KPPPA: Kota Layak Anak Indonesia diakui dunia
Selasa, 11 September 2018 - 07:39 WIB | Penulis : Angga Kusuma | Editor : Administrator
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Susana Yembise. Sumber foto: https://bit.ly/2CIt2B3

Elshinta.com - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Susana Yembise mengatakan pelaksanaan kota layak anak di Indonesia diakui oleh dunia seiring dengan penyelenggaraan Colombo Plan di Surakarta.
    
"Pelaksanaan Colombo Plan dengan mengangkat berbagi pengalaman terbaik mengenai Kota Layak Anak di Surakarta merupakan hal yang tepat," kata Yohana melalui siaran pers yang diterima di Jakarta, Senin (10/9) kemarin.
    
Pelaksanan Colombo Plan di Surakarta bertema Sharing Best Practices on the Implementation of Child Friendly City in Indonesia atau "Berbagi Praktik Terbaik dalam Pelaksanaan Kota Layak Anak di Indonesia".
    
Pemerintah Indonesia berbagi pengalaman dalam memenuhi hak-hak anak dan melindungi mereka dari kekerasan, diskriminasi, eksploitasi dan perlakuan yang salah melalui pembangunan berbasis hak anak dengan Kabupaten/Kota Layak Anak.
    
Kesempatan Indonesia berbagi pengalaman itu menunjukkan pelaksanaan Kabupaten/Kota Layak Anak diakui dunia internasional. "Berdasarkan evaluasi Kabupatn/Kota Layak Anak 2018, Kota Surakarta memperoleh kategori tertinggi, yaitu Utama," kata Yohana, dikutip Antara.
    
Dia mengatakan Kabupaten/Kota Layak Anak merupakan perwujudan kabupaten/kota yang mempunyai sistem pembangunan berbasis hak anak. Sistem tersebut dilakukan melalui pengintegrasian komitmen dan sumber daya pemerintah, masyarakat, media dan dunia usaha, yang terencana secara menyeluruh dan berkelanjutan dalam bentuk kebijakan, program dan kegiatan yang ditujukan untuk pemenuhan hak dan perlindungan khusus anak.
    
Pelaksanaan Colombo Plan di Surakarta diselenggarakan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak bekerja sama dengan Kementerian Sekretariat Negara dan Sekretariat Colombo Plan, yang berlangsung Senin (10/9) hingga Jumat (14/9). Terdapat 11 negara anggota Colombo Plan yang hadir, yaitu Indonesia, Afghanistan, Bangladesh, Bhutan, Fiji, Laos, Malaysia, Maladewa, Nepal, Pakistan, dan Sri Lanka.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Selasa, 26 Maret 2019 - 19:43 WIB
Elshinta.com -Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama memberikan sanksi kepada ...
Selasa, 26 Maret 2019 - 19:35 WIB
Elshinta.com - Lembaga survei Indomedia Poll membongkar profil dan visi kebangsaan caleg-caleg ...
Selasa, 26 Maret 2019 - 17:46 WIB
Elshinta.com - Konsumsi elpiji non subsidi di wilayah DI Yogyakarta mengalami tren peningk...
Selasa, 26 Maret 2019 - 15:43 WIB
Elshinta.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hari ini, Selasa (26/3) melakukan pemeri...
Selasa, 26 Maret 2019 - 15:25 WIB
Elshinta.com -Bupati Majalengka, Karna Sobahi, resmi meluncurkan `Majalengka Raharja Quick Resp...
Selasa, 26 Maret 2019 - 14:55 WIB
Elshinta.com -Wakil Bupati Lumajang Jawa Timur, Indah Amperawati mengatakan orang yang mendapat...
Selasa, 26 Maret 2019 - 14:05 WIB
Elshinta.com - Hakim Konstitusi Aswanto hari ini, Selasa (26/3) mengucapkan sumpah sebagai...
Selasa, 26 Maret 2019 - 12:44 WIB
Elshinta.com - Ketua DPR RI Bambang Soesatyo sangat kecewa atas sikap Uni Eropa dalam meng...
Selasa, 26 Maret 2019 - 12:34 WIB
Elshinta.com - Badan Narkotika Nasional (BNN) bekerja sama dengan Kementerian Pariwisata u...
Selasa, 26 Maret 2019 - 11:59 WIB
Elshinta.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengimbau kepada seluruh penyelenggara n...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)