Sabtu, 22 September 2018 | 22:57 WIB

Daftar | Login

kuping kiri paragames
emajels

Luar Negeri / Aktual Luar Negeri

KJRI Jeddah pulangkan PMI asal Purwodadi yang mengidap kanker payudara

Rabu, 12 September 2018 - 07:59 WIB    |    Penulis : Dewi Rusiana    |    Editor : Administrator
Pekerja migran Indonesia (PMI), Supiyah Taslim Ahmad didampingi seorang staf dari KJRI Jeddah. Sumber foto: KJRI Jeddah
Pekerja migran Indonesia (PMI), Supiyah Taslim Ahmad didampingi seorang staf dari KJRI Jeddah. Sumber foto: KJRI Jeddah

Elshinta.com - Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Jeddah memulangkan seorang pekerja migran Indonesia (PMI) bernama lengkap Supiyah Taslim Ahmad, Selasa (11/9).

Perempuan kelahiran 1965 itu dipulangkan karena dua tahun belakangan mengidap kanker payudara. Dia mengaku telah 24 tahun bekerja pada satu keluarga Saudi di Provinsi Jizan yang berjarak sekitar 700 kilometer dari KJRI Jeddah. 

Kepada Tim Pelindungan KJRI saat mengunjunginya di rumah majikan, Supiyah menuturkan, dirinya telah beberapa kali menjalani perawatan dari Rumah Sakit Umum (RSU) King Fahd, Jizan, atas tanggungan majikan, namun kondisinya tak kunjung membaik.

"Pertengahan Agustus kemarin, dia mengeluh sakit di dada. Katanya ada benjolan. Dia akhirnya dibawa majikan ke rumah sakit. Rumah sakit akhirnya mengambil tindakan operasi untuk mengangkat kankernya," ujar Safaat Ghofur, Pelaksana Fungsi Konsuler (PFK)-1 yang merangkap Koordinator Pelindungan Warga (KPW), dalam siaran tertulis KJRI Jeddah yang diterima Redaksi elshinta.com. 

Safaat menambahkan, pascaoperasi, Supiyah seharusnya menjalani tindakan medis lanjutan berupa kemoterapi di rumah sakit tersebut, sehingga ikhtiar pengobatannya berjalan tuntas. Namun, Supiyah lebih memilih meninggalkan rumah sakit dan meminta agar segera dipulangkan saja dan berobat di Tanah Air.

Selama bekerja, tutur Supiyah, dirinya diperlakukan baik oleh keluarga majikan dan sudah dianggap layaknya keluarga sendiri. Suasana itu juga dirasakan Tim Perlindungan saat mengunjungi Supiyah di rumah majikan. Tim diterima dengan hangat oleh pihak keluarga majikan yang kini diwakili anaknya yang berprofesi sebagai tentara menggantikan ayahnya yang telah meninggal.

"Sebenarnya dulu majikan Supiyah sudah beberapa kali menyarankan supaya dia pulang saja dan berobat didampingi keluarga. Namun, dia memilih berobat di sini saja (Jizan). Majikan dia cukup baik," terang Rahmat Aming, PFK-2 yang merangkap Kepala Kanselerai KJRI Jeddah saat mengunjungi Supiah di rumah majikannya di Daerah Abu Arish berjarak sekitar 50 kilometer dari Jizan.

Pada 8-9 September 2018, Konsul Jenderal (Konjen) RI Jeddah, Mohamad Hery Saripudin, kembali mengutus Tim Perlindungan untuk mengecek kondisi Supiyah guna memastikan kesiapan dirinya pulang ke Tanah Air sekaligus meyelesaikan perlengkapan perjalanan yang diperlukan, antara lain exit permit, medical information (medif) dan obat-obatan dari rumah sakit.

Konjen Hery dalam setiap kesempatan juga mengimbau warga agar memanfaatkan cuti yang diberikan majikan untuk pulang menjenguk keluarga di kampung halaman.

"Jangan hanya karena merasa betah, senang, merasa tercukupi, terus lupa keluarga di kampung. Jangan menunggu tua dan sakit-sakitan, baru minta pulang. Ingat, bagaimanapun senangnya hidup di negeri orang, masih lebih senang hidup di negeri sendiri bersama keluarga," tegas Konjen.  

Karena kondisinya yang masih lemah, perempuan asal Grobokan, Purwodadi, Jawa Tengah ini dipulangkan dengan menggunakan kursi roda, didampingi oleh seorang staf dari KJRI Jeddah. 

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Timnas Indonesia | 22 September 2018 - 19:39 WIB

Pelatih: Timnas U-16 Indonesia sudah kenal permainan Vietnam

Liga Indonesia | 22 September 2018 - 19:26 WIB

3.900 personel Polisi amankan laga panas Persib-Persija besok

Aktual Dalam Negeri | 22 September 2018 - 19:13 WIB

Ma`ruf Amin resmi mundur sebagai Rais Aam PBNU

Aktual Dalam Negeri | 22 September 2018 - 18:50 WIB

Prabowo: Indonesia merdeka bukan untuk jadi antek asing

Aktual Dalam Negeri | 22 September 2018 - 18:37 WIB

Jokowi akan terima Din Syamsuddin terkait pengunduran diri

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com