364,8 hektare lahan terbakar di Banjar
Rabu, 12 September 2018 - 08:32 WIB | Penulis : Angga Kusuma | Editor : Administrator
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2NAoO2A

Elshinta.com - Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan (Kalsel) yang tercatat sejak Januari hingga pekan kedua September 2018 mencapai 364,8 hektare dan luasannya diperkirakan terus bertambah.

Pelaksana Tugas Kepala BPBD Banjar, I Nyoman Yudiana di Martapura mengatakan, ratusan hektare lahan yang terbakar tersebar di beberapa kecamatan berupa hutan dan lahan kosong. "Data terakhir dari rekapitulasi luas lahan terbakar sejak 1 Januari hingga 11 September mencapai 364,8 hektare dari total keseluruhan luas lahan terbakar di Kalsel 1.801,48 hektare," ujarnya.

Ia mengatakan, luas hutan maupun lahan terbakar di Kabupaten Banjar dari 13 kabupaten dan kota seluruh Kalsel menempati urutan kedua setelah Kota Banjarbaru seluas 437,83 hektare. Dijelaskan, sesuai laporan harian siaga darurat Karhutla 2018, prakiraan tingkat kemudahan terbakar kawasan hutan dan lahan di seluruh Kalsel masuk kategori sangat mudah terbakar. "Kategori sangat mudah terbakar itu termasuk di Kabupaten Banjar sehingga kami selalu siaga karena kebakaran dan titik api setiap hari hampir selalu ada di sejumlah kawasan," ujarnya.

Menurut Asisten II Setdakab Banjar itu, pihaknya menyiapkan Posko terpadu penanganan Karhutla dengan personel siaga 24 jam yang siap mengatasi setiap Karhutla kosong. Posisi posko yakni posko induk yang berada di Kantor BPBD Jalan Indrasari Kecamatan Martapura Kota, tiga posko lainnya di Kecamatan Martapura Barat, Sungai Tabuk dan Beruntung Baru. "Jumlah personel yang selalu siaga di posko mencapai 10 orang terdiri dari pegawai BPBD, dibantu personel TNI dan Polri serta anggota Linmas," ujarnya dikutip Antara.

Ditambahkan, peralatan pemadaman Karhutla yang dimiliki masing-masing tiga unit mobil tangki dan mobil pick tandon, mesin alkon dan selang ditambah empat unit motor trail. "Seluruh peralatan pemadaman itu dalam kondisi siap dan ditempatkan di posko sehingga jika terjadi Karhutla bisa digunakan untuk memadamkan api," kata Nyoman.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Selasa, 26 Maret 2019 - 09:17 WIB
Elshinta.com - Deputi Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (P...
Senin, 25 Maret 2019 - 10:33 WIB
Elshinta.com - Puluhan rumah warga dan sejumlah rumah ibadah gereja serta pura di beberapa...
Senin, 25 Maret 2019 - 08:33 WIB
Elshinta.com - ‚ÄčPemerintah dan rakyat Indonesia menyampaikan bela sungkawa yang mendalam...
Senin, 25 Maret 2019 - 07:05 WIB
Elshinta.com - Kepolisian daerah (Polda) Papua kembali merilis atau mengumumkan 74 nama ko...
Senin, 25 Maret 2019 - 06:19 WIB
Elshinta.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bolaang Mongondow mela...
Minggu, 24 Maret 2019 - 16:28 WIB
Elshinta.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember menyebutkan seb...
Minggu, 24 Maret 2019 - 16:16 WIB
Elshinta.com - Akses jalan menuju objek wisata Puncak Suroloyo di Kecamatan Samigaluh, Kab...
Minggu, 24 Maret 2019 - 08:54 WIB
Elshinta.com - Gunung Merapi dua kali meluncurkan guguran lava pijar dengan jarak luncur 6...
Jumat, 22 Maret 2019 - 20:08 WIB
Elshinta.com - Ketua Umum Bhayangkari, Ibu Tri Suswati Tito Karnavian mengunjungi korban bencan...
Jumat, 22 Maret 2019 - 18:55 WIB
Elshinta.com - Perum Bulog Divisi Regional (Divre) Papua dan Papua Barat menjamin ketersed...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)