Senin, 19 November 2018 | 02:41 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Pemilu / Aktual Pemilu

KPU Deli Serdang bentuk lima tim verifikasi pemilih ganda

Rabu, 12 September 2018 - 14:38 WIB    |    Penulis : Fajar Nugraha    |    Editor : Administrator
Komisioner KPU Deli Serdang Divisi SDM dan Parmas, Boby Indra Prayoga (dua dari kanan) bersama PPK Kutalimbaru tengah melakukan pengecekan data pemilih ganda. Foto: Prasetiyo/Elshinta
Komisioner KPU Deli Serdang Divisi SDM dan Parmas, Boby Indra Prayoga (dua dari kanan) bersama PPK Kutalimbaru tengah melakukan pengecekan data pemilih ganda. Foto: Prasetiyo/Elshinta

Elshinta.com - Menyikapi temuan pemilih ganda dalam daftar pemilih tetap (DPT) Pemilu 2019, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Deli Serdang langsung membentuk lima tim verifikasi faktual kegandaan data pemilih dan menyebar ke 22 kecamatan yang ada di Kabupaten Deli Serdang. 

Komisioner KPU Kabupaten Deli Serdang Divisi SDM dan Parmas, Boby Indra Prayoga kepada Kontributor Elshinta Prasetiyo, Rabu (12/9), merincikan tim pertama memonitor wilayah Sunggal, Pancur Batu, Hamparan Perak dan Labuhan Deli yang dipimpin oleh Timo Dahlia.

Selanjutnya, tim kedua yang dipimpin oleh Boby Indra Prayoga memonitor wilayah Sibolangit, Kutalimbaru, Namorambe, Biru-biru dan Tanjung Morawa. Kemudian, tim ketiga yang dipimpin oleh Rajuddin Batubara memonitor wilayah STM Hilir, STM Hulu, Patumbak, Deli Tua dan Lubuk Pakam.

Tim keempat, lanjut dia, memonitor wilayah Beringin, Pantai Labu, Batang Kuis dan Percut Sei Tuan dipimpin oleh Lisbon Situmorang. Sedangkan tim terakhir yang dipimpin oleh Arifin Sihombing memonitor wilayah Pagar Merbau, Galang, Bangun Purba dan Gunung Meriah.

"Sesuai arahan KPU RI dan KPU Sumut, kita langsung turun memverifikasi data ganda ini selama 7 hari yang dimulai dari Senin 10 September hingga Minggu 16 September nanti. Jumlah kegandaan keselurahannya belum bisa kami informasikan sekarang karena masih proses verifikasi. Jadi, teknisnya kami sinkronisasi data, mensinergikan data lalu memverifikasi ke lokasi," ungkap Boby.

Di Deli Serdang sendiri diakui Boby masih terdapat data ganda yang disebabkan ada masyarakat yang terdata di tempat tinggalnya yang tidak sesuai domisili di Kartu Tanda Penduduk (KTP) serta ikut terdata kembali sebagai pemilih di desa tempatnya tinggal saat ini. Solusinya, pemilih tersebut nantinya akan ditegaskan untuk memilih satu tempat ia akan memilih nantinya. Dalam melakukan verifikasi tersebut, KPU Deli Serdang juga mengalami kendala seperti kondisi geografis berupa perbukitan atau pesisir serta proses verifikasi masih dilakukan secara manual.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 18 November 2018 - 21:40 WIB

Tiba di Sidoarjo dari Papua, ini agenda kunjungan kerja Jokowi

Aktual Olahraga | 18 November 2018 - 21:14 WIB

Masyarakat Kota Batu antusias ikut Sepeda Nusantara

Pemilihan Presiden 2019 | 18 November 2018 - 20:48 WIB

Demokrat klaim punya cara khusus kampanyekan Prabowo-Sandi

Kriminalitas | 18 November 2018 - 20:39 WIB

Kejiwaan HS pembunuh satu keluarga di Bekasi akan diperiksa

Elshinta.com - Menyikapi temuan pemilih ganda dalam daftar pemilih tetap (DPT) Pemilu 2019, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Deli Serdang langsung membentuk lima tim verifikasi faktual kegandaan data pemilih dan menyebar ke 22 kecamatan yang ada di Kabupaten Deli Serdang. 

Komisioner KPU Kabupaten Deli Serdang Divisi SDM dan Parmas, Boby Indra Prayoga kepada Kontributor Elshinta Prasetiyo, Rabu (12/9), merincikan tim pertama memonitor wilayah Sunggal, Pancur Batu, Hamparan Perak dan Labuhan Deli yang dipimpin oleh Timo Dahlia.

Selanjutnya, tim kedua yang dipimpin oleh Boby Indra Prayoga memonitor wilayah Sibolangit, Kutalimbaru, Namorambe, Biru-biru dan Tanjung Morawa. Kemudian, tim ketiga yang dipimpin oleh Rajuddin Batubara memonitor wilayah STM Hilir, STM Hulu, Patumbak, Deli Tua dan Lubuk Pakam.

Tim keempat, lanjut dia, memonitor wilayah Beringin, Pantai Labu, Batang Kuis dan Percut Sei Tuan dipimpin oleh Lisbon Situmorang. Sedangkan tim terakhir yang dipimpin oleh Arifin Sihombing memonitor wilayah Pagar Merbau, Galang, Bangun Purba dan Gunung Meriah.

"Sesuai arahan KPU RI dan KPU Sumut, kita langsung turun memverifikasi data ganda ini selama 7 hari yang dimulai dari Senin 10 September hingga Minggu 16 September nanti. Jumlah kegandaan keselurahannya belum bisa kami informasikan sekarang karena masih proses verifikasi. Jadi, teknisnya kami sinkronisasi data, mensinergikan data lalu memverifikasi ke lokasi," ungkap Boby.

Di Deli Serdang sendiri diakui Boby masih terdapat data ganda yang disebabkan ada masyarakat yang terdata di tempat tinggalnya yang tidak sesuai domisili di Kartu Tanda Penduduk (KTP) serta ikut terdata kembali sebagai pemilih di desa tempatnya tinggal saat ini. Solusinya, pemilih tersebut nantinya akan ditegaskan untuk memilih satu tempat ia akan memilih nantinya. Dalam melakukan verifikasi tersebut, KPU Deli Serdang juga mengalami kendala seperti kondisi geografis berupa perbukitan atau pesisir serta proses verifikasi masih dilakukan secara manual.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com