Sabtu, 17 November 2018 | 02:07 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Pemilu / Pemilihan Presiden 2019

Zulkifli: Tak mungkin SBY perintahkan main `dua kaki` di Pemilu 2019

Rabu, 12 September 2018 - 11:55 WIB    |    Penulis : Angga Kusuma    |    Editor : Dewi Rusiana
Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan. Sumber foto: Dody Handoko/Elshinta.com
Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan. Sumber foto: Dody Handoko/Elshinta.com

Elshinta.com - Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan mengatakan bahwa tidak mungkin Ketum Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono  (SBY) memerintahkan permainan `dua kaki` di Pemilu 2019.

"Waduh, Pak SBY nggak begitu. Saya kan mantan menterinya. Nggak gitu," ujarnya di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (12/9).

Dikatakannya, misalnya memang dua kaki, hal itu dilakukan untuk mengokohkan dukungan terhadap Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Ia memahami sikap Presiden ke-6 RI itu. "Memang dua kaki, tapi satu di Pak Prabowo, satu di Sandi," ucapnya, seperti dilaporkan Reporter Elshinta.com, Dody Handoko.

Seperti diberitakan, Wasekjen Partai Demokrat Andi Arief mengakui, 'dua kaki' merupakan perintah Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Arestasi | 16 November 2018 - 21:50 WIB

Polsek Pangkalan Brandan ringkus bandar dan pengedar narkoba

Hukum | 16 November 2018 - 21:38 WIB

Penyerang anggota Polsek Penjaringan jalani tes kejiwaan

Event | 16 November 2018 - 21:24 WIB

Andik siap habis-habisan hadapi Thailand

Politik | 16 November 2018 - 21:07 WIB

DPR: Polemik politik masih jauh dari etika

Megapolitan | 16 November 2018 - 20:55 WIB

Atasi genangan air, Sudin SDA pasang `sheetpile` Kali BGR

Elshinta.com - Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan mengatakan bahwa tidak mungkin Ketum Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono  (SBY) memerintahkan permainan `dua kaki` di Pemilu 2019.

"Waduh, Pak SBY nggak begitu. Saya kan mantan menterinya. Nggak gitu," ujarnya di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (12/9).

Dikatakannya, misalnya memang dua kaki, hal itu dilakukan untuk mengokohkan dukungan terhadap Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Ia memahami sikap Presiden ke-6 RI itu. "Memang dua kaki, tapi satu di Pak Prabowo, satu di Sandi," ucapnya, seperti dilaporkan Reporter Elshinta.com, Dody Handoko.

Seperti diberitakan, Wasekjen Partai Demokrat Andi Arief mengakui, 'dua kaki' merupakan perintah Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Jumat, 16 November 2018 - 07:36 WIB

Polda Papua Barat intensifkan koordinasi jelang Pemilu

Jumat, 16 November 2018 - 07:28 WIB

PMII ajak warga jaga kondusivitas daerah

Jumat, 16 November 2018 - 06:25 WIB

KPU Pekalongan masih butuh 4.270 kotak suara

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com