Kamis, 20 September 2018 | 06:24 WIB

Daftar | Login

kuping kiri paragames kuping kanan paragames
emajels

Dalam Negeri / Lingkungan

Sungai tercemar berat di Jakarta capai 61 persen

Rabu, 12 September 2018 - 16:05 WIB    |    Penulis : Fajar Nugraha    |    Editor : Dewi Rusiana
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2Oehkz5
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2Oehkz5

Elshinta.com - Kualitas air sungai di Jakarta pada 2014 sampai 2017 yang tercemar untuk kategori berat mengalami kenaikan dari 32 persen menjadi 61 persen.

Dilansir Antara, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan di Balaikota DKI Jakarta, Rabu (12/9), mengatakan kondisi kualitas air sungai di DKI Jakarta mengalami perubahan cukup signifikan. 

Hal tersebut berdasarkan data dari 2014 sampai 2017, yakni untuk sungai tercemar kategori ringan dari 23 persen turun menjadi 12 persen, sedangkan sungai tercemar kategori sedang turun dari 44 persen menjadi 17 persen.

"Kita sudah menyusun dan peta jalannya untuk segera mengembalikan ke kondisi sebelumnya," kata Anies.

Dijelaskannya proses pencemaran yang terjadi di Jakarta terjadi dalam waktu yang singkat dan pekerjaan rumah tersebut harus dibereskan. Menurut Gubernur, bukan hanya sekedar soal estetika nampak indah, tetapi juga sungainya harus terlihat apik.

Kondisi sungai sehat dan bersih kalau sudah alamiah lagi, maka bisa ada satwa - satwa yang hidup di sekitarnya dan ini merupakan indikasi paling sederhana. "Kita akan melakukan dengan membangun (sekitar) sungai, sehingga menjadi ekosistem yang alamiah lagi," ungkap Anies.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
FitRadioSemarang
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 20 September 2018 - 06:16 WIB

16 ASN akan diberhentikan

Pemilihan Presiden 2019 | 20 September 2018 - 06:05 WIB

Hari ini koalisi Prabowo-Sandiaga daftarkan anggota Badan Pemenangan

Aktual Dalam Negeri | 19 September 2018 - 21:39 WIB

Dua paket misterius dari China buat heboh Bawaslu Sumut

Sosbud | 19 September 2018 - 21:12 WIB

Bubur Asyura, makanan khas penanda buka luwur Sunan Kudus

Pemilihan Presiden 2019 | 19 September 2018 - 20:57 WIB

Pakar: Perang kata-kata dan tagar bisa picu perpecahan

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com