Minggu, 16 Desember 2018 | 07:16 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Dalam Negeri / Aktual Dalam Negeri

Demokrat sebut laporan Asia Sentinel terkait Century fiktif

Rabu, 12 September 2018 - 18:14 WIB    |    Penulis : Fajar Nugraha    |    Editor : Administrator
Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono. Sumber foto: https://bit.ly/2x9pWzX
Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono. Sumber foto: https://bit.ly/2x9pWzX

Elshinta.com - Partai Demokrat menyebut laporan laman berita Asia Sentinel yang mengaitkan Partai Demokrat serta Susilo Bambang Yudhoyono dengan kasus Bank Century sebagai sebuah laporan kisah fiktif. 

"Semua yang dituliskan di situ tidak lebih dari sebuah halusinasi yang buruk. Mengarang sebuah cerita dengan kisah-kisah fiktif yang diolah sebagai seolah kebenaran," kata Kepala Divisi Advokasi dan Hukum Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean saat dihubungi Antara di Jakarta, Rabu (12/9).

Dalam laporannya, laman berita Asia Sentinel berjudul "Indonesia’s SBY Government: ‘Vast Criminal Conspiracy" yang ditulis John Berthelsen menyebutkan adanya konspirasi pencurian uang negara sebesar 12 miliar dolar AS yang melibatkan 30 pejabat negara dan mencucinya melalui perbankan internasional, salah satunya ada keterkaitan SBY dalam kasus Bank Century.

Dalam laporannya Berthelsen mengaku merujuk pada hasil investigasi serta keterangan tertulis dibawah sumpah sejumlah investigator dan pengacara. Dia mengungkapkan bagaimana Bank Century beralih menjadi Bank Mutiara dan akhirnya diambil alih perbankan asal Jepang J Trust dan keterlibatan Demokrat serta SBY. 

"Fakta-fakta selama proses politik maupun proses hukum terkait Century, sama sekali tidak menghubungkan debgan SBY, Demokrat maupun orang Demokrat. Jadi bagi kami itu hanya omong kosong dan fitnah kepada SBY," tegasnya.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Bencana Alam | 16 Desember 2018 - 07:12 WIB

Longsor akibatkan 3 rumah di Ponorogo rusak

Aktual Dalam Negeri | 16 Desember 2018 - 06:49 WIB

Suami kalahkan isteri dalam Pilkades di Kotim

Liga Italia | 16 Desember 2018 - 06:26 WIB

Penalti Icardi amankan kemenangan Inter atas Udinese

Aktual Dalam Negeri | 16 Desember 2018 - 06:16 WIB

TNI minta masyarakat Sulbar jaga kondusifitas Natal

Peristiwa Hari Ini | 15 Desember 2018 - 23:56 WIB

Kabar duka, Rois Syuriah PCNU Malang, KH Buchori Amin meninggal dunia

Elshinta.com - Partai Demokrat menyebut laporan laman berita Asia Sentinel yang mengaitkan Partai Demokrat serta Susilo Bambang Yudhoyono dengan kasus Bank Century sebagai sebuah laporan kisah fiktif. 

"Semua yang dituliskan di situ tidak lebih dari sebuah halusinasi yang buruk. Mengarang sebuah cerita dengan kisah-kisah fiktif yang diolah sebagai seolah kebenaran," kata Kepala Divisi Advokasi dan Hukum Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean saat dihubungi Antara di Jakarta, Rabu (12/9).

Dalam laporannya, laman berita Asia Sentinel berjudul "Indonesia’s SBY Government: ‘Vast Criminal Conspiracy" yang ditulis John Berthelsen menyebutkan adanya konspirasi pencurian uang negara sebesar 12 miliar dolar AS yang melibatkan 30 pejabat negara dan mencucinya melalui perbankan internasional, salah satunya ada keterkaitan SBY dalam kasus Bank Century.

Dalam laporannya Berthelsen mengaku merujuk pada hasil investigasi serta keterangan tertulis dibawah sumpah sejumlah investigator dan pengacara. Dia mengungkapkan bagaimana Bank Century beralih menjadi Bank Mutiara dan akhirnya diambil alih perbankan asal Jepang J Trust dan keterlibatan Demokrat serta SBY. 

"Fakta-fakta selama proses politik maupun proses hukum terkait Century, sama sekali tidak menghubungkan debgan SBY, Demokrat maupun orang Demokrat. Jadi bagi kami itu hanya omong kosong dan fitnah kepada SBY," tegasnya.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com