5.000 cup kopi gratis dibagikan saat acara `Ngopi Bareng KAI #2`
Selasa, 11 September 2018 - 09:38 WIB | Penulis : Angga Kusuma | Editor : Administrator
Sumber foto: Nico Aquaresta/Radio Elshinta

Elshinta.com - Tingginya antusiasme masyarakat terhadap acara “Ngopi Bareng KAI” di awal tahun 2018 menjadikan kegiatan ini diadakan kembali dengan tagline “Ngopi Bareng KAI #2-Enjoy Your Journey With Indonesian Coffee” tanggal 10-11 September 2018. 

“Ya, ini sebagai respon terhadap tingginya antusiasme masyarakat pada kegiatan ini sekaligus sebagai salah satu rangkaian kegiatan menyambut ulang tahun ke-73 Kereta Api Indonesia,” kata Manager Humas PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung, Joni Martinus, seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Nico Aquaresta, Selasa (11/9). 

Menurut Joni, kegiatan terlaksana atas kerjasama PT KAI dengan Komunitas Kopi Nusantara yang dilaksanakan di 15 stasiun, 12 kota, dan 36 kereta api. Acara Ngopi Bareng KAI #2 dibuka langsung Direktur Utama PT KAI, Edi Sukmoro di Loko Cafe, Stasiun Yogyakarta. Di Daop 2, kegiatan dilaksanakan di Stasiun Bandung dan di 5 kereta api yaitu Argo Parahyangan keberangkatan 06.30 WIB, Argo Parahyangan keberangkatan 11.35 WIB, Argo Wilis, Lodaya Malam dan Harina.

Joni menambahkan selama dua hari kegiatan akan disediakan 5.000 cup kopi untuk di Stasiun Bandung dan di atas kereta api. Untuk menyuguhkan kopi gratis di stasiun dan kereta api, PT KAI merangkul 200 barista lokal profesional yang akan meramu dan menyuguhkan kopi gratis kepada para pecinta kopi di stasiun dan di kereta api jarak jauh dan menengah. 

Masyarakat dan pengguna jasa KA yang ingin mendapatkan kopi gratis ini cukup menunjukkan aplikasi KAI Access yang sudah terinstal dan terdaftar di ponselnya kepada petugas di area festival di stasiun dan di kereta api. 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Selasa, 26 Maret 2019 - 21:35 WIB
Elshinta.com -Sedikitnya 10 Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) PT Arutmin I...
Selasa, 26 Maret 2019 - 21:14 WIB
Elshinta.com -Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan menyatakan 72,4 persen jalan di provinsi ...
Selasa, 26 Maret 2019 - 19:43 WIB
Elshinta.com -Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama memberikan sanksi kepada ...
Selasa, 26 Maret 2019 - 19:35 WIB
Elshinta.com - Lembaga survei Indomedia Poll membongkar profil dan visi kebangsaan caleg-caleg ...
Selasa, 26 Maret 2019 - 17:46 WIB
Elshinta.com - Konsumsi elpiji non subsidi di wilayah DI Yogyakarta mengalami tren peningk...
Selasa, 26 Maret 2019 - 15:43 WIB
Elshinta.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hari ini, Selasa (26/3) melakukan pemeri...
Selasa, 26 Maret 2019 - 15:25 WIB
Elshinta.com -Bupati Majalengka, Karna Sobahi, resmi meluncurkan `Majalengka Raharja Quick Resp...
Selasa, 26 Maret 2019 - 14:55 WIB
Elshinta.com -Wakil Bupati Lumajang Jawa Timur, Indah Amperawati mengatakan orang yang mendapat...
Selasa, 26 Maret 2019 - 14:05 WIB
Elshinta.com - Hakim Konstitusi Aswanto hari ini, Selasa (26/3) mengucapkan sumpah sebagai...
Selasa, 26 Maret 2019 - 12:44 WIB
Elshinta.com - Ketua DPR RI Bambang Soesatyo sangat kecewa atas sikap Uni Eropa dalam meng...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)