Jumat, 16 November 2018 | 19:47 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Dalam Negeri / Politik

Golkar apresiasi mundurnya Idrus guna jalani proses hukum

Jumat, 24 Agustus 2018 - 21:27 WIB    |    Penulis : Fajar Nugraha    |    Editor : Administrator
Menteri Sosial Idrus Marham di Istana Negara, Jakarta, Jumat (24/8). Sumber foto: https://bit.ly/2wqtWf3
Menteri Sosial Idrus Marham di Istana Negara, Jakarta, Jumat (24/8). Sumber foto: https://bit.ly/2wqtWf3

Elshinta.com - DPP Partai Golkar mengapresiasi keputusan Idrus Marham mundur dari jabatan Menteri Sosial untuk fokus menjalani proses hukum yang menderanya. 

"Apa yang dilakukan Pak Idrus adalah ksatria, gentlemen. Beliau mengakui dalam posisi yang tidak menguntungkan dan menjalani proses hukum yang perlu konsentrasi," ujar Korbid Pemenangan Pemilu Sumatera DPP Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia dalam keterangan tertulis yang diterima Antara di Jakarta, Jumat (24/8). 

Doli menyampaikan keputusan Idrus menunjukkan bahwa ia mementingkan kepentingan negara di atas segalanya. Idrus juga dinilai tidak mau menjadi beban pemerintahan Presiden Jokowi dan Partai Golkar yang berkomitmen terhadap pemberantasan korupsi dan Golkar Bersih. 

"Pak Idrus mengikhlaskan diri untuk mundur. Saya kira langkah yang diambil pak Idrus adalah contoh yang baik dan preseden positif bagi pejabat publik," ungkapnya.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual SDGs | 16 November 2018 - 19:35 WIB

Perkawinan anak bawa dampak buruk terhadap SDGs

Lingkungan | 16 November 2018 - 19:24 WIB

Hadapi musim penghujan, Pemkab Kudus petakan daerah rawan banjir

Megapolitan | 16 November 2018 - 19:13 WIB

YLKI: KAI setengah hati respon pencopotan iklan rokok di stasiun

Kecelakaan | 16 November 2018 - 18:59 WIB

Tim DVI kembali identifikasi tiga korban Lion Air

Aktual Dalam Negeri | 16 November 2018 - 18:37 WIB

PT KAI siapkan 20 kereta tambahan untuk Natal dan Tahun Baru

Elshinta.com - DPP Partai Golkar mengapresiasi keputusan Idrus Marham mundur dari jabatan Menteri Sosial untuk fokus menjalani proses hukum yang menderanya. 

"Apa yang dilakukan Pak Idrus adalah ksatria, gentlemen. Beliau mengakui dalam posisi yang tidak menguntungkan dan menjalani proses hukum yang perlu konsentrasi," ujar Korbid Pemenangan Pemilu Sumatera DPP Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia dalam keterangan tertulis yang diterima Antara di Jakarta, Jumat (24/8). 

Doli menyampaikan keputusan Idrus menunjukkan bahwa ia mementingkan kepentingan negara di atas segalanya. Idrus juga dinilai tidak mau menjadi beban pemerintahan Presiden Jokowi dan Partai Golkar yang berkomitmen terhadap pemberantasan korupsi dan Golkar Bersih. 

"Pak Idrus mengikhlaskan diri untuk mundur. Saya kira langkah yang diambil pak Idrus adalah contoh yang baik dan preseden positif bagi pejabat publik," ungkapnya.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com