Selasa, 13 November 2018 | 02:00 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Peristiwa / Bencana Alam

Tim psikologi TNI bantu pemulihan trauma warga

Rabu, 12 September 2018 - 12:36 WIB    |    Penulis : Angga Kusuma    |    Editor : Administrator
Aktivitas program trauma healing dari Pertamina untuk para anak-anak korban gempa Lombok, Nusa Tenggara Barat. Sumber foto: https://bit.ly/2oXRXXg
Aktivitas program trauma healing dari Pertamina untuk para anak-anak korban gempa Lombok, Nusa Tenggara Barat. Sumber foto: https://bit.ly/2oXRXXg

Elshinta.com - Tim Psikologi TNI yang tergabung dalam Komando Tugas Gabungan Terpadu (Kogasgabpad) memberikan bantuan pemulihan trauma psikologis bagi warga yang terkena dampak bencana gempa di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat.

Dalam keterangannya di Mataram, Rabu, Prasetyo mengatakan bahwa kegiatan ini dilaksanakan dengan tujuan membantu memulihkan trauma warga terutama anak-anak, untuk segera bangkit dengan melakukan berbagai kegiatan pasca gempa yang telah mengguncang wilayah Lombok.

Menurutnya bersama dengan para relawan, Tim Psikologi TNI Kogasgabpad membantu dukungan pemulihan trauma psikologis, diantaranya melalui ceramah motivasi bagi orang tua dan play games psikologi anak-anak.

Kegiatan yang berlangsung di tempat pengungsian Desa Balai Kuwu, Kecamatan Gunung Sari, Kabupaten Lombok Barat, dipimpin langsung oleh Ketua Tim Psikologi TNI Kogasgabpad Mayor Kes NH Prasetyo. "Tim Psikologi TNI Kogasgabpad melakukan sebuah terapi yaitu story telling, dimana anak-anak ini bisa meluapkan emosinya melalui permainan psikologi, mendengarkan cerita dan motivasi yang membuat mereka untuk bangkit," jelasnya, seperti dilansir dari Antara.

Pada umumnya anak-anak kalau mengalami trauma atau pun masalah cenderung di pendam dan enggan bercerita. Karena itu perlu di fasilitasi dengan berbagai terapi maupun trik-trik psikologi. "Dengan kegiatan ini harapannya mereka (anak-anak) bisa melupakan kesedihan dan dapat bersekolah lagi seperti semula. Tapi berbeda dengan penanganan psikologi untuk orang tua, salah satu yang kita terapkan, psikologi edukasi," ujarnya.

Begitu juga memberikan pemahaman tentang fenomena gempa dan tsunami. Menurut Prasetyo, hal itu penting sekali agar secara psikologis warga dapat memahami kondisi bentangan alam di Lombok dengan baik. Untuk memaksimalkan upaya pemulihan trauma psikologis warga, Tim Psikologi TNI Kogasgabpad bersama-sama dengan Himpunan Psikologi Indonesia (Himpsi), Guru Garis Depan (GGD) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) serta relawan-relawan membuka pelayanan konseling di beberapa titik daerah yang ada di Pulau Lombok.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Politik | 12 November 2018 - 22:38 WIB

Relawan bergerak kompak menangkan Jokowi - Ma'ruf di Sumsel

Politik | 12 November 2018 - 22:27 WIB

Pengamat: PSI bisa jadi role model milenial di pentas politik

Liga Inggris | 12 November 2018 - 21:40 WIB

Eden Hazard mengaku senang meski merasa lelah

Liga Inggris | 12 November 2018 - 21:28 WIB

Juan Mata menyebut MU jalani pekan yang tidak menentu

Kesehatan | 12 November 2018 - 21:12 WIB

Dua puskesmas di Kudus akan dinaikan status jadi rumah sakit

Elshinta.com - Tim Psikologi TNI yang tergabung dalam Komando Tugas Gabungan Terpadu (Kogasgabpad) memberikan bantuan pemulihan trauma psikologis bagi warga yang terkena dampak bencana gempa di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat.

Dalam keterangannya di Mataram, Rabu, Prasetyo mengatakan bahwa kegiatan ini dilaksanakan dengan tujuan membantu memulihkan trauma warga terutama anak-anak, untuk segera bangkit dengan melakukan berbagai kegiatan pasca gempa yang telah mengguncang wilayah Lombok.

Menurutnya bersama dengan para relawan, Tim Psikologi TNI Kogasgabpad membantu dukungan pemulihan trauma psikologis, diantaranya melalui ceramah motivasi bagi orang tua dan play games psikologi anak-anak.

Kegiatan yang berlangsung di tempat pengungsian Desa Balai Kuwu, Kecamatan Gunung Sari, Kabupaten Lombok Barat, dipimpin langsung oleh Ketua Tim Psikologi TNI Kogasgabpad Mayor Kes NH Prasetyo. "Tim Psikologi TNI Kogasgabpad melakukan sebuah terapi yaitu story telling, dimana anak-anak ini bisa meluapkan emosinya melalui permainan psikologi, mendengarkan cerita dan motivasi yang membuat mereka untuk bangkit," jelasnya, seperti dilansir dari Antara.

Pada umumnya anak-anak kalau mengalami trauma atau pun masalah cenderung di pendam dan enggan bercerita. Karena itu perlu di fasilitasi dengan berbagai terapi maupun trik-trik psikologi. "Dengan kegiatan ini harapannya mereka (anak-anak) bisa melupakan kesedihan dan dapat bersekolah lagi seperti semula. Tapi berbeda dengan penanganan psikologi untuk orang tua, salah satu yang kita terapkan, psikologi edukasi," ujarnya.

Begitu juga memberikan pemahaman tentang fenomena gempa dan tsunami. Menurut Prasetyo, hal itu penting sekali agar secara psikologis warga dapat memahami kondisi bentangan alam di Lombok dengan baik. Untuk memaksimalkan upaya pemulihan trauma psikologis warga, Tim Psikologi TNI Kogasgabpad bersama-sama dengan Himpunan Psikologi Indonesia (Himpsi), Guru Garis Depan (GGD) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) serta relawan-relawan membuka pelayanan konseling di beberapa titik daerah yang ada di Pulau Lombok.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Senin, 12 November 2018 - 20:22 WIB

KNKT teruskan pencarian kotak hitam CVR Lion Air

Senin, 12 November 2018 - 17:56 WIB

3 meninggal akibat tertimbun longsor di Nagekeo NTT

Senin, 12 November 2018 - 16:44 WIB

Tiga bangunan dekat terminal Bekasi ludes terbakar

Senin, 12 November 2018 - 15:55 WIB

Jabar siaga satu bencana hujan

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com