Minggu, 18 November 2018 | 09:46 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Pemilu / Pemilihan Presiden 2019

KPU Yogyakarta tidak khawatir kekurangan surat suara cadangan

Selasa, 11 September 2018 - 11:54 WIB    |    Penulis : Angga Kusuma    |    Editor : Administrator
Sumber foto: https://bit.ly/2oWuHsP
Sumber foto: https://bit.ly/2oWuHsP

Elshinta.com - Komisi Pemilihan Umum Yogyakarta menyatakan tidak khawatir akan kekurangan surat suara cadangan pada Pemilu 2019 meski jumlahnya terbatas sekitar dua persen dari total daftar pemilih tetap di tiap tempat pemungutan suara.

"Kuncinya adalah memastikan bahwa seluruh penduduk Kota Yogyakarta yang sudah memiliki hak pilih, terdaftar dalam daftar pemilih tetap (DPT). Termasuk pemilih yang akan berusia 17 tahun saat pemilu," kata Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Yogyakarta Wawan Budiyanto di Yogyakarta, Selasa (11/9).

Menurut Wawan, KPU Kota Yogyakarta menjamin bahwa pemilih yang sudah terdaftar dalam daftar pemilih tetap (DPT) akan dapat menggunakan hak pilihnya di tempat pemungutan suara (TPS) yang sudah ditetapkan. Oleh karena itu, lanjut dia, KPU Kota Yogyakarta berupaya semaksimal mungkin untuk menetapkan daftar pemilih tetap yang valid sehingga diharapkan tidak ada lagi penduduk yang tidak dapat menggunakan hak pilihnya karena tidak terdaftar.

Khusus untuk pemilih yang baru akan berusia 17 tahun saat Pemilu 2019 dan hingga saat ini belum memiliki kartu tanda penduduk (KTP), juga sudah dipastikan terdata dalam basis data di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Yogyakarta.

Dari 299.880 pemilih yang terdata dalam daftar pemilih tetap Kota Yogyakarta untuk Pemilu 2019, sebanyak 15.633 di antaranya adalah pemilih pemula atau berusia 17-19 tahun. Pada Pemilu 2019, mereka baru akan menggunakan hak suara untuk pertama kali. "Karena sudah masuk dalam DPT, maka mereka tidak perlu menggunakan surat suara cadangan," katanya, dikutip Antara.

Sementara itu, surat suara cadangan akan dipergunakan untuk pemilih yang masuk dalam DPT tambahan maupun pemilih khusus. Pemilih tambahan adalah penduduk dari luar daerah yang memilih menggunakan hak pilihnya di Kota Yogyakarta setelah mengurus formulir A5. Sedangkan pemilih khusus adalah warga dari Kota Yogyakarta yang tidak masuk dalam DPT dan bisa menggunakan hak pilihnya setelah menunjukkan KTP elektronik. "Pemilih tambahan atau pemilih khusus baru bisa menggunakan hak suaranya di atas pukul 12.00 WIB," katanya.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Pemilihan Presiden 2019 | 18 November 2018 - 09:36 WIB

Sandiaga Uno akan buka lapangan kerja seluas-luasnya

Aktual Dalam Negeri | 18 November 2018 - 09:24 WIB

Polda DIY dan Banten naik jadi Polda tipe A

Bencana Alam | 18 November 2018 - 09:13 WIB

Basarnas siagakan tim di lokasi banjir Tasikmalaya

Aktual Dalam Negeri | 18 November 2018 - 08:55 WIB

KTT APEC akan bahas konektivitas untuk pertumbuhan inklusif

Kriminalitas | 18 November 2018 - 08:45 WIB

Menolak saat memberikan HP remaja dibacok orang tak dikenal

Travel | 18 November 2018 - 08:29 WIB

Yogyakarta siapkan dua kegiatan libur akhir tahun

Elshinta.com - Komisi Pemilihan Umum Yogyakarta menyatakan tidak khawatir akan kekurangan surat suara cadangan pada Pemilu 2019 meski jumlahnya terbatas sekitar dua persen dari total daftar pemilih tetap di tiap tempat pemungutan suara.

"Kuncinya adalah memastikan bahwa seluruh penduduk Kota Yogyakarta yang sudah memiliki hak pilih, terdaftar dalam daftar pemilih tetap (DPT). Termasuk pemilih yang akan berusia 17 tahun saat pemilu," kata Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Yogyakarta Wawan Budiyanto di Yogyakarta, Selasa (11/9).

Menurut Wawan, KPU Kota Yogyakarta menjamin bahwa pemilih yang sudah terdaftar dalam daftar pemilih tetap (DPT) akan dapat menggunakan hak pilihnya di tempat pemungutan suara (TPS) yang sudah ditetapkan. Oleh karena itu, lanjut dia, KPU Kota Yogyakarta berupaya semaksimal mungkin untuk menetapkan daftar pemilih tetap yang valid sehingga diharapkan tidak ada lagi penduduk yang tidak dapat menggunakan hak pilihnya karena tidak terdaftar.

Khusus untuk pemilih yang baru akan berusia 17 tahun saat Pemilu 2019 dan hingga saat ini belum memiliki kartu tanda penduduk (KTP), juga sudah dipastikan terdata dalam basis data di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Yogyakarta.

Dari 299.880 pemilih yang terdata dalam daftar pemilih tetap Kota Yogyakarta untuk Pemilu 2019, sebanyak 15.633 di antaranya adalah pemilih pemula atau berusia 17-19 tahun. Pada Pemilu 2019, mereka baru akan menggunakan hak suara untuk pertama kali. "Karena sudah masuk dalam DPT, maka mereka tidak perlu menggunakan surat suara cadangan," katanya, dikutip Antara.

Sementara itu, surat suara cadangan akan dipergunakan untuk pemilih yang masuk dalam DPT tambahan maupun pemilih khusus. Pemilih tambahan adalah penduduk dari luar daerah yang memilih menggunakan hak pilihnya di Kota Yogyakarta setelah mengurus formulir A5. Sedangkan pemilih khusus adalah warga dari Kota Yogyakarta yang tidak masuk dalam DPT dan bisa menggunakan hak pilihnya setelah menunjukkan KTP elektronik. "Pemilih tambahan atau pemilih khusus baru bisa menggunakan hak suaranya di atas pukul 12.00 WIB," katanya.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Minggu, 18 November 2018 - 09:36 WIB

Sandiaga Uno akan buka lapangan kerja seluas-luasnya

Minggu, 18 November 2018 - 07:56 WIB

PDIP optimistis Jokowi-Ma'ruf menang di Jabar

Minggu, 18 November 2018 - 07:17 WIB

Ma'ruf Amin berharap santri bisa jadi presiden

Sabtu, 17 November 2018 - 18:37 WIB

Perempuan kunci memenangi Pilpres

Sabtu, 17 November 2018 - 17:47 WIB

PDIP memulai kegiatan safari kebangsaan

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com