Gunung berapi PNG meletus, ribuan warga desa selamatkan diri
Elshinta
Minggu, 26 Agustus 2018 - 07:59 WIB |
Gunung berapi PNG meletus, ribuan warga desa selamatkan diri
Sumber Foto: https://bit.ly/2BNbSBL

Elshinta.com - Gunung berapi pulau di pesisir utara Papua Nugini meletus pada Sabtu pagi, memaksa 2.000 warga desa menyelamatkan diri karena khawatir akan lava yang mengalir, kata Pusat Bencana Nasional.

Pulau Manam, hanya 10 km luasnya, adalah salah satu gunung berapi paling aktif di negara Pasifik itu dan didiami sekitar 9.000 orang.

"Tiga desa berada langsung di aliran lava dan warga harus diungsikan ke tempat aman," kata Martin Mose, direktur Pusat Bencana Nasional PNG, seperti dikutip Antara dari Reuters.

Observatorium Gunung Api Rabaul (RVO) melaporkan letusan itu mulai terjadi pada pukul 6 waktu setempat pada Jumat, mengeluarkan kolom abu 15 km di atas permukaan laut.

Abu yang jatuh begitu berat sehingga pohon-phon patah karena keberatan menahan, demikian RVO dalam buletin informasinya. "Kawasan paling terdampak ialah Baliau dan Kulugama dan jarak pandang sangat terbtas akibat abu yang jatuh, orang-orang menggunakan lampu obor untuk bergerak dari satu tempat ke tempat lain," katanya.

Steve Saunders dari RVO mengatakan erupsi sebesar itu belum pernah terjadi. "Sejauh yang kami ketahui tak ada laporan korban jiwa tapi kami beritahu orang-orang agar menjauh dari lembah karena berisiko lumpur mengalir ... ada abu tebal dan jika hujan deras, kami mengingatkan masyarakat akan ancaman itu," kata dia lewat telefon.

Saunders mengatakan tahap awal erupsi sudah lewat tapi ada lubang baru, yang menandakan akan terjadi kegiatan baru.

Pusat Penasehat Abu Vulkanik Darwin (DVAAC) mengeluarkan peringatan ancaman bagi penerbangan, meminta penerbangan menghindar dari awan, yang berada di atas tingkat jelajah pesawat niaga. 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
IMF revisi proyeksi ekonomi Asia, terkontraksi 1,6 persen tahun ini
Rabu, 01 Juli 2020 - 12:36 WIB
Dana Moneter Internasional (IMF) pada Selasa (30/6) merevisi turun proyeksi ekonomi Asia di tengah m...
Jenazah 33 WNI tertahan di Kuala Lumpur segera diterbangkan
Jumat, 19 Juni 2020 - 14:59 WIB
Sebanyak 33 jenazah Warga Negara Indonesia (WNI) yang tertahan di Kuala Lumpur karena kendala penerb...
Tiongkok laporkan 11 kasus baru COVID-19, tujuh kasus OTG
Sabtu, 13 Juni 2020 - 12:12 WIB
Tiongkok melaporkan 11 kasus baru COVID-19 dan tujuh kasus orang tanpa gejala (OTG) pada 12 Juni, me...
Korut: AS tak punya kedudukan untuk komentari masalah antar-Korea
Kamis, 11 Juni 2020 - 11:26 WIB
Korea Utara pada Kamis (11/6) menyebutkan bahwa Amerika Serikat tidak memiliki posisi untuk mengomen...
Indonesia dan menteri ekonomi ASEAN sepakat hadapi pandemi COVID-19
Jumat, 05 Juni 2020 - 20:27 WIB
Indonesia dan menteri ekonomi negara ASEAN sepakat menghadapi pandemi COVID-19 melalui pertemuan The...
Korsel kembali berlakukan karantina, Dubes RI keluarkan imbauan
Sabtu, 30 Mei 2020 - 13:39 WIB
Setelah otoritas Korea Selatan mengumumkan pemberlakuan kembali langkah-langkah karantina di area Se...
Bar dan restauran di Jepang kembali dibuka pascapelonggaran pembatasan
Rabu, 20 Mei 2020 - 14:11 WIB
Ketika restoran dan bar Jepang perlahan-lahan mulai dibuka kembali pascapelonggaran pembatasan akiba...
Sebagian wilayah Pantai Bondi di Sydney kembali buka
Selasa, 28 April 2020 - 21:11 WIB
Otoritas di Australia membuka sebagian wilayah Pantai Bondi di Sydney, Selasa, setelah tutup beberap...
325 petugas kesehatan di Malaysia positif COVID-19
Jumat, 24 April 2020 - 07:46 WIB
Kementerian Kesehatan Malaysia (KKM) melaporkan hingga Kamis (23/4) terdapat sebanyak 325 petugasnya...
Irak longgarkan `lockdown` menjelang Ramadan
Rabu, 22 April 2020 - 18:57 WIB
Irak pada Selasa (21/4) mengurangi aturan `lockdown` (karantina wilayah) terkait COVID-19 dengan men...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV