Senin, 19 November 2018 | 02:42 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Peristiwa / Bencana Alam

364,8 hektare lahan terbakar di Banjar

Rabu, 12 September 2018 - 08:32 WIB    |    Penulis : Angga Kusuma    |    Editor : Administrator
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2NAoO2A
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2NAoO2A

Elshinta.com - Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan (Kalsel) yang tercatat sejak Januari hingga pekan kedua September 2018 mencapai 364,8 hektare dan luasannya diperkirakan terus bertambah.

Pelaksana Tugas Kepala BPBD Banjar, I Nyoman Yudiana di Martapura mengatakan, ratusan hektare lahan yang terbakar tersebar di beberapa kecamatan berupa hutan dan lahan kosong. "Data terakhir dari rekapitulasi luas lahan terbakar sejak 1 Januari hingga 11 September mencapai 364,8 hektare dari total keseluruhan luas lahan terbakar di Kalsel 1.801,48 hektare," ujarnya.

Ia mengatakan, luas hutan maupun lahan terbakar di Kabupaten Banjar dari 13 kabupaten dan kota seluruh Kalsel menempati urutan kedua setelah Kota Banjarbaru seluas 437,83 hektare. Dijelaskan, sesuai laporan harian siaga darurat Karhutla 2018, prakiraan tingkat kemudahan terbakar kawasan hutan dan lahan di seluruh Kalsel masuk kategori sangat mudah terbakar. "Kategori sangat mudah terbakar itu termasuk di Kabupaten Banjar sehingga kami selalu siaga karena kebakaran dan titik api setiap hari hampir selalu ada di sejumlah kawasan," ujarnya.

Menurut Asisten II Setdakab Banjar itu, pihaknya menyiapkan Posko terpadu penanganan Karhutla dengan personel siaga 24 jam yang siap mengatasi setiap Karhutla kosong. Posisi posko yakni posko induk yang berada di Kantor BPBD Jalan Indrasari Kecamatan Martapura Kota, tiga posko lainnya di Kecamatan Martapura Barat, Sungai Tabuk dan Beruntung Baru. "Jumlah personel yang selalu siaga di posko mencapai 10 orang terdiri dari pegawai BPBD, dibantu personel TNI dan Polri serta anggota Linmas," ujarnya dikutip Antara.

Ditambahkan, peralatan pemadaman Karhutla yang dimiliki masing-masing tiga unit mobil tangki dan mobil pick tandon, mesin alkon dan selang ditambah empat unit motor trail. "Seluruh peralatan pemadaman itu dalam kondisi siap dan ditempatkan di posko sehingga jika terjadi Karhutla bisa digunakan untuk memadamkan api," kata Nyoman.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 18 November 2018 - 21:40 WIB

Tiba di Sidoarjo dari Papua, ini agenda kunjungan kerja Jokowi

Aktual Olahraga | 18 November 2018 - 21:14 WIB

Masyarakat Kota Batu antusias ikut Sepeda Nusantara

Pemilihan Presiden 2019 | 18 November 2018 - 20:48 WIB

Demokrat klaim punya cara khusus kampanyekan Prabowo-Sandi

Kriminalitas | 18 November 2018 - 20:39 WIB

Kejiwaan HS pembunuh satu keluarga di Bekasi akan diperiksa

Elshinta.com - Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan (Kalsel) yang tercatat sejak Januari hingga pekan kedua September 2018 mencapai 364,8 hektare dan luasannya diperkirakan terus bertambah.

Pelaksana Tugas Kepala BPBD Banjar, I Nyoman Yudiana di Martapura mengatakan, ratusan hektare lahan yang terbakar tersebar di beberapa kecamatan berupa hutan dan lahan kosong. "Data terakhir dari rekapitulasi luas lahan terbakar sejak 1 Januari hingga 11 September mencapai 364,8 hektare dari total keseluruhan luas lahan terbakar di Kalsel 1.801,48 hektare," ujarnya.

Ia mengatakan, luas hutan maupun lahan terbakar di Kabupaten Banjar dari 13 kabupaten dan kota seluruh Kalsel menempati urutan kedua setelah Kota Banjarbaru seluas 437,83 hektare. Dijelaskan, sesuai laporan harian siaga darurat Karhutla 2018, prakiraan tingkat kemudahan terbakar kawasan hutan dan lahan di seluruh Kalsel masuk kategori sangat mudah terbakar. "Kategori sangat mudah terbakar itu termasuk di Kabupaten Banjar sehingga kami selalu siaga karena kebakaran dan titik api setiap hari hampir selalu ada di sejumlah kawasan," ujarnya.

Menurut Asisten II Setdakab Banjar itu, pihaknya menyiapkan Posko terpadu penanganan Karhutla dengan personel siaga 24 jam yang siap mengatasi setiap Karhutla kosong. Posisi posko yakni posko induk yang berada di Kantor BPBD Jalan Indrasari Kecamatan Martapura Kota, tiga posko lainnya di Kecamatan Martapura Barat, Sungai Tabuk dan Beruntung Baru. "Jumlah personel yang selalu siaga di posko mencapai 10 orang terdiri dari pegawai BPBD, dibantu personel TNI dan Polri serta anggota Linmas," ujarnya dikutip Antara.

Ditambahkan, peralatan pemadaman Karhutla yang dimiliki masing-masing tiga unit mobil tangki dan mobil pick tandon, mesin alkon dan selang ditambah empat unit motor trail. "Seluruh peralatan pemadaman itu dalam kondisi siap dan ditempatkan di posko sehingga jika terjadi Karhutla bisa digunakan untuk memadamkan api," kata Nyoman.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Minggu, 18 November 2018 - 19:14 WIB

Sambas perlu BNKK tekan peredaran narkoba

Minggu, 18 November 2018 - 18:40 WIB

Hak individu keluarga korban Lion gugat Boeing

Minggu, 18 November 2018 - 17:39 WIB

Korban Lion Air asal Italia belum diserahkan

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com