Minggu, 18 November 2018 | 13:56 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Dalam Negeri / Aktual Dalam Negeri

Menteri BUMN minta holding tambang tingkatkan ekspor produk akhir

Rabu, 12 September 2018 - 17:45 WIB    |    Penulis : Fajar Nugraha    |    Editor : Administrator
Menteri BUMN Rini Soemarno. Sumber foto: https://bit.ly/2OcBYzR
Menteri BUMN Rini Soemarno. Sumber foto: https://bit.ly/2OcBYzR

Elshinta.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno meminta perusahaan holding tambang untuk meningkatkan ekspor produk akhir.

"Saya kira ketika tidak ekspor bahan mentah, akan meningkatkan nilai ekspor produk hilirisasi itu dan saya sudah tekankan sejak dulu," kata Menteri Rini di Jakarta, Rabu (12/9), dikutip Antara.

Rini menilai pada sektor tambang memiliki potensi yang besar untuk mengolah bahan tambang menjadi produk turunan yang lebih memiliki nilai jual tinggi.

"Kita harus bisa memproses produk tambang itu yang nilai tambahnya tinggi. Ini kelemahan kita, produk tambang tidak kita lakukan ekspor lanjutan," ujar Rini. 

Ia mencontohkan, misalnya, bauksit, produk akhirnya adalah alumunium, nikel atau juga bisa stainless. Kemudian batubara bisa jadi metanol, hal tersebut menurut Rini yang dibutuhkan. "Produk hilirisasi dari pertambangan justru kita banyak impor, padahal kita punya bahan bakunya," kata Rini.

Permasalahan dana dan teknologi selalu menjadi kendala utama dari perencanaan hilirisasi ekspor produk pertambangan, padahal menurutnya jika tercapai, maka banyak menghemat biaya impor dan mampu mendapatkan nilai lebih dari ekspor turunan pertambangan.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 18 November 2018 - 13:50 WIB

Wali Kota ajak masyarakat waspada DBD

Musibah | 18 November 2018 - 13:39 WIB

Tagana diminta petakan daerah rawan banjir

Aktual Dalam Negeri | 18 November 2018 - 13:29 WIB

Menhub RI tutup Diklat Pemberdayaan Masyarakat di Tangerang

Pembangunan | 18 November 2018 - 13:19 WIB

Rohidin ajak seluruh masyarakat bahu-membahu membangun Bengkulu

Aktual Luar Negeri | 18 November 2018 - 12:52 WIB

Militer Rusia: 18 prajurit Suriah tewas dalam serangan oleh gerilyawan

Kriminalitas | 18 November 2018 - 12:24 WIB

Polisi ringkus WNA transaksi narkoba di perbatasan

Elshinta.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno meminta perusahaan holding tambang untuk meningkatkan ekspor produk akhir.

"Saya kira ketika tidak ekspor bahan mentah, akan meningkatkan nilai ekspor produk hilirisasi itu dan saya sudah tekankan sejak dulu," kata Menteri Rini di Jakarta, Rabu (12/9), dikutip Antara.

Rini menilai pada sektor tambang memiliki potensi yang besar untuk mengolah bahan tambang menjadi produk turunan yang lebih memiliki nilai jual tinggi.

"Kita harus bisa memproses produk tambang itu yang nilai tambahnya tinggi. Ini kelemahan kita, produk tambang tidak kita lakukan ekspor lanjutan," ujar Rini. 

Ia mencontohkan, misalnya, bauksit, produk akhirnya adalah alumunium, nikel atau juga bisa stainless. Kemudian batubara bisa jadi metanol, hal tersebut menurut Rini yang dibutuhkan. "Produk hilirisasi dari pertambangan justru kita banyak impor, padahal kita punya bahan bakunya," kata Rini.

Permasalahan dana dan teknologi selalu menjadi kendala utama dari perencanaan hilirisasi ekspor produk pertambangan, padahal menurutnya jika tercapai, maka banyak menghemat biaya impor dan mampu mendapatkan nilai lebih dari ekspor turunan pertambangan.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Minggu, 18 November 2018 - 13:50 WIB

Wali Kota ajak masyarakat waspada DBD

Minggu, 18 November 2018 - 12:05 WIB

BMKG: Hujan lebat berpotensi terjadi di Jabodetabek

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com