Senin, 17 Desember 2018 | 11:02 WIB

Daftar | Login

MacroAd

IPTEK / Otomotif

Menperin: Kebutuhan mobil bisa dipenuhi produsen dalam negeri

Rabu, 05 September 2018 - 13:50 WIB    |    Penulis : Fajar Nugraha    |    Editor : Sigit Kurniawan
Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto. Sumber foto: https://bit.ly/2wKnLT5
Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto. Sumber foto: https://bit.ly/2wKnLT5

Elshinta.com - Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto meyakinkan bahwa industri otomotif nasional mampu memenuhi kebutuhan kendaraan di dalam negeri karena kapasitas produksinya mencapai dua juta unit per tahun.

“Kami akan batasi impor mobil di atas 3.000 cc. Sekarang, artinya produksi nasional sendiri kapasitasnya bisa mencapai dua juta unit, jadi sebetulnya kebutuhan mobil dalam negeri bisa dipenuhi produsen otomotif dalam negeri,” kata Airlangga usai menghadiri seremoni ekspor satu juta unit oleh PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) di Jakarta, Rabu (5/9).

Menurut Airlangga, ekspor yang dilakukan TMMIN menjadi salah satu bukti bahwa industri otomotif nasional semakin kuat, di mana sejak 2015 hingga 2017, nilai investasi Toyota Group telah mencapai Rp20 triliun.

Dengan investasi tersebut, PT TMMIN terus meningkatkan kapasitas produksinya dan sampai saat ini telah mencapai 250 ribu unit kendaraan, 411 ribu unit mesin, dan 12.000 ton besi cor.

“Aktivitas produksi TMMIN telah menyerap total jumlah tenaga kerja sampai dengan akhir Mei 2018 sebanyak 8,425 karyawan. Hal ini tentunya merupakan sebuah capaian yang membanggakan bagi industri otomotif nasional maupun kita semua,” ungkapnya, demikian Antara.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Hukum | 17 Desember 2018 - 10:33 WIB

Penanganan korupsi proyek pipa di Palopo mandek

Startup | 17 Desember 2018 - 10:15 WIB

Jumlah investor Bareksa tembus 300 ribu

Elshinta.com - Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto meyakinkan bahwa industri otomotif nasional mampu memenuhi kebutuhan kendaraan di dalam negeri karena kapasitas produksinya mencapai dua juta unit per tahun.

“Kami akan batasi impor mobil di atas 3.000 cc. Sekarang, artinya produksi nasional sendiri kapasitasnya bisa mencapai dua juta unit, jadi sebetulnya kebutuhan mobil dalam negeri bisa dipenuhi produsen otomotif dalam negeri,” kata Airlangga usai menghadiri seremoni ekspor satu juta unit oleh PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) di Jakarta, Rabu (5/9).

Menurut Airlangga, ekspor yang dilakukan TMMIN menjadi salah satu bukti bahwa industri otomotif nasional semakin kuat, di mana sejak 2015 hingga 2017, nilai investasi Toyota Group telah mencapai Rp20 triliun.

Dengan investasi tersebut, PT TMMIN terus meningkatkan kapasitas produksinya dan sampai saat ini telah mencapai 250 ribu unit kendaraan, 411 ribu unit mesin, dan 12.000 ton besi cor.

“Aktivitas produksi TMMIN telah menyerap total jumlah tenaga kerja sampai dengan akhir Mei 2018 sebanyak 8,425 karyawan. Hal ini tentunya merupakan sebuah capaian yang membanggakan bagi industri otomotif nasional maupun kita semua,” ungkapnya, demikian Antara.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com