Rabu, 26 September 2018 | 03:03 WIB

Daftar | Login

kuping kiri paragames kuping kanan paragames
emajels

Dalam Negeri / Aktual Dalam Negeri

BPK: Pengelola keuangan Kemhan terus membaik

Senin, 10 September 2018 - 21:57 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Sigit Kurniawan
Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu didampingi Anggota I Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, Agung Firman Sampurna. Sumber Foto: https://bit.ly/2Obuw7O
Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu didampingi Anggota I Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, Agung Firman Sampurna. Sumber Foto: https://bit.ly/2Obuw7O

Elshinta.com - Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menilai pengelolaan keuangan negara oleh Kementerian Pertahanan selama empat bulan terakhir di tahun 2018  menunjukan komitmen dan kinerja terus membaik. 

"Selama 3-4 bukan terakhir ini, Kemhan sudah menunjukan upayanya yang sangat baik dan kami memberikan apresisasi hari ini. Kami harap upaya tersebut dilanjutkan," kata Anggota I BPK Agung Firman Sampurna usai melakukan pertemuan dengan Menhan Ryamizard Ryacudu, di Kantor BPK RI, Gatot Soebroto, Jakarta Pusat, Senin (10/9).

BPK sengaja mengundang Menhan Ryamizard Ryacudu yang membahas tentang peningkatan akuntabilitas dan pengelolaan, tanggung jawab dan keuangan negara di Kemhan. 

"Ini kemajuan luar biasa kami juga mengatakan tadi kepada pak menhan. BPK siap mendukung tidak saja dalam konteks menjaga akuntabilitas pengelolaaan keuangaan negara tapi mendukung kinerja karena harus dipahami bahwa operasi tiu dua, ada operasi militer perang dan operasi militer selain perang," ucap Agung, seperti dikutip Antara.

Oleh karena itu BPK melihat bagaimana agar seluruh tugas pokok dan fungsi dari Kementerian Pertahanan dapat dilaksanakan dengan baik tetapi governance sistem tetap dijaga. 

"Kemhan tidak saja baik tapi menjadi terbaik dan menjadi rolle model atau percontohan pengelolaan keuangan negara. Insya Allah perbaikan sistemik yang akan membuat pengelolaan dan tanggungjawab  keuangan negara di Kemhan tidak saja menjadi baik tapi mudah-mudahan ke depan menjadi yang terbaik diantara Kementerian/Lembaga Negara lainnya," paparnya. 

Sementara itu, Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu mengaku telah membahas soal keuangan negara di Kemhan. Dia menyebut alokasi keuangan negara terbesar berada di kementerian yang dipimpinnya. "Memang kebetulan keuangan negara terbesar di Kemhan. Itu untuk apa? Itu uang rakyat, sudah ada alamatnya. Nah ini jelas ada untuk beli tank. Nah ini harus jelas, jadi BPK memeriksanya enak. Kita juga sudah memberikan jalan yang enak ke BPK," ujarnya. 

Laporan keuangan Kemenhan sebelumnya mendapatkan opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP). Ryamizard pun mengaku telah buka-bukaan ke BPK. "Yang jelas adalah hati ini harus telanjang, benar-benar bersih karena yang kita lakukan itu baik Kemenhan (atau) BPK itu uang negara harus kita pertanggungjawabkan," ujar Ryamizard.

Mantan Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) ini berharap ke depan tidak ada lagi pengelolaan keuangan negara Kemhan mendapatkan WDP dengan catatan. "Tentunya akan lebih baik lagi. Saya berterima kasih BPK. Ini akan menjadi contoh pengelolaan keuangan negara bagi kementerian/lembaga lainnya," ucap Ryamizard.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Pembangunan | 25 September 2018 - 22:27 WIB

Pembangunan infrastruktur dorong pengembangan pariwisata Indonesia

Megapolitan | 25 September 2018 - 22:17 WIB

Kemnaker gagalkan pengiriman 20 pekerja migran Indonesia ilegal

Aktual Sepakbola | 25 September 2018 - 21:39 WIB

Timnas U-19 Indonesia menyerah dari China 0-3

Aktual Dalam Negeri | 25 September 2018 - 21:29 WIB

Wapres hadiri pembukaan Sidang Umum ke-73 PBB

Politik | 25 September 2018 - 21:14 WIB

TKN Jokowi-Ma'ruf: Presiden komitmen tidak langgar PKPU

Aktual Olahraga | 25 September 2018 - 20:56 WIB

Indonesia incar dua medali emas tenis meja Asian Para Games 2018

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Selasa, 25 September 2018 - 21:29 WIB

Wapres hadiri pembukaan Sidang Umum ke-73 PBB

Selasa, 25 September 2018 - 21:14 WIB

TKN Jokowi-Ma'ruf: Presiden komitmen tidak langgar PKPU

Selasa, 25 September 2018 - 20:45 WIB

Bupati Lumajang siap berantas pungli

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com