Minggu, 18 November 2018 | 09:46 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Dalam Negeri / Aktual Dalam Negeri

Jokowi bahas revolusi industri 4.0 bersama PM Vietnam

Rabu, 12 September 2018 - 17:37 WIB    |    Penulis : Fajar Nugraha    |    Editor : Administrator
Presiden Indonesia Joko Widodo bersama Perdana Menteri Vietnam Nguyen Xuan Phuc. Sumber foto: https://bit.ly/2p3ync9
Presiden Indonesia Joko Widodo bersama Perdana Menteri Vietnam Nguyen Xuan Phuc. Sumber foto: https://bit.ly/2p3ync9

Elshinta.com - Presiden Joko Widodo dan Perdana Menteri Vietnam Nguyen Xuan Phuc membahas sejumlah hal termasuk tantangan revolusi industri 4.0.

Presiden Jokowi saat bertemu dengan Perdana Menteri Vietnam Nguyen Xuan Phuc di National Convention Center, Hanoi, Rabu (12/9), menyatakan harapan agar di masa mendatang kedua negara dapat bermitra secara strategis untuk menghadapi situasi ekonomi global dan tantangan revolusi industri 4.0.

Selain itu, Presiden Jokowi juga berharap bersama Vietnam dapat meningkatkan kerja sama dan berkolaborasi dalam pengembangan ekonomi kreatif dan digital di kawasan sebagaimana disampaikan Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden
Bey Machmudin.

Dalam pertemuan itu juga, keduanya membicarakan kemungkinan bagi kedua negara untuk dapat meningkatkan kerja sama dan berkolaborasi dalam pengembangan ekonomi kreatif dan digital di kawasan.

"Saya juga ingin mengucapkan terima kasih atas konfirmasi Yang Mulia untuk hadir pada ASEAN Leaders' Gathering (ALG) di Bali, 11 Oktober 2018," imbuhnya, dikutip Antara.

Presiden menyebut bahwa pertemuan ALG ini menjadi sangat penting di tengah situasi ekonomi global yang makin tidak menentu. Pertemuan tersebut juga menjadi momentum yang tepat bagi ASEAN untuk dapat berbicara lebih banyak kepada dunia.

"Kesempatan bagi ASEAN menunjukkan kepada dunia ketahanan ekonomi ASEAN serta komitmen kuat ASEAN terhadap pembangunan dan pengentasan kemiskinan," ujar Jokowi.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Pemilihan Presiden 2019 | 18 November 2018 - 09:36 WIB

Sandiaga Uno akan buka lapangan kerja seluas-luasnya

Aktual Dalam Negeri | 18 November 2018 - 09:24 WIB

Polda DIY dan Banten naik jadi Polda tipe A

Bencana Alam | 18 November 2018 - 09:13 WIB

Basarnas siagakan tim di lokasi banjir Tasikmalaya

Aktual Dalam Negeri | 18 November 2018 - 08:55 WIB

KTT APEC akan bahas konektivitas untuk pertumbuhan inklusif

Kriminalitas | 18 November 2018 - 08:45 WIB

Menolak saat memberikan HP remaja dibacok orang tak dikenal

Travel | 18 November 2018 - 08:29 WIB

Yogyakarta siapkan dua kegiatan libur akhir tahun

Elshinta.com - Presiden Joko Widodo dan Perdana Menteri Vietnam Nguyen Xuan Phuc membahas sejumlah hal termasuk tantangan revolusi industri 4.0.

Presiden Jokowi saat bertemu dengan Perdana Menteri Vietnam Nguyen Xuan Phuc di National Convention Center, Hanoi, Rabu (12/9), menyatakan harapan agar di masa mendatang kedua negara dapat bermitra secara strategis untuk menghadapi situasi ekonomi global dan tantangan revolusi industri 4.0.

Selain itu, Presiden Jokowi juga berharap bersama Vietnam dapat meningkatkan kerja sama dan berkolaborasi dalam pengembangan ekonomi kreatif dan digital di kawasan sebagaimana disampaikan Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden
Bey Machmudin.

Dalam pertemuan itu juga, keduanya membicarakan kemungkinan bagi kedua negara untuk dapat meningkatkan kerja sama dan berkolaborasi dalam pengembangan ekonomi kreatif dan digital di kawasan.

"Saya juga ingin mengucapkan terima kasih atas konfirmasi Yang Mulia untuk hadir pada ASEAN Leaders' Gathering (ALG) di Bali, 11 Oktober 2018," imbuhnya, dikutip Antara.

Presiden menyebut bahwa pertemuan ALG ini menjadi sangat penting di tengah situasi ekonomi global yang makin tidak menentu. Pertemuan tersebut juga menjadi momentum yang tepat bagi ASEAN untuk dapat berbicara lebih banyak kepada dunia.

"Kesempatan bagi ASEAN menunjukkan kepada dunia ketahanan ekonomi ASEAN serta komitmen kuat ASEAN terhadap pembangunan dan pengentasan kemiskinan," ujar Jokowi.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Minggu, 18 November 2018 - 09:24 WIB

Polda DIY dan Banten naik jadi Polda tipe A

Minggu, 18 November 2018 - 07:34 WIB

Kemenpan-RB tetapkan nilai ambang batas CPNS sebesar 298

Sabtu, 17 November 2018 - 21:27 WIB

AHY: Penyebar hoax atau fitnah musuh bersama bangsa

Sabtu, 17 November 2018 - 21:15 WIB

AHY: Muslim Indonesia rahmatanlil`alamin

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com