Senin, 17 Desember 2018 | 11:01 WIB

Daftar | Login

MacroAd

IPTEK / Sains

Peneliti temukan jenis semut baru di Sumatera

Kamis, 30 Agustus 2018 - 12:55 WIB    |    Penulis : Fajar Nugraha    |    Editor : Administrator
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2PjJ05X
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2PjJ05X

Elshinta.com - Peneliti dari Sumatera Barat yang juga lulusan Universitas Tokyo Metropolis Jepang, Dr Rijal Satria, menemukan jenis semut baru di wilayah Sumatera dengan karakteristik berahang jebak 'Odontomachus minangkabau'.

"Jenis semut ini telah ditemukan sejak tahun 2015 di hutan Sumbar, hanya publikasinya baru sekarang," kata Rijal di Padang, Kamis (30/8) sebagaimana dikutip Antara.

Dia menyebutkan semut berahang jebak atau genus Odontomachus di Sumatera terdapat lima jenis, untuk semut ini secara morfologi terlihat perbedaan dalam hal toraks atau dadanya yang melingkar, sedangkan jenis semut ini toraksnya berbentuk melintang dan ukuran semut ini hanya berkisar dua hingga empat milimeter yang hanya dapat jelas dilihat dengan mikroskop.

Semut ini jenis karnivora dan berperan sebagai predator atau pemangsa di alam khususnya jenis rayap serta kolembola. Habitat semut ini di hutan primer maupun sekunder beriklim tropis dengan kelembaban tinggi seperti di Sumbar pada hutan Lembah Anai, Pinang-Pinang dan Bukit Barisan.

Semut ini, menurut dia masih dapat dikembangkan untuk penelitian lainnya misalnya anatomi, hubungan ekologi, peran bioindikatornya serta manfaat bagi manusia, terlebih untuk antibiotik melalui ekstraksi kelenjar metaplural pada semut. Sebab, bisa saja, kata dia, jenis Odontomachus minangkabau memiliki manfaat yang besar bagi manusia semisal antibiotik tersebut, bergantung pada kelanjutan penelitian tersebut.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Hukum | 17 Desember 2018 - 10:33 WIB

Penanganan korupsi proyek pipa di Palopo mandek

Startup | 17 Desember 2018 - 10:15 WIB

Jumlah investor Bareksa tembus 300 ribu

Elshinta.com - Peneliti dari Sumatera Barat yang juga lulusan Universitas Tokyo Metropolis Jepang, Dr Rijal Satria, menemukan jenis semut baru di wilayah Sumatera dengan karakteristik berahang jebak 'Odontomachus minangkabau'.

"Jenis semut ini telah ditemukan sejak tahun 2015 di hutan Sumbar, hanya publikasinya baru sekarang," kata Rijal di Padang, Kamis (30/8) sebagaimana dikutip Antara.

Dia menyebutkan semut berahang jebak atau genus Odontomachus di Sumatera terdapat lima jenis, untuk semut ini secara morfologi terlihat perbedaan dalam hal toraks atau dadanya yang melingkar, sedangkan jenis semut ini toraksnya berbentuk melintang dan ukuran semut ini hanya berkisar dua hingga empat milimeter yang hanya dapat jelas dilihat dengan mikroskop.

Semut ini jenis karnivora dan berperan sebagai predator atau pemangsa di alam khususnya jenis rayap serta kolembola. Habitat semut ini di hutan primer maupun sekunder beriklim tropis dengan kelembaban tinggi seperti di Sumbar pada hutan Lembah Anai, Pinang-Pinang dan Bukit Barisan.

Semut ini, menurut dia masih dapat dikembangkan untuk penelitian lainnya misalnya anatomi, hubungan ekologi, peran bioindikatornya serta manfaat bagi manusia, terlebih untuk antibiotik melalui ekstraksi kelenjar metaplural pada semut. Sebab, bisa saja, kata dia, jenis Odontomachus minangkabau memiliki manfaat yang besar bagi manusia semisal antibiotik tersebut, bergantung pada kelanjutan penelitian tersebut.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com