Minggu, 18 November 2018 | 09:44 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Pemilu / Pemilihan Presiden 2019

Bawaslu Bengkulu temukan puluhan ribu pemilih ganda

Rabu, 12 September 2018 - 11:15 WIB    |    Penulis : Rizky Sandra    |    Editor : Administrator
BAWASLU Bengkulu menemukan puluhan ribu pemilih ganda yang tersebar pada 10 kabupaten dan kota. Sumber foto: https://bit.ly/2CKN6Cv
BAWASLU Bengkulu menemukan puluhan ribu pemilih ganda yang tersebar pada 10 kabupaten dan kota. Sumber foto: https://bit.ly/2CKN6Cv

Elshinta.com - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Bengkulu menemukan sebanyak 20.524 data pemilih ganda dari 1.282.760 daftar pemilih tetap (DPT) pemiliham umum tahun 2019 yang tersebar pada 10 kabupaten dan kota.

Rabu, (12/09) Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Bengkulu menemukan sebanyak 20.524 data pemilih ganda dari 1.282.760 daftar pemilih tetap (DPT) pemiliham umum tahun 2019 yang tersebar pada 10 kabupaten dan kota. Ditemukan ada 20.524 data pemilih ganda yang sudah direkomendasikan untuk perbaikan. Demikian diungkapkan Divisi Pengawasan, Hubungan Masyarakat dan Hubungan antar Lembaga Bawaslu Provinsi Bengkulu, Patimah Siregar.

"Ditemukan data pemilih ganda dari 10 wilayah kabupaten dan kota yang sudah dianalisis," kata Patimah.

Ia menjelaskan, rincian pemilih ganda yang sudah direkomendasikan untuk perbaikan yakni Kota Bengkulu sebanyak 539 pemilih, Kabupaten Bengkulu Tengah sebanyak satu orang, Kabupaten Lebong sebanyak 1.009 pemilih. Sedangkan di Kabupaten Mukomuko 3.037 pemilih, Kabupaten Kepahiang 2.844, Kabupaten Bengkulu Utara sebanyak 7.111 pemilih, Kabupaten Seluma 3.298 pemilih dan Kabupaten Kaur sebanyak 1.607 pemilih.

"Untuk menyelesaikan permasalahan mengenai data pemilih ganda tersebut, Bawaslu dan KPU akan bersinergi mulai dari tingkat bawah," ungkap Patimah, dikutip Antara

Proses penyelesaian data ganda tersebut diawali dengan pengelompokan jenis kegandaan untuk menentukan langkah-langkah penyelesaiannya. Penyelesaian data pemilih di tingkat desa dan kecamatan dilakukan pada 12 September, kemudian dilanjutkan di tingkat kabupaten dan kota 13 September, dan tingkat provinsi pada 14 September.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Pemilihan Presiden 2019 | 18 November 2018 - 09:36 WIB

Sandiaga Uno akan buka lapangan kerja seluas-luasnya

Aktual Dalam Negeri | 18 November 2018 - 09:24 WIB

Polda DIY dan Banten naik jadi Polda tipe A

Bencana Alam | 18 November 2018 - 09:13 WIB

Basarnas siagakan tim di lokasi banjir Tasikmalaya

Aktual Dalam Negeri | 18 November 2018 - 08:55 WIB

KTT APEC akan bahas konektivitas untuk pertumbuhan inklusif

Kriminalitas | 18 November 2018 - 08:45 WIB

Menolak saat memberikan HP remaja dibacok orang tak dikenal

Travel | 18 November 2018 - 08:29 WIB

Yogyakarta siapkan dua kegiatan libur akhir tahun

Elshinta.com - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Bengkulu menemukan sebanyak 20.524 data pemilih ganda dari 1.282.760 daftar pemilih tetap (DPT) pemiliham umum tahun 2019 yang tersebar pada 10 kabupaten dan kota.

Rabu, (12/09) Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Bengkulu menemukan sebanyak 20.524 data pemilih ganda dari 1.282.760 daftar pemilih tetap (DPT) pemiliham umum tahun 2019 yang tersebar pada 10 kabupaten dan kota. Ditemukan ada 20.524 data pemilih ganda yang sudah direkomendasikan untuk perbaikan. Demikian diungkapkan Divisi Pengawasan, Hubungan Masyarakat dan Hubungan antar Lembaga Bawaslu Provinsi Bengkulu, Patimah Siregar.

"Ditemukan data pemilih ganda dari 10 wilayah kabupaten dan kota yang sudah dianalisis," kata Patimah.

Ia menjelaskan, rincian pemilih ganda yang sudah direkomendasikan untuk perbaikan yakni Kota Bengkulu sebanyak 539 pemilih, Kabupaten Bengkulu Tengah sebanyak satu orang, Kabupaten Lebong sebanyak 1.009 pemilih. Sedangkan di Kabupaten Mukomuko 3.037 pemilih, Kabupaten Kepahiang 2.844, Kabupaten Bengkulu Utara sebanyak 7.111 pemilih, Kabupaten Seluma 3.298 pemilih dan Kabupaten Kaur sebanyak 1.607 pemilih.

"Untuk menyelesaikan permasalahan mengenai data pemilih ganda tersebut, Bawaslu dan KPU akan bersinergi mulai dari tingkat bawah," ungkap Patimah, dikutip Antara

Proses penyelesaian data ganda tersebut diawali dengan pengelompokan jenis kegandaan untuk menentukan langkah-langkah penyelesaiannya. Penyelesaian data pemilih di tingkat desa dan kecamatan dilakukan pada 12 September, kemudian dilanjutkan di tingkat kabupaten dan kota 13 September, dan tingkat provinsi pada 14 September.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Minggu, 18 November 2018 - 09:36 WIB

Sandiaga Uno akan buka lapangan kerja seluas-luasnya

Minggu, 18 November 2018 - 07:56 WIB

PDIP optimistis Jokowi-Ma'ruf menang di Jabar

Minggu, 18 November 2018 - 07:17 WIB

Ma'ruf Amin berharap santri bisa jadi presiden

Sabtu, 17 November 2018 - 18:37 WIB

Perempuan kunci memenangi Pilpres

Sabtu, 17 November 2018 - 17:47 WIB

PDIP memulai kegiatan safari kebangsaan

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com