Jaksa Agung mundur tangani kasus Najib Razak
Elshinta
Sabtu, 01 September 2018 - 06:57 WIB | Penulis : Andi Juandi | Editor : Administrator
Jaksa Agung mundur tangani kasus Najib Razak
Jaksa Agung Malaysia Tommy Thomas. Sumber Foto: https://bit.ly/2CcVdYe

Elshinta.com - Jaksa Agung Malaysia Tommy Thomas mengundurkan diri dari ketua jaksa dalam menangani kasus mantan Perdana Menteri Malaysia Najib Razak terkait skandal 1MDB.

Dalam pernyataannya kepada media di Kuala Lumpur, Jumat (31/8), pihaknya telah melantik Datuk Sulaiman Abdullah mengetuai pendakwaan dalam kasus jaksa melawan bekas Perdana Menteri Najib Razak.

Tommy menyatakan dirinya tidak boleh menggabungkan semua komitmen tugas sebagai pengacara negara dan dalam masa yang mengendalikan perbicaraan kasus melawan Najib yang ditetapkan mulai 12 Februari 2019 dan berakhir 29 Maret 2019.

Menurut dia, pembicaraan yang penting dan rumit seperti kasus tersebut memerlukan perhatian penuh bukan saat pembicaraan saja tetapi dalam bulan-bulan sebelum dan setelah pembicaraan.

"Tuntuan perkara-perkara yang segera dan mendesak ini tidak memberikan saya waktu mencukupi untuk berkonsentrasi penuh perhatian atas pendakwaan ini (pendakwaan terhadap Najib)," katanya, seperti dikutip Antara.

Dia mengatakan dengan menggunakan kebijaksanaan di bawah Undang-Undang 379 Hukum Acara Pidana pihaknya melantik Datuk Sulaiman Abdullah untuk mengetuai pihak pendakwaan dalam kasus jaksa melawan Najib Razak.

Tommy turut melantik Datuk Seri Gopal Sri Ram sebagai Wakil Jaksa Senior yang akan memimpin keseluruhan proses mengkaji dokumen penyelidikan sebelum menyediakan surat dakwaan dan mendakwa mereka yang tertuduh.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
IMF revisi proyeksi ekonomi Asia, terkontraksi 1,6 persen tahun ini
Rabu, 01 Juli 2020 - 12:36 WIB
Dana Moneter Internasional (IMF) pada Selasa (30/6) merevisi turun proyeksi ekonomi Asia di tengah m...
Jenazah 33 WNI tertahan di Kuala Lumpur segera diterbangkan
Jumat, 19 Juni 2020 - 14:59 WIB
Sebanyak 33 jenazah Warga Negara Indonesia (WNI) yang tertahan di Kuala Lumpur karena kendala penerb...
Tiongkok laporkan 11 kasus baru COVID-19, tujuh kasus OTG
Sabtu, 13 Juni 2020 - 12:12 WIB
Tiongkok melaporkan 11 kasus baru COVID-19 dan tujuh kasus orang tanpa gejala (OTG) pada 12 Juni, me...
Korut: AS tak punya kedudukan untuk komentari masalah antar-Korea
Kamis, 11 Juni 2020 - 11:26 WIB
Korea Utara pada Kamis (11/6) menyebutkan bahwa Amerika Serikat tidak memiliki posisi untuk mengomen...
Indonesia dan menteri ekonomi ASEAN sepakat hadapi pandemi COVID-19
Jumat, 05 Juni 2020 - 20:27 WIB
Indonesia dan menteri ekonomi negara ASEAN sepakat menghadapi pandemi COVID-19 melalui pertemuan The...
Korsel kembali berlakukan karantina, Dubes RI keluarkan imbauan
Sabtu, 30 Mei 2020 - 13:39 WIB
Setelah otoritas Korea Selatan mengumumkan pemberlakuan kembali langkah-langkah karantina di area Se...
Bar dan restauran di Jepang kembali dibuka pascapelonggaran pembatasan
Rabu, 20 Mei 2020 - 14:11 WIB
Ketika restoran dan bar Jepang perlahan-lahan mulai dibuka kembali pascapelonggaran pembatasan akiba...
Sebagian wilayah Pantai Bondi di Sydney kembali buka
Selasa, 28 April 2020 - 21:11 WIB
Otoritas di Australia membuka sebagian wilayah Pantai Bondi di Sydney, Selasa, setelah tutup beberap...
325 petugas kesehatan di Malaysia positif COVID-19
Jumat, 24 April 2020 - 07:46 WIB
Kementerian Kesehatan Malaysia (KKM) melaporkan hingga Kamis (23/4) terdapat sebanyak 325 petugasnya...
Irak longgarkan `lockdown` menjelang Ramadan
Rabu, 22 April 2020 - 18:57 WIB
Irak pada Selasa (21/4) mengurangi aturan `lockdown` (karantina wilayah) terkait COVID-19 dengan men...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV