Senin, 17 Desember 2018 | 11:05 WIB

Daftar | Login

MacroAd

IPTEK / Gadget

Ini alasan Xiaomi berikan ponsel harga terjangkau

Sabtu, 08 September 2018 - 13:38 WIB    |    Penulis : Angga Kusuma    |    Editor : Administrator
Xiaomi Redmi 6A dan Redmi 6 resmi diluncurkan di Jakarta, Selasa (4/9). Sumber foto: https://bit.ly/2M8M6I2
Xiaomi Redmi 6A dan Redmi 6 resmi diluncurkan di Jakarta, Selasa (4/9). Sumber foto: https://bit.ly/2M8M6I2

Elshinta.com - Xiaomi terkenal karena selalu menjual ponsel yang memiliki spesifikasi cukup tinggi dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan dengan kompetitor dengan spesifikasi yang sama.

Xiaomi menjadi salah satu ponsel yang populer di India, apalagi negara tersebut juga merupakan salah satu pasar ponsel besar di dunia karena jumlah penduduknya dan adopsi teknologi.

Direktur Xiaomi di India, Mau Kumar Jain menyatakan, tidak akan menjual ponsel seharga 699 dolar (setara Rp10,413 juta) atau lebih tinggi dari itu. Alasannya, menurut dia, belum ada teknologi di ponsel pintar yang "layak" untuk dijual di atas harga tersebut.

Direksi Xiaomi, seperti dikutip Antara dari laman Phone Arena, Jumat, membatasi margin keuntungan dari perangkat lunak sebesar 5 persen, harga perangkat Xiaomi bisa jadi lebih dari angka tersebut jika harga komponen naik atau jika ada teknologi yang lebib canggih.

Xiaomi umumnya selalu memakai chipset Snapdragon buatan Qualcomm, terutama untuk kelas flagship. Ponsel flagship dari Xiaomi diimbangi dengan baterai berkapasitas besar juga.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Hukum | 17 Desember 2018 - 10:33 WIB

Penanganan korupsi proyek pipa di Palopo mandek

Startup | 17 Desember 2018 - 10:15 WIB

Jumlah investor Bareksa tembus 300 ribu

Elshinta.com - Xiaomi terkenal karena selalu menjual ponsel yang memiliki spesifikasi cukup tinggi dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan dengan kompetitor dengan spesifikasi yang sama.

Xiaomi menjadi salah satu ponsel yang populer di India, apalagi negara tersebut juga merupakan salah satu pasar ponsel besar di dunia karena jumlah penduduknya dan adopsi teknologi.

Direktur Xiaomi di India, Mau Kumar Jain menyatakan, tidak akan menjual ponsel seharga 699 dolar (setara Rp10,413 juta) atau lebih tinggi dari itu. Alasannya, menurut dia, belum ada teknologi di ponsel pintar yang "layak" untuk dijual di atas harga tersebut.

Direksi Xiaomi, seperti dikutip Antara dari laman Phone Arena, Jumat, membatasi margin keuntungan dari perangkat lunak sebesar 5 persen, harga perangkat Xiaomi bisa jadi lebih dari angka tersebut jika harga komponen naik atau jika ada teknologi yang lebib canggih.

Xiaomi umumnya selalu memakai chipset Snapdragon buatan Qualcomm, terutama untuk kelas flagship. Ponsel flagship dari Xiaomi diimbangi dengan baterai berkapasitas besar juga.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com