Minggu, 18 November 2018 | 09:40 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Peristiwa / Bencana Alam

Hutan Gunung Sumbing Temanggung terbakar

Selasa, 11 September 2018 - 06:49 WIB    |    Penulis : Angga Kusuma    |    Editor : Administrator
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2oUoxcy
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2oUoxcy

Elshinta.com - Kawasan hutan Gunung Sumbing di Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, terbakar pada Senin (10/9) petang, kata pelaksana tugas Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Temanggung, Gito Walngadi.

"Sekitar pukul 18.15 WIB terlihat adanya titik api di kawasan hutan Gunung Sumbing," katanya di Temanggung, Senin (10/9) malam.

Ia menuturkan kebakaran terjadi di petak 20 Resor Pemangku Hutan (RPH) Kecepit, Bagian Kesatuan Pemangku Hutan (BKPH) Temanggung, Kesatuan Pemangku Hutan Kedu Utara. "Kebakaran tersebut masuk wilayah administratif Gelapansari, Kecamatan Bulu, Kabupaten Temanggung," katanya, seperti dikutip dari Antara.

Ia menuturkan karena kebakaran terjadi pada malam hari dan kondisi gelap maka penanganan hanya melakukan pemantauan oleh petugas Perhutani dan basecamp pengelola jalur pendakian.

Ia mengatakan dengan terjadinya kebakaran gunung di perbatasan Kabupaten Temanggung dengan Kabupaten Magelang tersebut seluruh jalur pendakian ke Gunung Sumbing mulai Senin pukul 18.30 WIB ditutup. "Pendaki yang sudah berada di puncak diminta untuk segera turun," katanya.

Ia mengatakan rencana tindak lanjut untuk penanganan kebakaran tersebut akan mengerahkan personel berasal dari berbagai instansi, masyarakat dan relawan pada Selasa pagi. Ia menyampaikan dengan terjadinya kebakaran tersebut, di wilayah Kabupaten Temanggung saat ini terjadi dua lokasi kebakaran, yakni di hutan Gunung Sumbing dan hutan Gunung Sindoro yang telah terbakar sejak Jumat (7/9) dan sampai saat ini juga belum berhasil dipadamkan.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Pemilihan Presiden 2019 | 18 November 2018 - 09:36 WIB

Sandiaga Uno akan buka lapangan kerja seluas-luasnya

Aktual Dalam Negeri | 18 November 2018 - 09:24 WIB

Polda DIY dan Banten naik jadi Polda tipe A

Bencana Alam | 18 November 2018 - 09:13 WIB

Basarnas siagakan tim di lokasi banjir Tasikmalaya

Aktual Dalam Negeri | 18 November 2018 - 08:55 WIB

KTT APEC akan bahas konektivitas untuk pertumbuhan inklusif

Kriminalitas | 18 November 2018 - 08:45 WIB

Menolak saat memberikan HP remaja dibacok orang tak dikenal

Travel | 18 November 2018 - 08:29 WIB

Yogyakarta siapkan dua kegiatan libur akhir tahun

Elshinta.com - Kawasan hutan Gunung Sumbing di Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, terbakar pada Senin (10/9) petang, kata pelaksana tugas Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Temanggung, Gito Walngadi.

"Sekitar pukul 18.15 WIB terlihat adanya titik api di kawasan hutan Gunung Sumbing," katanya di Temanggung, Senin (10/9) malam.

Ia menuturkan kebakaran terjadi di petak 20 Resor Pemangku Hutan (RPH) Kecepit, Bagian Kesatuan Pemangku Hutan (BKPH) Temanggung, Kesatuan Pemangku Hutan Kedu Utara. "Kebakaran tersebut masuk wilayah administratif Gelapansari, Kecamatan Bulu, Kabupaten Temanggung," katanya, seperti dikutip dari Antara.

Ia menuturkan karena kebakaran terjadi pada malam hari dan kondisi gelap maka penanganan hanya melakukan pemantauan oleh petugas Perhutani dan basecamp pengelola jalur pendakian.

Ia mengatakan dengan terjadinya kebakaran gunung di perbatasan Kabupaten Temanggung dengan Kabupaten Magelang tersebut seluruh jalur pendakian ke Gunung Sumbing mulai Senin pukul 18.30 WIB ditutup. "Pendaki yang sudah berada di puncak diminta untuk segera turun," katanya.

Ia mengatakan rencana tindak lanjut untuk penanganan kebakaran tersebut akan mengerahkan personel berasal dari berbagai instansi, masyarakat dan relawan pada Selasa pagi. Ia menyampaikan dengan terjadinya kebakaran tersebut, di wilayah Kabupaten Temanggung saat ini terjadi dua lokasi kebakaran, yakni di hutan Gunung Sumbing dan hutan Gunung Sindoro yang telah terbakar sejak Jumat (7/9) dan sampai saat ini juga belum berhasil dipadamkan.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Minggu, 18 November 2018 - 09:13 WIB

Basarnas siagakan tim di lokasi banjir Tasikmalaya

Minggu, 18 November 2018 - 06:35 WIB

Seorang dokter meninggal diduga keracunan gas genset

Minggu, 18 November 2018 - 06:23 WIB

Puluhan motor curian ditemukan lagi di rusunawa

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com