Senin, 17 Desember 2018 | 11:02 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Luar Negeri / Afrika

Libya umumkan siaga keamanan setelah serangan mematikan IS

Sabtu, 25 Agustus 2018 - 11:38 WIB    |    Penulis : Angga Kusuma    |    Editor : Administrator
Seorang anggota keamanan memeriksa lokasi serangan bunuh diri di komisi elektoral di Tripoli, Libya. Sumber foto: https://bit.ly/2NdZ4FO
Seorang anggota keamanan memeriksa lokasi serangan bunuh diri di komisi elektoral di Tripoli, Libya. Sumber foto: https://bit.ly/2NdZ4FO

Elshinta.com - Pemerintah Libya, yang didukung PBB, pada Kamis (23/8) mengumumkan kondisi siaga keamanan tinggi, tak lama setelah serangan mematikan petempur IS terhadap satu pos pemeriksa keamanan di Kota Zliten, Libya Barat.

Pemerintah "mengumumkan kondisi siata keamanan dan menaikkan kesiapan maksimum serta kewaspadaan antara semua dinas keamanan", kata Kementerian Dalam Negeri.

Sebagaimana dilaporkan Xinhua --yang dipantai Antara di Jakarta, Jumat malam, kementerian tersebut juga menyeru warga agar "bekerjasama dengan personel keamanan dan melaporkan setiap tindakan mencurigakan atau pelanggaran keamanan".

Pada Kamis pagi, gerilyawan yang memiliki hubungan dengan IS sambilyang naik kendaraan 4X4 menyerang satu pos pemeriksa keamanan di Zliten, sekitar 160 kilometer di sebelah timur Ibu Kota Libya, Tripoli. Tujuh personel keamanan tewas dan dua lagi cedera, kata satu sumber keamanan lokal kepada Xinhua yang dikutip Antara.

Serangan tersebut dilancarkan kurang dari sehari setelah pemimpin IS Abu Bakr Al-Baghdadi dilaporkan mengeluarkan pesan berupa rekaman audio untuk menyeru pendukungnya agar "kembali ke Libya dan mendukung gerilyawan di Libya, Suriah dan Irak". Kementerian Dalam Negeri itu menjamin keamanan antara Kota Zliten dan Al-Khoms terkendali, sementara jalan raya yang menghubungkan kedua kota tersebut akan dibuka kembali segera setelah tindakan keamanan dilakukan.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Hukum | 17 Desember 2018 - 10:33 WIB

Penanganan korupsi proyek pipa di Palopo mandek

Startup | 17 Desember 2018 - 10:15 WIB

Jumlah investor Bareksa tembus 300 ribu

Elshinta.com - Pemerintah Libya, yang didukung PBB, pada Kamis (23/8) mengumumkan kondisi siaga keamanan tinggi, tak lama setelah serangan mematikan petempur IS terhadap satu pos pemeriksa keamanan di Kota Zliten, Libya Barat.

Pemerintah "mengumumkan kondisi siata keamanan dan menaikkan kesiapan maksimum serta kewaspadaan antara semua dinas keamanan", kata Kementerian Dalam Negeri.

Sebagaimana dilaporkan Xinhua --yang dipantai Antara di Jakarta, Jumat malam, kementerian tersebut juga menyeru warga agar "bekerjasama dengan personel keamanan dan melaporkan setiap tindakan mencurigakan atau pelanggaran keamanan".

Pada Kamis pagi, gerilyawan yang memiliki hubungan dengan IS sambilyang naik kendaraan 4X4 menyerang satu pos pemeriksa keamanan di Zliten, sekitar 160 kilometer di sebelah timur Ibu Kota Libya, Tripoli. Tujuh personel keamanan tewas dan dua lagi cedera, kata satu sumber keamanan lokal kepada Xinhua yang dikutip Antara.

Serangan tersebut dilancarkan kurang dari sehari setelah pemimpin IS Abu Bakr Al-Baghdadi dilaporkan mengeluarkan pesan berupa rekaman audio untuk menyeru pendukungnya agar "kembali ke Libya dan mendukung gerilyawan di Libya, Suriah dan Irak". Kementerian Dalam Negeri itu menjamin keamanan antara Kota Zliten dan Al-Khoms terkendali, sementara jalan raya yang menghubungkan kedua kota tersebut akan dibuka kembali segera setelah tindakan keamanan dilakukan.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com