Musim kemarau, hutan di lereng kaki Gunung Wilis dan Gunung Kelud terbakar
Rabu, 12 September 2018 - 13:15 WIB | Penulis : Fajar Nugraha | Editor : Dewi Rusiana
Istimewa. Foto: Fendi Lesmana/Radio Elshinta

Elshinta.com - Dua hutan dengan total seluas 25 hektar di lereng kaki Gunung Kelud Kediri dan Gunung Wilis, Nganjuk, Jawa Timur, terbakar akibat musim kemarau.

Menurut keterangan Kasi Perencanaan Perum Perhutani Kesatuan Pemangku Hutan (KPH) Kediri, Nur Adin kepada Kontributor Elshinta, Fendi Lesmana di Kediri, Rabu (12/9), pihaknya telah melakukan upaya pemadaman sekaligus pencegahan agar kobaran api tidak merembet ke wilayah hutan lain. 

Upaya yang sudah ditempuh di antaranya, membuat ilaran api sebagai sekat bakar di beberapa titik termasuk di wilayah perbatasan hutan yang menghubungkan wilayah Kabupaten Nganjuk-Kediri. Selain itu, KPH juga bisa memanfaatkan sekat bakar alami berupa aliran air.

Nur Adin memaparkan, beberapa faktor yang menjadikan kendala petugas memadamkan kebakaran hutan di Gunung Wilis Nganjuk karena medannya yang terjal, cuaca tiupan angin yang kencang, serta diperparah dengan kondisi tumbuhan alang-alang yang sudah mengering sehingga dapat mempercepat proses pembakaran.

Dalam peristiwa ini, jumlah personel yang dilibatkan hampir mencapai 100 orang dengan rincian dari PHT berjumlah 29 orang, serta dibantu dari masyarakat LMDH Dusun Salam Judeg, Desa Blongko, Nganjuk.

Terpisah, di lereng kaki Gunung Kelud Kediri Jawa Timur juga terjadi peristiwa yang sama, tepanya dilokasi di Bukit Kura-Kura petak 148, RPH Besowo, BKPH Pare, KPH Kediri. Sesuai data yang dihimpun dari BPBD Kabupaten Kediri menyebutkan kejadian kebakaran hutan lindung kali pertama diketahui oleh seorang saksi bernama Rony yang keseharinya bekerja di wisata Bukit Ongakan dan melaporkan kejadian pada hari Senin (10/9).

Menurut keterangan Randy Agatha selaku kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kediri mengatakan, dampak kebakaran hutan yang terjadi mencapai 4 hektar, dari total luasan 5 hektar. Sementara, hasil dari pemantauan tim BPBD Kabupaten Kediri menyebutkan pada hari selasa (11/9) kemarin, dari titik utara, barat, dan selatan sudah tidak ada asap.Ssementara titik api arah timur terpantau masih menyala meskipun semakin mengecil dan padam malam harinya api kemudian dinyatakan padam.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Selasa, 26 Maret 2019 - 17:34 WIB
Elshinta.com -Plafon lokal kelas 1 SD Negeri Serut 02 Kecamatan Nguter, Kabupaten Sukoharjo run...
Selasa, 26 Maret 2019 - 17:15 WIB
Elshinta.com -Tim SAR gabungan dengan komandan tim dari Basarnas Pos SAR Jember melakukan penca...
Selasa, 26 Maret 2019 - 13:41 WIB
Elshinta.com - Kapolsek Rasau Jaya Iptu Aswin Mahawan mengatakan, sebuah kapal motor (KM) ...
Senin, 25 Maret 2019 - 09:21 WIB
Elshinta.com - Kebakaran lahan gambut dan semak belukar terjadi di Kabupaten Mempawah, Kal...
Senin, 25 Maret 2019 - 08:20 WIB
Elshinta.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Riau menyatakan, luas k...
Minggu, 24 Maret 2019 - 13:16 WIB
Elshinta.com - Tim Basarnas Surabaya, Jawa Timur menggelar operasi pencarian terkait lapor...
Jumat, 22 Maret 2019 - 16:53 WIB
Elshinta.com - Pesawat sewa ATR 72-600 milik maskapai Garuda Indonesia mengalami kerusakan...
Jumat, 22 Maret 2019 - 09:56 WIB
Elshinta.com - Jumlah titik panas yang menjadi indikasi awal kebakaran hutan dan lahan (ka...
Kamis, 21 Maret 2019 - 11:51 WIB
Elshinta.com - Satu orang tewas dalam kebakaran yang menghanguskan salah satu bangunan di ...
Minggu, 17 Maret 2019 - 14:52 WIB
Elshinta.com - Tim SAR gabungan yang terdiri dari anggota Polri, TNI  dan masyarakat ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)