Sabtu, 22 September 2018 | 22:53 WIB

Daftar | Login

kuping kiri paragames
emajels

Peristiwa / Arestasi

Bawa ratusan peluru, RW diamankan di Bandara Timika

Selasa, 11 September 2018 - 11:28 WIB    |    Penulis : Angga Kusuma    |    Editor : Administrator
Sumber foto: Aman Hasibuan/Radio Elshinta
Sumber foto: Aman Hasibuan/Radio Elshinta

Elshinta.com - Seorang penumpang pesawat berinisial RW (20) tujuan Yahukimo, Papua diamankan petugas keamanan di Bandar Udara Mozes Kilangin, Timika, karena kedapatan membawa 153 butir peluru senjata api.

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Ahmad Musthopa Kamal menyebutkan, peluru sebanyak 153 butir ini diamankan ketika petugas Avsec Bandara Timika melalukan pemeriksaan terhadap tas rangsel milik RW melalui mesin X-Ray terlihat peluru tersebut, namun RW langsung membawa tas miliknya ke ruang chek ini.

“Setelah RW berada di ruang chek ini, pihak petugas bandara kembali melakukan pemeriksaan ulang terhadap tas milik korban melalui X-Ray, dan terlihat dengan jelas dalam tas tersebut ada peluru senjata api, sehingga petugas langsung mengamankan penumpang tersebut dan menyerahkanya ke pihak kepolisian,” kata Kamal, seperti dilaporka Kontributor Elshinta, Aman Hasibuan.

Kamal menjelaskan, dari hasil pemeriksaan tersebut, polisi memutuskan untuk mengamankan RW untuk mengecek barang bawaan yang dibungkus rapi dengan plastik dan lakban tersebut. “Ketika tas RW dibongkar oleh anggota Satgas Penegakan Hukum Terpadu Kabupaten Mimika, terlihat jelas paket di dalam ransel milik RW berisi 153 butir peluru beserta uang sebanyak Rp110 juta,” ujarnya.

Saat ini RW, kata Kamal telah berada di Mapolres Mimika guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Timnas Indonesia | 22 September 2018 - 19:39 WIB

Pelatih: Timnas U-16 Indonesia sudah kenal permainan Vietnam

Liga Indonesia | 22 September 2018 - 19:26 WIB

3.900 personel Polisi amankan laga panas Persib-Persija besok

Aktual Dalam Negeri | 22 September 2018 - 19:13 WIB

Ma`ruf Amin resmi mundur sebagai Rais Aam PBNU

Aktual Dalam Negeri | 22 September 2018 - 18:50 WIB

Prabowo: Indonesia merdeka bukan untuk jadi antek asing

Aktual Dalam Negeri | 22 September 2018 - 18:37 WIB

Jokowi akan terima Din Syamsuddin terkait pengunduran diri

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Kesigapan aparat keamanan di provinsi Papua dalam menggagalkan penyelundupan senjata dan amunisi patut diapresiasi. Hal ini dilakukan tujuannya untuk mewaspadai aksi penyelundupan senjata api untuk mendukung eksistensi gerakan kelompok kriminal bersenjata. Apalagi jika jaringan kelompok bersenjata di Kabupaten Puncak Jaya saat ini menginginkan segala cara untuk mendapatkan pasokan senjata dan amunisi. Jika senjata dan amunisi itu berhasil tiba di tangan kelompok kriminal bersenjata dinilai sangat berbahaya karena selama ini gemar melakukan penyerangan dan penembakan. Kali ini aparat kepolisian Resort Mimika berhasil mengamankan seorang pelajar berinisial RW (20) yang merupakan warga Yahukimo karena kedapatan menyelundupkan 153 butir amunisi yang hendak dibawa ke Dekai, Kabupaten Yahukimo melalui jalur udara. Pelaku ditangkap oleh petugas Aviation Security (Avsec) di Bandar Udara Mozes Kilangin Timika. Penangkapan ini berawal dari kecurigaan (petugas Avsec) terhadap barang bawaannya, dimana saat hendak memasuki bandara dan melewati X-Ray, dan memperhatikan layar monitor bahwa ada gambar menyerupai amunisi. Setelah di periksa, ternyata benar barang bawaan RW yang dibungkus dalam plastik dibalut dengan plat ban tersebut adalah amunisi senjata api dan sejumlah uang. Dengan tertangkapnya seorang pemuda di bandara Mozes Kilangin Timika tersebut saya berharap aparat kepolisian dapat meningkatkan kinerjanya dalam melakukan penegakan hukum untuk menciptakan keamanan di Provinsi Papua. Selain itu saya berharap kepada kelompok sipil bersenjata untuk menghentikan aksi mereka dalam melakukan penyelundupan amunisi dan turut berkontribusi dalam pembangunan di Papua. Karena dengan begitu dapat menciptakan keamanan, kedamaian, ketentraman yang kondusif sehingga pembangunan di Papua dapat berjalan lancar.
loading...

Sabtu, 22 September 2018 - 14:26 WIB

Polsek Cilandak cokok tiga pengedar sabu

Sabtu, 22 September 2018 - 13:49 WIB

Bawa 42 paket sabu, Polres Samarinda tangkap seorang SPG

Sabtu, 22 September 2018 - 13:37 WIB

Polsek Tanjung Pura ringkus pria pemilik narkoba

Sabtu, 22 September 2018 - 12:49 WIB

Seorang janda Simpenan gantung diri akibat depresi

Sabtu, 22 September 2018 - 11:38 WIB

Kemenko PMK kawal proses rehabilitasi pasca gempa NTB

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com