Warga Kalideres tuntut pembatasan waktu truk beroperasi
Rabu, 12 September 2018 - 07:27 WIB | Penulis : Angga Kusuma | Editor : Administrator
Sejumlah truk muatan pasir dirusak warga yang mengamuk akibat salah satu truk melindas seorang warga hingga tewas pada Selasa (11/9). Sumber foto: https://bit.ly/2x8Y12O

Elshinta.com - Warga Kelurahan Tegal Alur Kecamatan Kalideres Jakarta Barat menuntut operator perusahaan truk muatan menerapkan pembatasan jam operasional akibat sering terjadinya kecelakaan lalu lintas.
   
Lurah Tegal Alur, Moch Suratman, saat dikonfirmasi, di Jakarta, Selasa (11/9) mengatakan, warganya telah menuntut pembatasan jam operasional truk muatan, karena sering melintas di jam aktifitas masyarakat dan menyebabkan kecelakaan. "Tuntutan warga hanya pembatasan jam operasional dari jam 21.00-05.00 WIB. Jadi, tidak banyak," ujarnya.
   
Hingga kini, Suratman mengatakan, telah mengundang para operator perusahaan truk muatan untuk upaya mediasi dan mendiskusikan hal tersebut. Namun dari pihak operator perusahaan truk belum mendatanginya. "Mudah-mudahan besok atau lusa akan ada mediasi dengan perusahaannya karena selama ini tuntutan warga belum terpenuhi," jelasnya, seperti dilansir dari Antara.
   
Pada sisi lain, ia menambahkan aspirasi warga, sebelum terjadinya kecelakaan antara truk muatan dan pengendara motor, telah ditampung pada Senin di Kecamatan Kalideres dan akan diteruskan ke tingkat kota.
   
Sementara di kesempatan berbeda, anggota Lembaga Masyarakat Kota yang juga tokoh masyarakat di Kecamatan Kalideres, Yasin, mengungkapkan aksi protes warga yang melempari truk muatan dengan batu merupakan puncak dari kegeraman warga. 
   
Seringkali kecelakaan di daerah tersebut disebabkan oleh sejumlah truk muatan pasir yang menuju proyek reklamasi Teluk Jakarta-Banten. Truk bermuatan berat itu melaju dengan kecepatan tinggi.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Selasa, 26 Maret 2019 - 21:52 WIB
Elshinta.com -Event akbar Gebyar Madrasah Hebat Bermartabat Tahun 2019 yang dilaksanakan pada S...
Selasa, 26 Maret 2019 - 20:36 WIB
Elshinta.com -Hadirnya MRT (Moda Raya Terpadu) Jakarta seolah kian membangkitkan budaya jalan k...
Selasa, 26 Maret 2019 - 16:17 WIB
Elshinta.com -Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menggeledah kantor pusat PT Krakatau Ste...
Selasa, 26 Maret 2019 - 15:51 WIB
Elshinta.com -Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan hakim Pengadilan Negeri Semarang Lasit...
Selasa, 26 Maret 2019 - 15:33 WIB
Elshinta.com -International Film Festival for Women, Social Issues & Zero Discrimination (I...
Selasa, 26 Maret 2019 - 14:42 WIB
Elshinta.com -Guru bangsa yang juga pendiri Maarif Institute Prof. Dr. H. Ahmad Syafii Maarif m...
Selasa, 26 Maret 2019 - 07:53 WIB
Elshinta.com - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta mengatakan tengah menguji publik a...
Senin, 25 Maret 2019 - 21:35 WIB
Elshinta.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI belum sepakat dengan tarif angkutan massal Mod...
Senin, 25 Maret 2019 - 15:56 WIB
Elshinta.com - Wakil Ketua DPR  Fahri Hamzah  mengatakan,  BUMN sebagai pengelol...
Senin, 25 Maret 2019 - 14:05 WIB
Elshinta.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, halte Transjakarta Bundaran...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)