Sabtu, 17 November 2018 | 02:04 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Pemilu / Pemilihan Presiden 2019

Prabowo-SBY bertemu hari ini, bicarakan isu terkini

Rabu, 12 September 2018 - 07:19 WIB    |    Penulis : Angga Kusuma    |    Editor : Dewi Rusiana
Arsip Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono didampingi Agus Harimurti Yudhoyono menerima kunjungan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto di kediaman SBY di kawasan Mega Kuningan, Jakarta. Sumber foto: https://bit.ly/2NHE61D
Arsip Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono didampingi Agus Harimurti Yudhoyono menerima kunjungan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto di kediaman SBY di kawasan Mega Kuningan, Jakarta. Sumber foto: https://bit.ly/2NHE61D

Elshinta.com - Bakal calon presiden Prabowo Subianto direncanakan menemui Ketua Umum DPP Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono di kediamannya di Kuningan, Jakarta, Rabu (12/9).

Pertemuan tersebut menurut Sekretaris Jenderal Partai Gerindra, Ahmad Muzani, membicarakan isu-isu terkini termasuk bagaimana Demokrat solid mendukung pasangan Prabowo-Sandiaga. "Besok (hari ini) Prabowo akan bertemu SBY di Kuningan, membahas bagaimana agar Prabowo-Sandiaga menang dan Demokrat solid," kata Muzani di Jakarta, Selasa (11/9) malam.

Muzani mengatakan, Prabowo sudah mendapatkan penjelasan terkait beberapa kader Demokrat yang mendukung Jokowi-Ma'ruf Amin di Pemilu Presiden (Pilpres) 2019 dan itu merupakan hal yang wajar dalam setiap event demokrasi.

Dia mencontohkan di Pilkada, pembelahan dukungan dalam internal partai selalu ada karena pemilihan kepala daerah adalah gabungan antara pemilihan figur dan parpol. "Sehingga dalam setiap pemilihan kepala daerah tidak ada partai yang solid, hampir tidak ada dalam catatan kami. Termasuk dalam Pilpres, sejak pemilihan langsung 2004, 2009, dan 2014," ujarnya.

Dia menjelaskan, Prabowo memahami kondisi politik tersebut sehingga tidak pernah memaksa kepala daerah yang diusung Gerindra harus mendukung pasangan Prabowo-Sandiaga.

Muzani mencontohkan, Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi, Gerindra mendorong kepada yang bersangkutan menjalankan fungsinya sebagai kepala daerah. "Kami tidak akan menarik-narik mereka masuk dalam timses, biarkan Pilpres ini menjadi kerjaan kami. Kepala daerah menjalankan saja amanah rakyat yang telah memilihnya," katanya, dikutip Antara.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Arestasi | 16 November 2018 - 21:50 WIB

Polsek Pangkalan Brandan ringkus bandar dan pengedar narkoba

Hukum | 16 November 2018 - 21:38 WIB

Penyerang anggota Polsek Penjaringan jalani tes kejiwaan

Event | 16 November 2018 - 21:24 WIB

Andik siap habis-habisan hadapi Thailand

Politik | 16 November 2018 - 21:07 WIB

DPR: Polemik politik masih jauh dari etika

Megapolitan | 16 November 2018 - 20:55 WIB

Atasi genangan air, Sudin SDA pasang `sheetpile` Kali BGR

Elshinta.com - Bakal calon presiden Prabowo Subianto direncanakan menemui Ketua Umum DPP Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono di kediamannya di Kuningan, Jakarta, Rabu (12/9).

Pertemuan tersebut menurut Sekretaris Jenderal Partai Gerindra, Ahmad Muzani, membicarakan isu-isu terkini termasuk bagaimana Demokrat solid mendukung pasangan Prabowo-Sandiaga. "Besok (hari ini) Prabowo akan bertemu SBY di Kuningan, membahas bagaimana agar Prabowo-Sandiaga menang dan Demokrat solid," kata Muzani di Jakarta, Selasa (11/9) malam.

Muzani mengatakan, Prabowo sudah mendapatkan penjelasan terkait beberapa kader Demokrat yang mendukung Jokowi-Ma'ruf Amin di Pemilu Presiden (Pilpres) 2019 dan itu merupakan hal yang wajar dalam setiap event demokrasi.

Dia mencontohkan di Pilkada, pembelahan dukungan dalam internal partai selalu ada karena pemilihan kepala daerah adalah gabungan antara pemilihan figur dan parpol. "Sehingga dalam setiap pemilihan kepala daerah tidak ada partai yang solid, hampir tidak ada dalam catatan kami. Termasuk dalam Pilpres, sejak pemilihan langsung 2004, 2009, dan 2014," ujarnya.

Dia menjelaskan, Prabowo memahami kondisi politik tersebut sehingga tidak pernah memaksa kepala daerah yang diusung Gerindra harus mendukung pasangan Prabowo-Sandiaga.

Muzani mencontohkan, Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi, Gerindra mendorong kepada yang bersangkutan menjalankan fungsinya sebagai kepala daerah. "Kami tidak akan menarik-narik mereka masuk dalam timses, biarkan Pilpres ini menjadi kerjaan kami. Kepala daerah menjalankan saja amanah rakyat yang telah memilihnya," katanya, dikutip Antara.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Jumat, 16 November 2018 - 07:36 WIB

Polda Papua Barat intensifkan koordinasi jelang Pemilu

Jumat, 16 November 2018 - 07:28 WIB

PMII ajak warga jaga kondusivitas daerah

Jumat, 16 November 2018 - 06:25 WIB

KPU Pekalongan masih butuh 4.270 kotak suara

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com