Pengadilan putuskan Juniver Girsang pimpinan Peradi yang sah
Rabu, 12 September 2018 - 21:44 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Administrator
Foto: Istimewa/Elshinta.

Elshinta.com - Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Rabu (12/9) memutus sidang gugatan perdata yang diajukan Fauzi Yusuf Hasibuan dan Thomas E Tampubolon yang mengaku sebagai Ketua Umum Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi).

Hakim memutuskan bahwa gugatan terhadap Peradi dibawah kepemimpinan Juniver Girsang dan Hasanuddin Nasution, tidak diterima (Niet Ontvankelijke Verklaard) atau N.O.

Dengan demikian, Juniver Girsang dan Hasanuddin Nasution sekaligus dinyatakan sebagai pimpinan Peradi yang sah.

Sidang dipimpin Majelis Hakim Budhy Hertantiyo dengan anggota Syamsul Edy dan Robert.

Koordinator Tim Advokasi Peradi Patra M Zen mengapresiasi putusan Majelis Hakim tersebut. "Majelis Hakim telah menunjukkan kepemimpinan yang adil dalam memeriksa dan memutus perkara sengketa kepengururan organisasi profesi", ujar Patra kepada wartawan.

 Seperti diketahui, perkara dengan Register Nomor 683/Pdt.G/2017/PN.Jkt.Pst ini telah disidangkan sejak awal Januari lalu.

Pihak Peradi dibawah kepemimpinan Juniver dalam perkara ini mengajukan 19 (sembilan belas) Bukti Surat dan 5 (lima) Saksi yakni Denny Kailimang, Harry Ponto, Nelson Darwis, Semmy Manonama dan Iwan Kuswardi.

Kesemua alat bukti telah membuktikan bahwa Musyawarah Nasional (Munas) II Peradi di Makassar yang diselenggarakan pada 26-27 Maret 2015 telah selesai diselenggarakan dan peserta Munas yang hadir secara aklamasi telah memilih Juniver Girsang selaku Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Peradi periode 2015 - 2020.

Juniver Girsang Ketua Umum DPN Peradi menyatakan bahwa putusan hari ini amat beralasan dan berdasar hukum. "Putusan ini menunjukkan pertimbangan hukum yang jelas dan rasional (clear and reasonable)", tegas Juniver.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Rabu, 24 April 2019 - 11:13 WIB
Elshinta.com - Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah mengatakan, ...
Rabu, 24 April 2019 - 06:59 WIB
Elshinta.com - Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah mengatakan, ...
Selasa, 23 April 2019 - 14:44 WIB
Elshinta.com - Majelis hakim pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta menilai ma...
Selasa, 23 April 2019 - 13:25 WIB
Elshinta.com - Mantan Sekretaris Jenderal Partai Golkar, Idrus Marham divonis 3 tahun penjara d...
Senin, 22 April 2019 - 15:25 WIB
Elshinta.com - Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) akan memproses secara...
Senin, 22 April 2019 - 12:08 WIB
Elshinta.com - Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah mengatakan, ...
Senin, 22 April 2019 - 11:50 WIB
Elshinta.com - Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah mengatakan, ...
Senin, 22 April 2019 - 11:41 WIB
Elshinta.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Senin (22/4), memeriksa Sekjen DPR RI I...
Senin, 22 April 2019 - 11:32 WIB
Elshinta.com - Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah mengatakan, ...
Senin, 22 April 2019 - 11:23 WIB
Elshinta.com - Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah mengatakan, ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)