Senin, 19 November 2018 | 19:29 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Gaya Hidup / Aktual Gaya Hidup

Gandeng barista, KAI ajak konsumen `ngopi` bareng

Selasa, 11 September 2018 - 16:14 WIB    |    Penulis : Fajar Nugraha    |    Editor : Administrator
Acara Ngopi Bareng KAI. Sumber foto: https://bit.ly/2Ql1rIA
Acara Ngopi Bareng KAI. Sumber foto: https://bit.ly/2Ql1rIA

Elshinta.com - PT Kereta Api Indonesia mengajak para konsumen untuk "ngopi" bareng yang diramu oleh para barista lokal dengan menggunakan kopi lokal Indonesia. 

President PT KAI (Persero) Daop 7 Madiun Sulthon Hasanudin, Senin (10/9), menjelaskan kegiatan Ngopi Bareng KAI digelar selama dua hari yakni pada 10 dan 11 September 2018. Khusus di wilayahnya, acara "ngopi bareng" digelar di Stasiun Madiun dan KA Wijayakusuma relasi Cilacap-Banyuwangi PP.

"Kami menggandeng tujuh barista lokal yang tergabung dalam komunitas kopi di wilayah Madiun dan sekitarnya. Total kopi yang dibagikan secara gratis mencapai sebanyak 1.250 cangkir kopi," ujar Sulthon, dikutip Antara.

Menurut dia, kopi-kopi yang dibagikan gratis tersebut terdiri dari berbagai macam jenis yang dihasilkan oleh petani di Indonesia juga wilayah Madiun, Ngawi, dan Ponorogo. Di antaranya Kopi Toraja arabika, Kopi Lampung robusta, Gayo, dan masih banyak lagi. Kemudian kopi lokal wilayah Madiun dan sekitarnya antara lain, arabica Ngawi, robusta Ngawi, kopi jengki, ekselsa Selondo, Ngrayun, dan Hargokiloso Ponorogo.

Sulthon mengatakan masyarakat dan pengguna jasa KA yang ingin mendapatkan kopi gratis ini cukup menunjukkan aplikasi KAI Access yang sudah terinstal dan terdaftar di ponselnya kepada petugas di area festival di Stasiun Madiun dan di KA Wijayakusuma.

"Total secara keseluruhan ada sebanyak 50.000 cup yang disediakan dan dibagikan dalam gelaran Festival Ngopi Bareng KAI tersebut," ungkapnya.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 19 November 2018 - 19:24 WIB

Boeing dinilai tidak transparan terkait potensi error

Aktual Dalam Negeri | 19 November 2018 - 19:18 WIB

Polresta Pekalongan amankan 180 ton batu bara

Aktual Dalam Negeri | 19 November 2018 - 19:12 WIB

Rupiah terus menguat jadi Rp14.586

Megapolitan | 19 November 2018 - 19:08 WIB

DKI Jakarta diharapkan gelar sayembara atasi Kali Item

Hukum | 19 November 2018 - 18:56 WIB

Ahmad Dhani harap Jaksa beri kepastian hukum

Aktual Dalam Negeri | 19 November 2018 - 18:46 WIB

Arcandra: Investasi satu sumur bisa capai Rp1,5 triliun

Elshinta.com - PT Kereta Api Indonesia mengajak para konsumen untuk "ngopi" bareng yang diramu oleh para barista lokal dengan menggunakan kopi lokal Indonesia. 

President PT KAI (Persero) Daop 7 Madiun Sulthon Hasanudin, Senin (10/9), menjelaskan kegiatan Ngopi Bareng KAI digelar selama dua hari yakni pada 10 dan 11 September 2018. Khusus di wilayahnya, acara "ngopi bareng" digelar di Stasiun Madiun dan KA Wijayakusuma relasi Cilacap-Banyuwangi PP.

"Kami menggandeng tujuh barista lokal yang tergabung dalam komunitas kopi di wilayah Madiun dan sekitarnya. Total kopi yang dibagikan secara gratis mencapai sebanyak 1.250 cangkir kopi," ujar Sulthon, dikutip Antara.

Menurut dia, kopi-kopi yang dibagikan gratis tersebut terdiri dari berbagai macam jenis yang dihasilkan oleh petani di Indonesia juga wilayah Madiun, Ngawi, dan Ponorogo. Di antaranya Kopi Toraja arabika, Kopi Lampung robusta, Gayo, dan masih banyak lagi. Kemudian kopi lokal wilayah Madiun dan sekitarnya antara lain, arabica Ngawi, robusta Ngawi, kopi jengki, ekselsa Selondo, Ngrayun, dan Hargokiloso Ponorogo.

Sulthon mengatakan masyarakat dan pengguna jasa KA yang ingin mendapatkan kopi gratis ini cukup menunjukkan aplikasi KAI Access yang sudah terinstal dan terdaftar di ponselnya kepada petugas di area festival di Stasiun Madiun dan di KA Wijayakusuma.

"Total secara keseluruhan ada sebanyak 50.000 cup yang disediakan dan dibagikan dalam gelaran Festival Ngopi Bareng KAI tersebut," ungkapnya.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Minggu, 18 November 2018 - 11:32 WIB

Raja Ampat utamakan keamanan sebagai daerah wisata

Minggu, 18 November 2018 - 08:29 WIB

Yogyakarta siapkan dua kegiatan libur akhir tahun

Sabtu, 17 November 2018 - 14:36 WIB

Diet pangan nabati bantu cegah gagal jantung

Kamis, 15 November 2018 - 09:59 WIB

Ini cara atasi kecanduan gadget pada anak

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com