Libya umumkan siaga keamanan setelah serangan mematikan IS
Elshinta
Sabtu, 25 Agustus 2018 - 11:38 WIB |
Libya umumkan siaga keamanan setelah serangan mematikan IS
Seorang anggota keamanan memeriksa lokasi serangan bunuh diri di komisi elektoral di Tripoli, Libya. Sumber foto: https://bit.ly/2NdZ4FO

Elshinta.com - Pemerintah Libya, yang didukung PBB, pada Kamis (23/8) mengumumkan kondisi siaga keamanan tinggi, tak lama setelah serangan mematikan petempur IS terhadap satu pos pemeriksa keamanan di Kota Zliten, Libya Barat.

Pemerintah "mengumumkan kondisi siata keamanan dan menaikkan kesiapan maksimum serta kewaspadaan antara semua dinas keamanan", kata Kementerian Dalam Negeri.

Sebagaimana dilaporkan Xinhua --yang dipantai Antara di Jakarta, Jumat malam, kementerian tersebut juga menyeru warga agar "bekerjasama dengan personel keamanan dan melaporkan setiap tindakan mencurigakan atau pelanggaran keamanan".

Pada Kamis pagi, gerilyawan yang memiliki hubungan dengan IS sambilyang naik kendaraan 4X4 menyerang satu pos pemeriksa keamanan di Zliten, sekitar 160 kilometer di sebelah timur Ibu Kota Libya, Tripoli. Tujuh personel keamanan tewas dan dua lagi cedera, kata satu sumber keamanan lokal kepada Xinhua yang dikutip Antara.

Serangan tersebut dilancarkan kurang dari sehari setelah pemimpin IS Abu Bakr Al-Baghdadi dilaporkan mengeluarkan pesan berupa rekaman audio untuk menyeru pendukungnya agar "kembali ke Libya dan mendukung gerilyawan di Libya, Suriah dan Irak". Kementerian Dalam Negeri itu menjamin keamanan antara Kota Zliten dan Al-Khoms terkendali, sementara jalan raya yang menghubungkan kedua kota tersebut akan dibuka kembali segera setelah tindakan keamanan dilakukan.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Penjaga perdamaian PBB tewas akibat serangan di Republik Afrika Tengah
Selasa, 14 Juli 2020 - 09:49 WIB
Milisi menewaskan salah satu penjaga perdamaian PBB asal Rwanda dan melukai dua personel lainnya dal...
Kelompok bersenjata culik petugas medis di Libya
Kamis, 23 April 2020 - 18:15 WIB
Dua dokter, satu perawat dan satu pembantu administrasi rumah sakit di Kota Sirte, Libya, diculik ol...
Gaji presiden dan menteri Malawi dipotong 10 persen karena corona
Minggu, 05 April 2020 - 16:50 WIB
Presiden dan para menteri anggota kabinet Malawi akan mengalami pemotongan gaji sebesar 10 persen da...
Tekan penularan COVID-19, Aljazair perpanjang jam malam
Minggu, 05 April 2020 - 16:16 WIB
Aljazair mulai Minggu akan memperpanjang aturan jam malam demi menekan penularan COVID-19, kata Perd...
Afrika Selatan konfirmasi penularan lokal COVID-19 pertama
Kamis, 12 Maret 2020 - 19:35 WIB
Afrika Selatan mengonfirmasi laporan kasus pertama penularan lokal virus corona (COVID-19), pada Kam...
Pesawat latih militer Aljazair jatuh, 2 pilot tewas
Selasa, 28 Januari 2020 - 09:10 WIB
Dua pilot militer Aljazair tewas dalam kecelakaan pesawat militer di Provinsi Oum El Bouaghi, Aljaza...
28 orang tewas akibat serangan kamp militer Tripoli
Minggu, 05 Januari 2020 - 10:40 WIB
Sedikitnya 28 orang tewas akibat serangan terhadap kamp militer di ibu kota Libya pada Sabtu sore, m...
Somalia tuduh negara asing di balik ledakan dahsyat Mogadishu
Selasa, 31 Desember 2019 - 16:36 WIB
Somalia menuduh bahwa ada negara asing yang membantu merencanakan ledakan bom pada Sabtu di Mogadish...
Batu jatuh tewaskan empat pekerja tambang emas di Afsel
Senin, 09 Desember 2019 - 07:26 WIB
Empat pekerja tambang tewas dan satu orang lagi menderita cedera berat, setelah sebuah batu terjatuh...
Kapal tenggelam di Mauritania tewaskan hingga 57 migran
Kamis, 05 Desember 2019 - 10:29 WIB
Sebanyak 57 orang tewas setelah kapal yang membawa sekitar 150 migran dari Gambia tenggelam di lepas...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV