen terhadap P...
ITB beri pelatihan pemanfatan medsos bagi perajin sulam di Ketapang
Sabtu, 05 Juni 2021 - 15:45 WIB
Institut Teknologi Bandung (ITB) memberi pelatihan pemanfaatan media sosial (medsos) sebagai sarana ...
Klinik bisnis dorong UMKM tingkatkan pengelolaan keuangan saat pandemi
Jumat, 21 Mei 2021 - 07:40 WIB
Klinik Bisnis Revorlin Telaumbanua terus mendorong pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Prov...
Pemerintah daerah diharapkan gandeng UMKM dalam pengadaan barang/jasa
Jumat, 07 Mei 2021 - 19:36 WIB
Pemerintah melalui tim Strategi Nasional Pencegahan Korupsi (Stranas PK) mengharapkan seluruh pemeri...
Banda Aceh buka pendaftaran bantuan modal kerja dari Presiden
Jumat, 26 Maret 2021 - 16:46 WIB
Pemerintah Kota Banda Aceh kembali membuka pendaftaran Bantuan Pelaku Usaha Mikro (BPUM) dari Presid...
Bandarlampung segera gulirkan pinjaman modal tanpa bunga pada UMKM
Jumat, 19 Maret 2021 - 10:00 WIB
Pemerintah Kota Bandarlampung segera menggulirkan program bantuan pinjaman modal tanpa bunga kepada ...
Presiden minta industri jasa keuangan jangan hanya layani `yang besar`
Jumat, 15 Januari 2021 - 21:27 WIB
Presiden Joko Widodo meminta industri jasa keuangan di Indonesia jangan hanya melayani pelaku usaha ...
Pengelola UKM disabilitas butuh dukungan Pemda
Sabtu, 26 Desember 2020 - 19:45 WIB
Pengelola Usaha Kecil Menengah (UKM) disabilitas membutuhkan dukungan modal dari pemerintah daerah (...
Tim Serap Asiprasi minta UU Cipta Kerja permudah pendaftaran UMKM
Jumat, 25 Desember 2020 - 14:05 WIB
Ketua Tim Serap Aspirasi (TSA) Franky Sibarani meminta agar aturan pendaftaran usaha bagi pelaku usa...
Resesi, urgensi stimulasi konsumsi dan kinerja UMKM
Minggu, 08 November 2020 - 12:30 WIB
Stimulasi konsumsi dan kinerja UMKM menjadi pilihan kebijakan yang cukup efektif untuk bertahan di m...
Live Streaming Radio Network