Senin, 19 November 2018 | 21:40 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Peristiwa / Kecelakaan

Dua korban tewas akibat kebakaran ruko di Makassar

Rabu, 12 September 2018 - 10:34 WIB    |    Penulis : Angga Kusuma    |    Editor : Administrator
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2x3tmFa
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2x3tmFa

Elshinta.com - Kebakaran Rumah Toko (Ruko) di Jalan Andalas, Kelurahan Bontoala Tua, Kecamatan Bontoala, Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu, menewaskan dua orang.

Dalam peristiwa itu, dua korban terjebak di dalam ruko dan tewas yaitu Danu Yudi Pramono (52) dan anak bungsunya Vita (15) yang masih duduk di bangku SMP. Sedangkan korban yang selamat, istrinya, bernama Anny. Anny menyelamatkan diri dengan melompat dari ruko berlantai tiga tersebut saat si jago merah melalapnya. Ia mengalami trauma patah kaki dan langsung dilarikan ke rumah sakit.

Kepala Bagian Operasi Pemadam Kebakaran Makassar, Hasanuddin, mengatakan kedua korban tidak bisa lagi menyelamatkan diri karena terjebak di dalam saat terjadi peristiwa itu pada pukul 02.00 WITA. Api berhasil dipadamkan setelah 11 unit mobil Damkar Kota Makassar di terjunkan ke lokasi kejadian. Saat pemadaman petugas mengalami sedikit kesulitan karena banyak jeruji besi terpasang di dalam ruko naas itu. "Banyak jeruji besi terpaksa kami potong. Pintunya juga menggunakan jeruji besi, begitupun di lantai dua masih ada teralis besi," katanya. 

Usai pemadaman selama satu jam lebih, kedua jasad korban ditemukan berada di lantai dua. Selanjutnya dievakuasi petugas dan langsung di bawa ke Rumah Sakit Bayangkara untuk di visum lebih lanjut. Ketua RW setempat, Rahmat menuturkan, peristiwa itu pertama kali diketahui anak muda yang nongkrong di sekitar lokasi. Mereka melihat api membesar kemudian memanggilnya untuk memyampaikan kejadian itu kepada petugas pemadam kebakaran dan polisi. 

"Anak-anak yang nongkrong lihat kejadiannya, langsung ke rumah membangunkan saya.  'Ada kebakaran pak' katanya. Setelah itu langsung saya ke lokasi, tapi api sudah membesar, lalu telepon polisi dan pemadam," tuturnya, seperti dikutip dari Antara.

Hingga saat ini petugas Labfor Polda Sulsel masih melakukan olah Tempat Kejadian Perkara untuk mencari penyebab utama kebakaran.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Asian Games 2018 | 19 November 2018 - 21:35 WIB

Peralatan olahraga eks Asian Games 2018 diinventarisasi

Bencana Alam | 19 November 2018 - 21:26 WIB

BPBD Purbalingga minta warga waspadai bencana

Aktual Luar Negeri | 19 November 2018 - 21:18 WIB

Kapolri sepakat tingkatkan kerja sama penegakan hukum dengan AS

Hukum | 19 November 2018 - 21:07 WIB

Kejaksaan Agung tunda eksekusi Baiq Nuril

Aktual Dalam Negeri | 19 November 2018 - 20:57 WIB

Kodam III Siliwangi tandatangani zona integritas menuju WBK

Aktual Dalam Negeri | 19 November 2018 - 20:44 WIB

Disnakertrans Karawang khawatir kenaikan UMK memicu PHK

Elshinta.com - Kebakaran Rumah Toko (Ruko) di Jalan Andalas, Kelurahan Bontoala Tua, Kecamatan Bontoala, Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu, menewaskan dua orang.

Dalam peristiwa itu, dua korban terjebak di dalam ruko dan tewas yaitu Danu Yudi Pramono (52) dan anak bungsunya Vita (15) yang masih duduk di bangku SMP. Sedangkan korban yang selamat, istrinya, bernama Anny. Anny menyelamatkan diri dengan melompat dari ruko berlantai tiga tersebut saat si jago merah melalapnya. Ia mengalami trauma patah kaki dan langsung dilarikan ke rumah sakit.

Kepala Bagian Operasi Pemadam Kebakaran Makassar, Hasanuddin, mengatakan kedua korban tidak bisa lagi menyelamatkan diri karena terjebak di dalam saat terjadi peristiwa itu pada pukul 02.00 WITA. Api berhasil dipadamkan setelah 11 unit mobil Damkar Kota Makassar di terjunkan ke lokasi kejadian. Saat pemadaman petugas mengalami sedikit kesulitan karena banyak jeruji besi terpasang di dalam ruko naas itu. "Banyak jeruji besi terpaksa kami potong. Pintunya juga menggunakan jeruji besi, begitupun di lantai dua masih ada teralis besi," katanya. 

Usai pemadaman selama satu jam lebih, kedua jasad korban ditemukan berada di lantai dua. Selanjutnya dievakuasi petugas dan langsung di bawa ke Rumah Sakit Bayangkara untuk di visum lebih lanjut. Ketua RW setempat, Rahmat menuturkan, peristiwa itu pertama kali diketahui anak muda yang nongkrong di sekitar lokasi. Mereka melihat api membesar kemudian memanggilnya untuk memyampaikan kejadian itu kepada petugas pemadam kebakaran dan polisi. 

"Anak-anak yang nongkrong lihat kejadiannya, langsung ke rumah membangunkan saya.  'Ada kebakaran pak' katanya. Setelah itu langsung saya ke lokasi, tapi api sudah membesar, lalu telepon polisi dan pemadam," tuturnya, seperti dikutip dari Antara.

Hingga saat ini petugas Labfor Polda Sulsel masih melakukan olah Tempat Kejadian Perkara untuk mencari penyebab utama kebakaran.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Senin, 19 November 2018 - 21:26 WIB

BPBD Purbalingga minta warga waspadai bencana

Senin, 19 November 2018 - 20:11 WIB

Gempa 4,0 Magnitudo kembali guncang Mamasa

Senin, 19 November 2018 - 18:08 WIB

Polisi masih selidiki kasus mayat dalam drum

Senin, 19 November 2018 - 17:27 WIB

Polisi identifikasi penumpang Lion Air JT 610

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com