Kuburan massal dengan 166 mayat ditemukan di Meksiko
Elshinta
Sabtu, 08 September 2018 - 07:35 WIB |
Kuburan massal dengan 166 mayat ditemukan di Meksiko
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2JVZN0L

Elshinta.com - Sebanyak 166 mayat ditemukan di kuburan massal di negara bagian Veracruz, Meksiko, demikian keterangan kejaksaan setempat pada Kamis.

Veracruz terkenal karena tingginya tingkat kejahatan dan merupakan rute penting bagi para gang narkoba yang ingin memindahkan barang terlarang mereka ke perbatasan Amerika Serikat.

Jaksa agung Veracruz, Jorge Winckler mengatakan bahwa pihaknya menemukan mayat-mayat tersebut di 32 kuburan di kawasan tengah negara bagian tersebut. Pihak kejaksaan mengaku memperoleh petunjuk dari seorang informan rahasia pada 8 Agustus lalu.

"Setelah 30 hari bekerja, jenazah sebanyak sedikitnya 166 orang telah ditemukan. Ini adalah jumlah minimal berdasarkan indentifikasi terhadap kerangka tengkorak di 32 lokasi berbeda," kata Winckler dalam sebuah konferensi pers yang dikutip Antara dari Reuters.

Tingkat kejahatan di Veracruz naik tajam saat negara bagian itu dipimpin oleh Javier Duarte sampai 2016 lalu.

Saat ini Duarte mendekam dalam penjara untuk menunggu pengadilan atas dugaan keterlibatan dengan kejahatan terorganisir. Dia juga diduga menggelapkan jutaan dolar AS saat berkuasa.

Sementara itu, Winckler tidak mengungkap secara rinci lokasi penemuan kuburan massal untuk melindungi keselamatan para petugas yang masih bekerja di sana. "Selain mayat manusia, kami juga menemukan lebih dari 200 pakaian, 114 barang yang bisa digunakan untuk identifikasi, dan juga aksesoris lain," kata dia. "Analisis terhadap mayat-mayat itu mengindikasikan bahwa para korban sudah tewas sejak dua tahun lalu," kata Winckler.

Winckler meminta para warga yang keluarganya hilang untuk segera melapor agar dilakukan tes DNA, sehingga bisa diketahui identitas pada korban.

Sebelumnya pada Maret 2017 lalu, pihak kejaksaan juga sempat menemukan lebih dari 250 tengkorak di sejumlah kuburan massal Veracruz.

Pada tahun lalu, jumlah pembunuhan di Meksiko mencapai lebih dari 30.000 kasus, atau yang tertinggi sejak tahun 1997.  Beberapa pihak menyebut gang-gang narkoba kecil yang terpecah akibat perang dengan pasukan militer pemerintah kini semakin ganas dalam persaingan memperebutkan pasar.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Saham Hong Kong berbalik turun dengan Indeks HSI tergerus 0,05 persen
Kamis, 13 Agustus 2020 - 17:45 WIB
Saham-saham Hong Kong ditutup lebih rendah pada perdagangan Kamis, berbalik dari keuntungan dua hari...
Harga minyak terangkat lebih dari dua persen 
Kamis, 13 Agustus 2020 - 08:32 WIB
Harga minyak mentah global terangkat lebih dari dua persen pada akhir perdagangan Rabu (Kamis pagi W...
Emas `rebound` setelah anjlok saat kekhawatiran perlambatan berlanjut
Kamis, 13 Agustus 2020 - 08:08 WIB
Harga emas merangkak naik pada akhir perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB), setelah kemarin mencatat pen...
Gelombang pertama vaksin COVID-19 Rusia akan diberikan ke petugas medis dalam dua pekan
Kamis, 13 Agustus 2020 - 07:54 WIB
Rusia menyatakan gelombang pertama vaksin COVID-19 akan siap untuk beberapa petugas medis dalam dua ...
Petugas medis Rusia dapat suntikan vaksin COVID-19 dalam dua pekan
Rabu, 12 Agustus 2020 - 20:45 WIB
Rusia menyatakan gelombang pertama vaksin COVID-19 akan siap untuk beberapa petugas medis dalam dua ...
AS teken kontrak pembelian vaksin COVID-19 Moderna senilai Rp22 triliun
Rabu, 12 Agustus 2020 - 10:34 WIB
Amerika Serikat meneken kontrak senilai 1,5 miliar dolar AS (sekitar Rp22 triliun) dengan produsen o...
WHO dinilai minim informasi untuk evaluasi vaksin COVID-19 Rusia
Rabu, 12 Agustus 2020 - 08:10 WIB
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) minim informasi mengenai vaksin COVID-19 buatan Rusia untuk melakuk...
Virus corona ditemukan pada makanan laut beku di Tiongkok
Rabu, 12 Agustus 2020 - 07:45 WIB
Otoritas di Tiongkok menemukan virus corona pada kemasan makanan laut beku impor yang tiba dari kota...
Rusia namai vaksin baru COVID-19 `Sputnik V`
Selasa, 11 Agustus 2020 - 21:25 WIB
Rusia menamai vaksin COVID-19 pertamanya `Sputnik V` untuk pasar asing, yang mengacu pada satelit pe...
Rusia jadi negara pertama yang setujui vaksin COVID-19
Selasa, 11 Agustus 2020 - 19:55 WIB
Presiden Vladimir Putin mengumumkan bahwa Rusia menjadi negara pertama di dunia yang menyetujui vaks...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)