Senin, 19 November 2018 | 02:41 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Dalam Negeri / Ekonomi

Presiden analogikan kondisi ekonomi global seperti film Avenger

Rabu, 12 September 2018 - 17:58 WIB    |    Penulis : Fajar Nugraha    |    Editor : Dewi Rusiana
Presiden Indonesia Joko Widodo dalam acara World Economic Forum on ASEAN di Hanoi, Vietnam, Rabu (12/9). Sumber foto: https://bit.ly/2OcHdzp
Presiden Indonesia Joko Widodo dalam acara World Economic Forum on ASEAN di Hanoi, Vietnam, Rabu (12/9). Sumber foto: https://bit.ly/2OcHdzp

Elshinta.com - Presiden Joko Widodo dalam pidatonya pada World Economic Forum on ASEAN di Hanoi, Vietnam, Rabu (12/9), menganalogikan kondisi perekonomian global saat ini menuju perang tak terbatas seperti dalam film Avenger: Infinity War yang memiliki sosok Thanos yang ingin memusnahkan setengah populasi bumi.

Deputi Bidang Protokol, Pers dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin dalam keterangan yang diterima Antara di Jakarta, Rabu (12/9), menyebutkan bahwa Presiden Joko Widodo menyatakan bersama rekan "Avengers" lainnya siap untuk mencegah hal tersebut terjadi.

"Thanos ingin memusnahkan setengah populasi karena ia percaya sumber daya planet bumi terbatas," ujar Presiden saat menyampaikan pidatonya pada World Economic Forum on ASEAN di National Convention Center, Hanoi.

Menurut Presiden, pada kenyataannya sumber daya untuk umat manusia tidak terbatas. Perkembangan teknologi, misalnya, telah menghasilkan peningkatan efisiensi, memberi manusia kemampuan untuk memperbanyak sumber daya lebih banyak dari sebelumnya.

"Penelitian ilmiah membuktikan, ekonomi kita sekarang lebih ringan dalam hal berat fisik dan volume fisik. Dalam 12 tahun terakhir, total berat dan volume televisi, kamera, pemutar musik, buku, surat kabar, dan majalah telah tergantikan oleh ringannya ponsel pintar dan tablet," kata Jokowi

Di depan sejumlah pimpinan negara yang hadir, Presiden juga memaparkan bahwa sudah saatnya peningkatan ekonomi didorong bukan lagi dari sumber daya alam, melainkan sumber daya manusia yang tidak terbatas.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 18 November 2018 - 21:40 WIB

Tiba di Sidoarjo dari Papua, ini agenda kunjungan kerja Jokowi

Aktual Olahraga | 18 November 2018 - 21:14 WIB

Masyarakat Kota Batu antusias ikut Sepeda Nusantara

Pemilihan Presiden 2019 | 18 November 2018 - 20:48 WIB

Demokrat klaim punya cara khusus kampanyekan Prabowo-Sandi

Kriminalitas | 18 November 2018 - 20:39 WIB

Kejiwaan HS pembunuh satu keluarga di Bekasi akan diperiksa

Elshinta.com - Presiden Joko Widodo dalam pidatonya pada World Economic Forum on ASEAN di Hanoi, Vietnam, Rabu (12/9), menganalogikan kondisi perekonomian global saat ini menuju perang tak terbatas seperti dalam film Avenger: Infinity War yang memiliki sosok Thanos yang ingin memusnahkan setengah populasi bumi.

Deputi Bidang Protokol, Pers dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin dalam keterangan yang diterima Antara di Jakarta, Rabu (12/9), menyebutkan bahwa Presiden Joko Widodo menyatakan bersama rekan "Avengers" lainnya siap untuk mencegah hal tersebut terjadi.

"Thanos ingin memusnahkan setengah populasi karena ia percaya sumber daya planet bumi terbatas," ujar Presiden saat menyampaikan pidatonya pada World Economic Forum on ASEAN di National Convention Center, Hanoi.

Menurut Presiden, pada kenyataannya sumber daya untuk umat manusia tidak terbatas. Perkembangan teknologi, misalnya, telah menghasilkan peningkatan efisiensi, memberi manusia kemampuan untuk memperbanyak sumber daya lebih banyak dari sebelumnya.

"Penelitian ilmiah membuktikan, ekonomi kita sekarang lebih ringan dalam hal berat fisik dan volume fisik. Dalam 12 tahun terakhir, total berat dan volume televisi, kamera, pemutar musik, buku, surat kabar, dan majalah telah tergantikan oleh ringannya ponsel pintar dan tablet," kata Jokowi

Di depan sejumlah pimpinan negara yang hadir, Presiden juga memaparkan bahwa sudah saatnya peningkatan ekonomi didorong bukan lagi dari sumber daya alam, melainkan sumber daya manusia yang tidak terbatas.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com