Tips ajarkan pendidikan seksual sesuai usia
Elshinta
Selasa, 04 September 2018 - 18:17 WIB | Penulis : Andi Juandi | Editor : Administrator
Tips ajarkan pendidikan seksual sesuai usia
Ilustrasi. Sumber Foto: https://bit.ly/2ChZTfM

Elshinta.com - Psikolog klinis sekaligus dosen psikologi di Unika Atma Jaya, Inez Kristanti, M.Psi., menekankan pentingnya pemberian edukasi seksual pada anak dan remaja sesuai usia mereka. 

Berikut ini rinciannya:

 

  • Usia 3-5 tahun

Inez menyarankan, pada rentang usia ini anak perlu tahu mengenai bagian-bagian tubuh yang privat. Mana yang privat untuk si anak, mana yang tidak boleh disentuh orang lain. Atau selain orangtua, tidak boleh diperlihatkan ke orang lain. 

"3-5 tahun fokus ke bagian-bagian tubuh," ujar dia di Jakarta, Selasa (4/9).

 

  • Usia 6 tahun hingga memasuki pubertas

Usia 6 tahun ke atas atau usia sekolah dasar menjelang pubertas (sekitar usia 11-12 tahun), bisa siapkan dia ke masa pubertas. Di situ biasanya mulai ada ketertarikan pada lawan jenis. 

"Kita perlu fasilitasi apa yang perlu dilakukan kalau ada ketertarikan pada lawan jenis. Kemudian kalau ada yang menunjukkan ketertarikan pada dia, dia harus berperilaku seperti apa," papar Inez. 

Selain itu ajarkan juga peran laki-laki dan peran perempuan. 

 

  • Masa pubertas, usia saat di sekolah menengah pertama hingga menengah atas 

Pada masa pubertas, ajarkan dia mempersiapkan dirinya kalau perempuan menstruasi, kalau laki-laki mimpi basah. Apa saja perubahan yang akan dia hadapi pada masa itu, semisal menstruasi itu apa atau saat mimpi basah apa yang terjadi. 

"Mereka akan kaget kalau tiba-tiba berdarah. Kadang-kadang orangtua malu untuk membicarakan ini. Keluar dari mana darahnya, saat mimpi basah yang terjadi apa? Ejakulasi. Sebaiknya diajarkan orangtua yang jenis kelaminnya sama. Ibu menjelaskan pada anak perempuan dan ayah pada anak laki-laki," papar Inez, seperti dikutip Antara.

Ingatlah, ketika sudah pubertas, organ reproduksi perempuan sudah siap dibuahi. Jangan lupa, pada saat itu, sudah ada dorongan seksual. Ini yang orangtua seringkali abaikan.

"Bagaimana cara menyikapi dorongan secara sehat? Ketika mulai membicarakan masalah seksualitas pada anak komunikasi orangtua dan anak harus bagus dulu. Supaya anak terbuka pada orangtuanya," tutur Inez. 

 

  • Usia dewasa muda (20-29 tahun)

Dewasa muda, tinggal melanjutkan. Banyak yang usia 23-24 tahun tetapi pengetahuan seksualnya berada di level remaja, karena saat remaja mereka tak mendapatkannya. Menurut Inez, untuk kasus seperti ini tidak ada kata terlambat untuk mendapatkan edukasi. 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Lima cara mencegah keputihan saat perjalanan mudik
Rabu, 29 Mei 2019 - 13:46 WIB
Elshinta.com - Keputihan menjadi salah satu masalah kesehatan yang umum dialami para wanita saa...
Makanan ini perlu wanita konsumsi saat menstruasi
Rabu, 29 Mei 2019 - 09:05 WIB
Elshinta.com - Para wanita mengalami siklus menstruasi setiap bulan dan kehilangan 20 hingga 80...
Dokter kandungan tunggu kepastian pemerintah terkait aborsi aman
Selasa, 16 April 2019 - 20:35 WIB
Elshinta.com - Anggota Kelompok Kerja Kesehatan Reproduksi Pengurus Besar Perhimpunan Obst...
Pemerintah siapkan layanan aborsi aman yang sesuai aturan
Selasa, 19 Februari 2019 - 15:59 WIB
Elshinta.com -Direktur Jenderal Kesehatan Masyarakat Kementerian Kesehatan Kirana Pritasari men...
Ini dia waktu yang tepat untuk kehamilan selanjutnya
Rabu, 31 Oktober 2018 - 09:50 WIB
Elshinta.com - Penelitian terbaru yang dipublikasikan di The Journal of the American Medic...
Tingkatkan kenyamanan pengguna, DPR segera usulkan kondom beraroma
Minggu, 16 September 2018 - 16:53 WIB
Elshinta.com - DPR RI Komisi IX akan segera menggelar rapat kerja dengan Kepala Badan Kepe...
Tips ajarkan pendidikan seksual sesuai usia
Selasa, 04 September 2018 - 18:17 WIB
Elshinta.com - Psikolog klinis sekaligus dosen psikologi di Unika Atma Jaya, Inez Kristant...
Risiko jika perempuan tak gunakan tisu di toilet
Sabtu, 04 Agustus 2018 - 19:45 WIB
Elshinta.com - Tidak semua toilet umum menyediakan tisu, ada kalanya kita terpaksa tidak m...
Hubungan antara makanan dan menopasue lebih cepat
Sabtu, 05 Mei 2018 - 03:19 WIB
Elshinta.com - Sebuah studi dalam Journal of Epidemiology & Community Health menemukan...
CSR Pertamina gelar pendidikan kesehatan reproduksi untuk anak usia dini
Jumat, 06 April 2018 - 16:55 WIB
Elshinta.com - Sebagai wujud kepedulian terhadap tingkat kesehatan anak usia dini di Indon...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)
Elshinta
Elshinta_smg