Polisi cari dua perempuan WNI saksi pembunuhan Kim Jong-nam
Elshinta
Sabtu, 01 September 2018 - 10:47 WIB |
Polisi cari dua perempuan WNI saksi pembunuhan Kim Jong-nam
Sumber Foto: https://bit.ly/2LKhb4s

Elshinta.com - Polisi Malaysia sedang mencari dua perempuan WNI sebagai saksi perbicaraan kasus pembunuhan kakak pemimpin Korea Utara, Kim Chol atau Kim Jong-nam.

"Kedua wanita itu diperlukan untuk menghadiri perbicaraan di Mahkamah Tinggi Shah Alam," ujar Kepala Kantor Investigasi Kriminal Polisi Daerah Selangor, Senior Asisten Komisioner Fadzil Ahmat, di Kuala Lumpur, Sabtu (1/9).

Kedua perempuan WNI itu dikenali sebagai Raisa Rinda Salma (24), pemegang paspor nomor B2421541, dan Dessy Meyrisinta (33), pemegang paspor nomer B0464727. "Kami sejauh ini tidak dapat menghubungi kedua saksi itu," katanya.

Mengutip dari Antara, sehubungan hal tersebut dia meminta masyarakat yang mempunyai semua informasi mengenai individu tersebut diminta menghubungi Pegawai Penyidik Senior, Asisten Superintendan Wan Azirul Nizam, di telepon 017-655 6575 dari Bagian Penyidikan Kriminal Sepang atau kantor polisi manapun.

Pada 16 Agustus lalu warga Indonesia, Siti Aishah dan warga Vietnam, Doan Thi Huong, dipanggil membela diri oleh Mahkamah Tinggi atas pertuduhan membunuh Kim Jong-nam.

Hakim Azmi Ariffin membuat keputusan setelah mahkamah mendapati pihak pendakwaan berhasil membuktikan kasus prima facie di akhir kasus pendakwaan.

Di dalam sidang di pengadilan kedua-dua tertuduh memilih untuk memberikan keterangan secara bersumpah di tempat tertuduh.

Aisyah (26) dan Doan (29) didakwa bersama empat lagi yang masih bebas membunuh Kim Chol (45), di Balai Keberangkatan Lapangan Terbang Internasional Kuala Lumpur 2, pada 09.00 pagi, 13 Februari 2017.

Sebanyak 34 saksi pendakwaan sepanjang 39 hari persidangan di Mahkamah Tinggi telah dilakukan sejak 2 Oktober tahun lalu.

Sepanjang persidangan sebanyak 236 bahan bukti dikemukakan kepada mahkamah termasuk pakaian yang dipakai ketika hari kejadian milik kedua-dua tertuduh dan korban serta CCTV ketika kejadian.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
IMF revisi proyeksi ekonomi Asia, terkontraksi 1,6 persen tahun ini
Rabu, 01 Juli 2020 - 12:36 WIB
Dana Moneter Internasional (IMF) pada Selasa (30/6) merevisi turun proyeksi ekonomi Asia di tengah m...
Jenazah 33 WNI tertahan di Kuala Lumpur segera diterbangkan
Jumat, 19 Juni 2020 - 14:59 WIB
Sebanyak 33 jenazah Warga Negara Indonesia (WNI) yang tertahan di Kuala Lumpur karena kendala penerb...
Tiongkok laporkan 11 kasus baru COVID-19, tujuh kasus OTG
Sabtu, 13 Juni 2020 - 12:12 WIB
Tiongkok melaporkan 11 kasus baru COVID-19 dan tujuh kasus orang tanpa gejala (OTG) pada 12 Juni, me...
Korut: AS tak punya kedudukan untuk komentari masalah antar-Korea
Kamis, 11 Juni 2020 - 11:26 WIB
Korea Utara pada Kamis (11/6) menyebutkan bahwa Amerika Serikat tidak memiliki posisi untuk mengomen...
Indonesia dan menteri ekonomi ASEAN sepakat hadapi pandemi COVID-19
Jumat, 05 Juni 2020 - 20:27 WIB
Indonesia dan menteri ekonomi negara ASEAN sepakat menghadapi pandemi COVID-19 melalui pertemuan The...
Korsel kembali berlakukan karantina, Dubes RI keluarkan imbauan
Sabtu, 30 Mei 2020 - 13:39 WIB
Setelah otoritas Korea Selatan mengumumkan pemberlakuan kembali langkah-langkah karantina di area Se...
Bar dan restauran di Jepang kembali dibuka pascapelonggaran pembatasan
Rabu, 20 Mei 2020 - 14:11 WIB
Ketika restoran dan bar Jepang perlahan-lahan mulai dibuka kembali pascapelonggaran pembatasan akiba...
Sebagian wilayah Pantai Bondi di Sydney kembali buka
Selasa, 28 April 2020 - 21:11 WIB
Otoritas di Australia membuka sebagian wilayah Pantai Bondi di Sydney, Selasa, setelah tutup beberap...
325 petugas kesehatan di Malaysia positif COVID-19
Jumat, 24 April 2020 - 07:46 WIB
Kementerian Kesehatan Malaysia (KKM) melaporkan hingga Kamis (23/4) terdapat sebanyak 325 petugasnya...
Irak longgarkan `lockdown` menjelang Ramadan
Rabu, 22 April 2020 - 18:57 WIB
Irak pada Selasa (21/4) mengurangi aturan `lockdown` (karantina wilayah) terkait COVID-19 dengan men...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV